TAKDIR

TAKDIR
Kebenaran


__ADS_3

"A_apa yang kau lakukan! bukan kah aku menyuruh mu memanggil dokter!" titah Wilona kaget karena apa yang ia rencanakan tadik tidak sesuai apa yang ia pikir. emang benar ia apa kata orang-orang ekspetasi tidak sesuai dengan realita.


Alex yang melihat tingkah laku Wilona hanya tersenyum manis, karena ia tahu kalau gadis yang di depan nya hanya berbohong tapi untunglah Alex tiba tempat waktu, kalau tidak sudah di pastikan kalau ia akan kehilangan Wilona ke dua kalinya.


"Bukan kah kamu tidak bilang sakit perut!" jawab Alex dengan polos nya.


"Bu_bukan begitu, A_aku! lupakan saja aku sudah tidak sakit perut lagi." kata Wilona dengan kaki gemetar.


"Kemari lah!" ucap Alex sedari merentangkan tangan nya.


Alex yang menyadari akan perlakuannya memilih diam dan berlalu menghampiri Wilona, "Apa kah anak ini membuat mu sakit Hem! kata Alex sedari berjongkok dan mengelus perut Wilona.


"A_apa yang kau katakan!" kaget Wilona dan berlalu dari hadapan Alex.


"Maaf kan Daddy sayang, Daddy akan membawa ibu Mommy dan kita akan berkumpul bersama." batin Alex.

__ADS_1


"Apa yang kamu rasakan! berbaringlah di sini biarkan aku memberi mu makan agar anak mu bisa sehat, dan ingat kata dokter kamu tidak usah banyak bekerja karena janin yang ada dalam perut kamu terlalu lemah." cerca Alex.


Wilona yang mendengar Omelan Alex hanya menundukkan kepalanya, sedari mengangguk.


"Bagus!" sekarang buka mulut mu biarkan aku menyuapi mu, dan ingat jangan berani keluar dari kamar ini, kalau kamu berani berarti kamu akan saya ...! titah Alex sengaja menggantung ucapannya.


"Bu_bukan kah kita tidak saling mengenal Tuan!" jawab Wilona dengan tatapan dongkol nya,


"Sekarang kamu adalah milik ku, apa kamu tidak ingat kalau di dalam perut mu itu ada darah daging ku tumbuh, aku tidak ingin anak ku dan Mommy nya merasakan sakit."


Wilona yang tadik nya penurut seketika marah, "J_jadi kamu yang melakukan itu, apa salah ku? bukan kah kamu seorang pria kaya? mengapa kamu tidak mencari wanita lain? dan kenapa kamu menindas aku yang hanya wanita miskin." ucap Wilona marah dan di temani dengan tetesan air matanya.


Alex yang mendengar perkataan Wilona memilih menarik Wilona dalam dekapan nya dan meminta maaf padanya, "Ma_maaf kan aku Wilona, aku saat itu di jebak oleh salah satu ja*Ang di cafe." cerca Alex sedari memeluk erat Wilona.


"Aku janji aku akan menebus semua kesalahan ku, asal kamu tetap di sini ku sayang bersama anak anak kita." Mohon Alex karena ia benar-benar ketakutan kalau ia kehilangan Wilona kedua kalinya.

__ADS_1


Wilona yang mendengar ucapan maaf Alex hanya menganggapnya dengan tangisan, hati perempuan mana yang terima kalau mahkota yang ia jaga di bil paksa oleh seseorang yang ia tidak kenal.


1


2


3


Hening ...


Wilona tertidur dalam dekapan Alex, mukin ia lelah dengan semua takdir yang di berikan oleh Tuhan padanya.


"Aku tahu kebenaran ini akan membua mu syok, ta_tapi aku tidak ingin kamu jauh dari ku cukup 1 bulan lebih aku kehilangan diri mu!" batin Alex dan membaringkan Wilona di atas Bangkar.


Alex yang begitu telaten menyelimuti Wilona dan mengelus pucuk kepalanya. Ku harap keputusan ku membuat mu bahagia, "Sayang jangan membuat Mommy kesakitan ia!" ucap Alex sedari mengelus lembut perut rata Wilona.

__ADS_1


Hallo All lama tidak jumpa heee ...


__ADS_2