TAKDIR

TAKDIR
Acuh


__ADS_3

Setiba nya Doni dan Ricky di negara sakura itu, mereka langsung menuju hotel yang sudah disiapkan oleh sekretaris mereka.


"Ric...kita mau cari kemana ?.


"Kita kan ga ada cabang disini,dan ga pernah kesini. jadi ga tau jalan-jalan sini Rick "ucap Doni menatap Ricky bingung.


"Aku akan buat cabang disini....sudah dapat investor baru yang mendukung ku Mr Tan "ucap Ricky santai.


"Ko gue ga tau ???...


"Baru gue dapat semalam, ini juga udah bilang..."berjalan dengan santai menuju loby hotel dan mengambil kunci nya.


Doni hanya mengaruk kepala nya yang tak gatal.


"Mentang - mentang tau Via disini, baru buka cabang..kemarin kemana aja bro "batin Doni merasa jengkel.


"Nanti jam 07.30...kita bertemu dengan Mr Tan , bersiap - siap lah " melirik jam tangan nya.sambil membuka koper .


"Aje gile...1/2 jam lagi...menepuk jidat.


"Daripada benjol , mending mandi sekarang .


Dengan bersungut - sungut Doni membuka pintu kamarnya dan membuka koper serta mengambil baju dan mandi.


Setelah mandi Doni merebahkan badan nya , walau ia belum memakai baju...


Tok....tok..


"Don cepet kita sudah dijemput "teriak Ricky dari luar .


"Alamak....macam mana pula "ucap Doni kesal meniru logat Batak.


"Don....teriak Riky tak sabar.

__ADS_1


"Iya...cerewet..."Doni membuka pintu lesu.


"Kenapa loyo ???...mengangkat satu alis nya.


"Ga apa - apa "berjalan lebih dulu dari Ricky setelah menutup pintu


****


Dengan muka datar Ricky mengikuti Doni.


"Istirahat sebentar dulu kenapa " batin Doni cemberut , ia merasa Ricky tak seperti biasa.


"Mr Tan "Ricky menghampiri dan mengulurkan tangan.


""Mr Ricky....


"Kita tunggu Mr Bruno dan anak nya dulu "ucap Mr Tan.


"HM....ada nama Via ni di sebut , jangan lupa ada bapak nya" sindir Doni....


Ricky tersenyum dikulum...


"Tenang "bisik Ricky.menatap Doni sambil mengangkat alisnya turun naik.


"HM....yang jatuh cintrong susah....


"Plaak...diem "ucap nya menapok dahi Doni...


"Aow....sakit tau "teriak nya sambil mengelus dahi nya.


Dengan santai ia duduk kembali sambil menghirup rokok nya.


Mr Tan yang melihat itu geleng - geleng kepala.

__ADS_1


Meski ia tak mengerti arti bahasa yang Doni dan Ricky ucapkan.


"Itu mereka datang " ucap Mr Tan .


Dengan cepat Doni dan Ricky berdiri.


Deg...


"Dad...."Via memegang tangan Mr Bruno.


Melihat ada Doni dan Ricky berada disebelah Mr Tan.


"Ha...mengapa mereka ada disini ? " batin Mr Bruno dalam hati menatap Doni dan Ricky tak senang .


****


"Sir...Ricky mengulurkan tangan...


Acuh Mr Tan menyambut tangan Ricky walau sekilas. dan duduk disebelah Mr Tan.


Via dengan acuh , mengikuti Mr Bruno duduk di sebelah Mr Bruno.


Ricky menatap heran , melihat Doni.meminta pendapat nya.


"Via...Doni mengulur kan tangan ke Mr Bruno yang acuh dan mengulurkan tangan ke Via yang di balas uluran tangan dengan acuh.


"Kenapa Via acuh , ada apa dengan nya" sambil menatap Doni heran.


Tak dapat berkata - kata Doni hanya mengangkat pundak nya.


"Mr Bruno , mungkin anda mengenal Mr Doni dan Mr Ricky , mereka pengusaha muda yang sukses, sengaja mereka saya ajak agar , mereka ikut proyek yang akan kita kerjakan " ucap nya tak melihat mereka yang hadir saat itu tegang..


terima kasih guys..jempol manis nya..

__ADS_1


__ADS_2