
"Ok " ucap Doni menahan senyum.
💌hallo....Via.
💌ada dimana diri mu.
💌sedang apa ???
WhatsApp Doni , sama belum dibaca...
"Sama bro , belum dibaca " ucap Doni ..
"O....,telefon Don coba..., cepetan " ucap Ricky tak sabar.
"Huuuuh....die yang bucin , gue yang repot " ngedumel Doni dalam hati , sambil mencari nama Via dan menghubungi nya...
Krriiiiiing.....
Kriiiiinnnngg.....
Tak ada jawaban...
Doni hanya mengelengkan kepala , melihat Ricky bertanda jika Via tak mengangkat telefon nya.
Tubuh Ricky semakin melorot kebawah , mendengar Via tak mengangkat telefon Doni.
"Lagi sibuk kali dia , tau sendiri Via orang gila kerja " Doni mengingatkan
"Gue tahu Don , Via orang repot , tapi masalahnya dia ada dimana ???
Btw...alat penyadap yang kamu pasang di handpone Via , dipasang ga sih ??? " tanya Ricky beruntun .merasa tak percaya dengan kinerja Doni
"Ya kupasang lah...., tapi ko ga keliatan jejak nya nya " ucap Doni merasa heran.
"Nah....coba elo cek lagi , siapa tau elo pasang ga bener terus jatuh " ucap Ricky menatap Doni cemberut.
"HM....
__ADS_1
Tak melanjutkan ucapan nya , Doni melacak keberadaan alat pelacak itu..
Pura - pura sibuk membuka handpone.
"Seperti nya ada yang mengambil alat itu Ric " ucap Doni menatap layar ponsel nya tak percaya ..
"Haaa...
"Coba lihat , "ucap Ricky menatap alat itu..
"Kalau alat itu masih terpasang di handpone Via , ia akan bergerak kemana saja Via berada , ini dari hari Senin kemarin aku pasang , posisi nya masih disini aja " ucap Doni menjelaskan...
"Iya .ya....siapa yang mengambil nya ???.
"Elo meletakkan terlihat orang ga ??? " menahan marah...
"Entak lah....orang ga akan mengira itu alat penyadap " Doni merasa tak enak hati ..
'Sebentaaarrr...."teriak Doni merasa jengah , kemudian meneliti lebih detail..
"Letak nya masih dikantor Mr Bruno nih...jangan - jangan Mr Bruno mengetahui dan di cabut deh " ucap ketika menyadari itu , Doni geleng - geleng kepala ..
"Berarti Mr Bruno mengetahui kita meletakkan alat itu ke handpone Via ???
"Berarti....
"Ga kemana - mana , cuma dikantor disimpan...
"Entah Mr Bruno atau Via sendiri...
Doni mengangkat bahu nya...
"Lupaa....kalau Mr Bruno seorang IT handal " mengangkat kedua alis nya menatap Ricky
"ISS....susah amat mau dekat sama Via." Ricky merasa gamang...
"Jangan lelah bro , semangat . harus berani menghadapi tantangan "Doni menyemangati...
__ADS_1
Sementara Doni menahan tawa nya melihat Ricky yang benar - benar bucin...
****
*Flash back *
"Mr Doni , sebentar saya ingin bicara "ucap Mr Bruno.memangil Doni.
Ia sengaja menunggu Doni di parkir mobil.
"Saya sengaja.menunggu anda " ucap nya..
"Sengaja menunggu saya ???
"Ada apa sir ? " tanya Doni sopan.
"Kita ke kafe di dekat gedung olah raga , ada yang ingin saya bicara kan "ucap nya memeluk pundak Doni lembut.
"Yes sir " Jawab Doni semakin penasaran .
"Ada apa ya , perasaan aku ga buat kesalahan " batin Doni dalam hati .
Karena Doni membawa mobil , ia mengikuti Mr Bruno dari belakang.
Sesampai nya di sebuah cafe ..
"Silahkan duduk " Mr Bruno mempersilahkan.
Doni duduk dengan banyak pertanyaan dikepala nya.
"Maaf jika saya membuat anda bingung...
"Begini...boleh saya bertanya ...
"Silahkan sir , but pertanyaan seperti apa yang harus saya jawab ? " tanya Doni.
selamat mambaca
__ADS_1