
Setelah pamit dengan kedua orang tua angkat nya dengan acuh dan santai Via berjalan mengikuti Hans menaiki mobil Ferrari merah nya.
Sesampai di restauran yang bergaya klasik modern ..
Via mengikuti Hans dari belakang , seperti anak kecil yang mengikuti bapak nya.
"Silahkan tuan "menyerahkan daftar menu sambil melihat Via tak sinis.
"Kenapa cewe - cewe disini pada sinis " batin Via melirik kekanan dan kiri..
Terlihat beberapa wanita dan pegawai perempuan menatap Via sinis.
"Via...mau makan apa " ucap Hans lembut.
Di lembut - lembutkan.
"Sama kan dengan kamu , tapi tidak wine " ucap Via tegas.
Hans tersenyum mendengar ucapan Via.
"HM....pura - pura , aku tau model perempuan seperti kamu " batin Hans sinis. seakan - akan Via wanita nakal.
Belum saja menu yang dipesan datang.
Tiba - tiba ...
"Plaaaag...
Seseorang menampar Via dari samping.
Hingga Via menjadi tersedak.
Huk...huk...huk.
"Kenapa kamu menampar saya , apa sala saya " ucap Via dengan suara serak akibat tersedak...
Ternyata wanita itu kely pacar Hans
"Kami sudah merebut kekasih saya !!!.."ucap Kelly marah.
__ADS_1
"Siapa pacar kamu !!!...
"Itu Hans " menuding Hans yang terlihat santai.
"Kenapa ia diam saja " batin Via memandang Hans tak mengerti...
"Saya bukan pacar nya , kalau kamu mau silahkan...
"Sory....dia bukan tipe saya " ucap Via berlalu dari hadapan Hans dan Kelly.
Via masih mendengar perdebatan mereka berdua..dengan menahan sakit akibat tamparan Kelly , .tanpa melihat lagi Via mencegat Taxi yang lewat segera pulang .
Sesampai di rumah.
"Kenapa kamu sudah pulang Via ? " tanya Mr Bruno menatap Via heran.
"Dan itu kenapa pipi kamu merah , seperti habis di pukul .
"Dad tanya kan saja langsung ke Hans " tak bersemangat Via masuk kamar..
Melihat itu Mrs Bruno berlari mengejar Via.
Tok...tok...tok
"Sayang kamu kenapa ??..
Jangan membuat mam khawatir nak " menahan tangis.
kreeek....
Via membuka pintu .
Ia menunduk tak ingin melihat mama angkat nya..
"Sayang " Mrs Bruno memegang pundak Via dan membalikkan badan Via.
"Oh my GOD " jerit tertahan Mrs Bruno.
"K..kamu kenapa sayang " mengelus dahi Via lembut.
__ADS_1
Tak tahan menanggung beban , akhirnya Via menangis dipelukan Mrs Bruno.
"Kamu kanaoa saya , kenapa pipi mu merah ' ucap nya sendu.
"IKS...IKS...IKS..
"Entah apa salah aku mam , tadi mau makan malam dengan Hans.
Tiba - tiba datang pacar Hans dan menampar Via " adu nya sambil menangis.
"Kurang ajar, biar nanti dad , mam beritahu , sudah mempunyai pacar masih juga cari gadis lain.
mata keranjang " umpat Mrs Bruno.
"Duduk disini mam ambilkan es untuk kompres pipi kamu ...
tunggu ya " berlari keluar untuk mengambil es .
****
Via mendengar Mrs Bruno sedang marahi suami nya..
beberapa menit kemudian Mrs Bruno masuk kedalam kamar Via sambil memegang kompres yang sudah diisi es didalam nya.
"Sini nak mama kompres " ucap nya sambil menahan tangis.
"Maafkan Via mam, "menatap mama angkat nya tak tega.
"Nak...
Oh My God " Mr Bruno terbelalak melihat pipi Via ada gambar tangan..
Begitu kencang tamparan di pipi Via hingga membentuk gambar tangan.
"Siapa 6ang melakukan ini , bilang sama dad ..
Via hanya terdiam dan menunduk tak menjawab pertanyaan Dady nya..
"Tadi sudah saya ceritakan , mengapa kamu bertanya lagi " ucap nya jengkel..
__ADS_1
like and comend guy..
terima kasih