TAKDIR

TAKDIR
Yang Didahulukan


__ADS_3

namun di siang ini saat istirahat ada hal yang mengusik ketenangan kelas


dengan kegaduhan yang berasal dari Panca. “ Panca ! kamukan disini baru dua


minggu aku yakin kamu belum memilih akan masuk kegiatan diluar sekolah yang


kayak eskul gitu, aku menawarkan kamu gabung ke klub seni musik ajah nanti sore


pertemuan klubnya jadi kamu bisa langsung mendaftar dan bergabung sama kami (


berhadapan dengan Panca yang sedang duduk ). Maaf iya aku kurang tertarik, ada


hal yang lebih penting yang harus aku kerjakan nanti sepulang sekolah oh iya


apa bagusnya permaianan musik kalian ? ( muka menantang ) mungkin kalau bagus


akan aku pikir-pikir lagi. Dasar sombong kamu itu Cuma tampang ajah yang


lumayan oke tapi tingka dan kesopanan banar-benar nol, besar sekali angkuh kamu


aku yakin kamu juga tidak bisa apa-apa soal musik ( marah meluap-luap )


terserah (Panca beranjak dari tempat duduk lalu pergi keluar ). Sudah Avilda


kamu jangan marah-marah gitu dong lihat kita di tonton orang-orang kelas ini


lagi pula kamu yang salah kenapa kamu nawari dia kalau kamu tidak menawarkan


dia mungkin kita tidak akan di permalukan emhhh apa alasan kamu sampai


menawarkan dia secara langsung biasanyan kamu tidak bersifat begini apa kamu


tau di pintar main alat musik (bisik-bisik) tidak siih aku mau dia bergabung


karena dia ganteng  jadi kalau dia masuk

__ADS_1


ke klub seni musik aku yakin klub kita akan rame lagi itu ajah tapi gak taunya


dia kasar dan gak bisa di ajak berdiskusi dengan mudah ya udahlah yok kita


balik ke kelas kita dari pada jadi gosiban baru dikelas ini. Kamu sepertinya


banyak rencana seharusnya pulang sekolah ini kalau aku tau kita bisa ganti


besok ajah latihannya (jalan beriringan di perjalanan mau pulang ) apaan sih


maksud kamu ? langsung ajah ke intinya jangan berbelit-belit. Tadi aku dengar


percakapan kamu dengan anak kelas sebelah sebenarnya tidak sengaja dengar kalau


mereka mengajak kamu untuk sore ini mengikuti klub seni musik dan kamu menolak


karena ada janji segitu ajah aku dengar tapi apa karena latihan ini,  kamu batalkan kalau kamu mau ikut ? iya kita


bisa undur besok latihannya dan kamu bisa berangkat ke klub seni musik itu (


aku memandang Panca ) ini nih kalau nguping  setengah-setengah jadi males jelasinya udahlah


ngurus mengerti ? ( berjalan lebih cepat dari Freda). Itu sebelah sana kamar


mandi kalau mau ganti iya silakan gak mungkin kamu pake seragam nari balet dan


aku mau ganti pake trening ajah juga mau ngabari mbok kalau kita udah pulang


biar dia bisa siapi semuanya ( di rumah Panca ) mbok.....mbok kami sudah sampai


jadi tolong siapi makanan sama minuman yang kemaren aku pesan, segera antar ke


sana iya mbok. Iya den siap ( menyambut Panca dengan senyuman ). Aku pun segera


ke kamar untuk ganti baju sesampai di ruang tengah yang cukup luas aku melihat

__ADS_1


Freda nampaknya sedang main hp “ hey Freda udah pemanasan ( anggukan dari Freda


yang masih sibuk memainkan hp ) kok main hp terus seharusnya udah mulai latihan


dong ( gerakan pemanasan ) mulai bagaimana kalau kita belum nentui tema sama


musik yang tepat untuk kita lebih baik kamu pemanasan yang bener dan sekarang


aku berusaha nyari lagu yang cocok untuk kita. Gimana dapat lagu sama tema yang


bagus untuk tarian kita ( mengampiri Freda yang sedang duduk ) aku dapat lagu


bagus dan tema yang sesuai lagu ini, gimana baguskan lagunya ( medengarkan lalu


mengangguk ) gini temanya kita berdua harus berespresi seperti raut muka


sepasang manusia saling suka tapi ada yang mengganjal hubungan mereka seperti


gengsi dan seakan-akan mereka seperti saling membenci tapi dari lubuk hatinya


mereka saling suka dan sayang. Jadi gerakannya agresif seperti membenci sesuatu


tapi tatapan mereka seakan saling mencintai gitu paham gak ? gini ajah lebih


baik langsung ke gerekan dan nanti raut muka dan aurannya perlahan-lahan agar


secara alami akan muncul, latihan yok ( kamipun  latihan perlahan tapi pasti namun suasananya masih kurang serius). Ehhhh


capek banget ternyata susah juga balet iya sangat-sangat menguras energi apa


lagi aku belajar-belajar balet waktu kelas 6 sd bedalah dari postur tubuh juga


dari yang sekarang dengan yang dulu ( ngos-gosan dan berkeringat ) iya lah


susah kamu kira mudah pantes ajah angkunya selangit aku mau ke kamar mandi mau

__ADS_1


cuci muka lalu langsung ngajari kamu matematika lalu pulang deh ( berjalan


mengarah ke kamar mandi ).


__ADS_2