
namun di siang ini saat istirahat ada hal yang mengusik ketenangan kelas
dengan kegaduhan yang berasal dari Panca. “ Panca ! kamukan disini baru dua
minggu aku yakin kamu belum memilih akan masuk kegiatan diluar sekolah yang
kayak eskul gitu, aku menawarkan kamu gabung ke klub seni musik ajah nanti sore
pertemuan klubnya jadi kamu bisa langsung mendaftar dan bergabung sama kami (
berhadapan dengan Panca yang sedang duduk ). Maaf iya aku kurang tertarik, ada
hal yang lebih penting yang harus aku kerjakan nanti sepulang sekolah oh iya
apa bagusnya permaianan musik kalian ? ( muka menantang ) mungkin kalau bagus
akan aku pikir-pikir lagi. Dasar sombong kamu itu Cuma tampang ajah yang
lumayan oke tapi tingka dan kesopanan banar-benar nol, besar sekali angkuh kamu
aku yakin kamu juga tidak bisa apa-apa soal musik ( marah meluap-luap )
terserah (Panca beranjak dari tempat duduk lalu pergi keluar ). Sudah Avilda
kamu jangan marah-marah gitu dong lihat kita di tonton orang-orang kelas ini
lagi pula kamu yang salah kenapa kamu nawari dia kalau kamu tidak menawarkan
dia mungkin kita tidak akan di permalukan emhhh apa alasan kamu sampai
menawarkan dia secara langsung biasanyan kamu tidak bersifat begini apa kamu
tau di pintar main alat musik (bisik-bisik) tidak siih aku mau dia bergabung
karena dia ganteng jadi kalau dia masuk
__ADS_1
ke klub seni musik aku yakin klub kita akan rame lagi itu ajah tapi gak taunya
dia kasar dan gak bisa di ajak berdiskusi dengan mudah ya udahlah yok kita
balik ke kelas kita dari pada jadi gosiban baru dikelas ini. Kamu sepertinya
banyak rencana seharusnya pulang sekolah ini kalau aku tau kita bisa ganti
besok ajah latihannya (jalan beriringan di perjalanan mau pulang ) apaan sih
maksud kamu ? langsung ajah ke intinya jangan berbelit-belit. Tadi aku dengar
percakapan kamu dengan anak kelas sebelah sebenarnya tidak sengaja dengar kalau
mereka mengajak kamu untuk sore ini mengikuti klub seni musik dan kamu menolak
karena ada janji segitu ajah aku dengar tapi apa karena latihan ini, kamu batalkan kalau kamu mau ikut ? iya kita
bisa undur besok latihannya dan kamu bisa berangkat ke klub seni musik itu (
aku memandang Panca ) ini nih kalau nguping setengah-setengah jadi males jelasinya udahlah
ngurus mengerti ? ( berjalan lebih cepat dari Freda). Itu sebelah sana kamar
mandi kalau mau ganti iya silakan gak mungkin kamu pake seragam nari balet dan
aku mau ganti pake trening ajah juga mau ngabari mbok kalau kita udah pulang
biar dia bisa siapi semuanya ( di rumah Panca ) mbok.....mbok kami sudah sampai
jadi tolong siapi makanan sama minuman yang kemaren aku pesan, segera antar ke
sana iya mbok. Iya den siap ( menyambut Panca dengan senyuman ). Aku pun segera
ke kamar untuk ganti baju sesampai di ruang tengah yang cukup luas aku melihat
__ADS_1
Freda nampaknya sedang main hp “ hey Freda udah pemanasan ( anggukan dari Freda
yang masih sibuk memainkan hp ) kok main hp terus seharusnya udah mulai latihan
dong ( gerakan pemanasan ) mulai bagaimana kalau kita belum nentui tema sama
musik yang tepat untuk kita lebih baik kamu pemanasan yang bener dan sekarang
aku berusaha nyari lagu yang cocok untuk kita. Gimana dapat lagu sama tema yang
bagus untuk tarian kita ( mengampiri Freda yang sedang duduk ) aku dapat lagu
bagus dan tema yang sesuai lagu ini, gimana baguskan lagunya ( medengarkan lalu
mengangguk ) gini temanya kita berdua harus berespresi seperti raut muka
sepasang manusia saling suka tapi ada yang mengganjal hubungan mereka seperti
gengsi dan seakan-akan mereka seperti saling membenci tapi dari lubuk hatinya
mereka saling suka dan sayang. Jadi gerakannya agresif seperti membenci sesuatu
tapi tatapan mereka seakan saling mencintai gitu paham gak ? gini ajah lebih
baik langsung ke gerekan dan nanti raut muka dan aurannya perlahan-lahan agar
secara alami akan muncul, latihan yok ( kamipun latihan perlahan tapi pasti namun suasananya masih kurang serius). Ehhhh
capek banget ternyata susah juga balet iya sangat-sangat menguras energi apa
lagi aku belajar-belajar balet waktu kelas 6 sd bedalah dari postur tubuh juga
dari yang sekarang dengan yang dulu ( ngos-gosan dan berkeringat ) iya lah
susah kamu kira mudah pantes ajah angkunya selangit aku mau ke kamar mandi mau
__ADS_1
cuci muka lalu langsung ngajari kamu matematika lalu pulang deh ( berjalan
mengarah ke kamar mandi ).