TAKDIR

TAKDIR
Demi Dia


__ADS_3

Ibuku datang menjemputku " bagaimana keadaannya bu? " " dia sedang ditangani dokter di dalam, saya sebagai gurunya minta maaf tidak bisa menjaga murid saya dengan baik hal ini tidak akan terjadi lagi " "iya buk saya yakin ini permasalahan remaja apalagi ini memang masa-masa rentannya mereka " dokterpun keluar "keadaan Panca membaik dia hanya tergores sekarang dia sedang istirahat bila keluarga ingin masuk silakan " "baiklah dokter terimakasih " "saya masuk ke dalam buk guru " "iya silahkan buk "


saat ibuku masuk telinga ku langsung di jewer "awwwww..... sakit mama,,, aku ini masih pasien mama tega melakukan itu padaku " "biarkan kau sudah membuat jantung mama copot dasar kau ini " "maafkan aku ma aku juga gak mau ini terjadi tapi sudahlah sudah berlalu " "tidak kau harus menjelaskannya pada mama " "iya nanti ma biarkan aku rileks dulu " " ya sudah istirahatlah " "iya ma " aku membalikan badanku membelakangi mamaku disitu aku memikirkan dia yang menangis melihat aku seperti itu aku yakin sekarang dia pasti sedang menangis dan ketakutan "maafkan aku yang sudah membuat kau takut, bagaimana aku menyampaikan kalau aku baik-baik saja " terus berpikir dalam otakku.

__ADS_1


" Bukannya kau istirahat mala melamun. apa yang kau pikirkan? " ibuku duduk disampingku " aku memikirkan keadaannya yang mungkin sekarang sedang merasa takut dan sedih " "Freda..... " " mama kok tau " "kau ini anak mama, yang pasti mama tau apa lagi belakangan ini kau sedikit berubah dari yang biasanya " aku tersipu malu karena mama ternyata sudah tau " sekarang kau bisa jujur dan ceritakan padaku apa yang terjadi sampai kau tega menyakiti dirimu dan membuat hampir semua orang tau akan hal yang kau tutupi " " baiklah mama aku akan ceritakan tadi pagi saat aku mau masuk aku melihat dia keluar dari gedung dengan pelan dan kebetulan ditelingannya sedang mendengar hansed jadi aku berteriak-teriak dia tak dengar hingga aku memeluknya jadi pot bunga itu jatuh di lengan pundaku itu membuat darah yang keluar cukup banyak karena itu dia langsung berteriak dan menangis melihat keadaanku itu lah yang mengganggu pikiranku dia sekarang pasti sedang ketakutan dan sedih " "karena itu kau tadi melamun iya udah istirahan nanti aku kasih tau gurumu kalau kau sudah baikkan dan nanti akan pulang mama yakin kabar keadaanmu membaik akan sampai di telinga Freda " "iya ya mama, kenapa gak kepikiran denganku " "gimana mau kepikiran kau ajah hanya memikirkannya " "sudahlah ma menggoda saja aku mau istirahat " wanita terhebat yang selalu ada untukku di situasi apapun dan aku harapkan dia akan selalu ada untukku kapanpun dan dimanapun karena hanya dia yang kupunya karena kata ayah sudah terhapus dalam memoriku sebab karena peristiwa masalalu itu yang membuat aku sadar bila ayahku tak perna menganggap aku anaknya.


siang itu aku mengechat dia mengatakan kalau aku baik-baik saja. "aku udah baikkan " "syukurlah kalau begitu " apa-apalah ini kenapa reaksinya sangat standar begini padahal aku sangat mengakhawatirkannya percuma saja.

__ADS_1


" Mbok ada tamu ..... " teriakku dari kamar dan masih saja ketokkan pintu berbunyi iya pasti mbok gak membukakannya " dimana sih mbok kok gak di buka, ini juga masih pagi udah tamu ajah " dan memang keadaan rumahku sepi terpaksa aku sendiri yang membukakan pintu dan yang kulihat adalah dia "Freda " dia langsung tersenyum dan kalian tau senyumnya begitu manis " hai " " kenapa kau pagi-pagi kesini " dengan gaya sok cuek itu jujur saja aku masih sakit hati karena respon yang kemaren begitu flat " sekarang aku mau menjadi perawatmu dan membantu kamu sampai kau sembuh " astaga aku belum memakai perban di lenganku gawat tapi untungnya aku memakai baju yang cukup panjang bisa menutupi lengan "baiklah mulai sekarang kau akan menjadi perawatku, ayo masuk " setelah masuk " aku ke kamar dulu ambil tas " "ada yang perlu aku bantu " "gak usah ngambil tas aku juga masih mampu " "okeoke " saat aku sampai di dalam kamar buru-buru lah aku pasan perban di lenganku namun begitu susah tapi iya demi gak ketahuan dengannya ini harus dipasang sampai terpasang juga " ayo kita berangkat " "iya tapi kenapa kau berkeringat begitu seperti habis olaraga " "aku habis minum obat mungkin ini efek obatnya " "ohhhh" "oh iya kita naik motor ajah, sepeda kamu tinggal disini " "gak usah aku naik sepeda ajah " "aku bukan semata-mata mau nawari kamu tapi kan kamu sekarang perawat aku kalau nanti di jalan terjadi apa-apa denganku bagaimana ? " "baiklah " "tunggu di depan " kami berdua pergi ke sekolah bareng-bareng dengan sepeda motor.


Sesampainya di sekolah langsung datanglah Ani dan mengajukan banyak pertanyaan padaku keponya keluar nih anak " Nom kenapa loe sekarang berangkat dengan dia apa lagi sekarang udah dia naik motor huhu.... kalian seperti pasangan yang romantis lohhhh " "gak ada, aku mencoba berterima kasih dengan dia karena aku dia jadi kayak kemaren jadi aku akan merawat dia sampai sembuh dan itu semua semata-mata akan merawat dia " "ohhh... ahh agak seru dong " "apa sih kamu apa yang kau harapkan " tibalah saat istirahat " Freda belikan aku roti dengan minuman bersoda aku sangat lemas " lemas perasaan yang sakit lengannya udahlah gak papa gimana pun dia udah nolong aku " oke, cuma itu yang mau kau beli " " iya itu ajah " aku pergi ke kantin dengan cepat hingga aku tak sempat membeli makanan untuk diriku sendiri "ini roti dan minumannya " "kok kamu cepat sekali nyampeknya, kamu gak makan " "aku bisa nanti makan " "ini roti untukmu aku udah gak lapar " " tapi kan kamu harus makan karena kamu juga harus minum obat " " nanti malam aku minum obat jadi aku juga gak lapar " "makasih " terkadang aku merasa dia baik walaupun dia sangat cuek ahhhh aku gak tau sebenarnya sifat Panca itu bagaimana. Setelah selesai sekolah " aku mau main basket dulu " "gak boleh " di langsung menghadap aku yang ada di belakangnya lalu dia melangkah maju dengan cepat aku mencegahnya dengan memegang tangannya " baiklah ayo pulang " tak ada perdebatan terasa aneh seperti aku bukan menghadapi si Panca " ayo ".

__ADS_1


Aku merasa ada yang memperhatikan semenjak dia jadi perawatku jadi ingin lebih lama dia merawatku maafkan aku jika memang ini ke egoisan biarkan sekali ini saja.


__ADS_2