TAKDIR

TAKDIR
Kau Tertarik Padanya


__ADS_3

 


Aku tak mengerti


Perlahan aku berubah


Melepas diri sendiri


Dan menjadi orang lain


Demi terus bersamamu

__ADS_1


Terus bersamamu


 


Dia naik ke atas panggung berarti dia bisa lolos dari Wc pasti ada yang membantunya dan yang membuat aku tambah kesal saat dia turun dia mendapatkan ucapan dari Radit. Ku melihat senyum Radit yang begitu lepas saat mereka ngobrol rasa kesal memuncak dalam kepalaku.


" lihat Clara ! benerkan adek tingkat satu itu bisa jadi penghalang loe " aku pergi menjauh. Dikelas ada aku yang duduk di kursi sendiri karena yang lain pada nonton turnamen bola datang Radit " kamu gak nonton ? " "enggak, kalau kamu " " aku mau ambil proposal pengajuan keuangan " "Radit, apa kamu suka sama cewek yang tampil balet tadi " " kenapa kamu tiba - tiba tanya begitu, jangan ngomng kau cemburu ? " " bukan, aku gak cemburu aku juga tau kita pacaran untuk sama - sama menerima ke untungan, tapi aku lihat kamu terlihat lebih berbeda saat bersamanya " "ha.... ha... ha... kamu ini terlalu banyak berpikir, aku gak ada waktu untuk ngurusi itu, aku mau fokus belajar dan kegiatan sekolah, iya udah aku ke lapangan lagi " sambil mengelus kepalaku .


Dilain tempat


" Terimakasih karena mu semuanya jadi lancar " " iya " jawabannya masih saja ketus dan singkat " tapi Nom, kayaknya ada yang aneh siapa yang ngunci kamu di kamar mandi " seru Ani " aku jugagak tau Ani, aku tau- tau sudah terkunci saat akan keluar " "iya udah, lain kali hati - hati Nom " aku mengangguk, " aku menang ...... aku menang..... " "oh iya nanti kamu lomba selanjutnya dimana Nom " "Amerika lomba internasionalnya " "bagaimana kau kesana" "tadi dijelaskan kalau masalah biaya dan paspor itu yang mengurus sekolah beserta sponsor tapi aku harus dapat surat ijin orang tua " "laju ginama , kamu pasti gak boleh karena kejadian yang lalu " "benar juga, tapi nanti ajah dipikiri kan masih lama juga ".

__ADS_1


kau akan terus diam Clara jika kau seperti ini terus Radit akan diambil cepatlah bertindak dia memberitahuku dan berlalu pergi


" apa yang harus aku lakukan, aku bingung "


aku duduk di taman setelah ditinggal dengan temanku " apa lagi yang kau pikirkan sepertinya kau sangat kebingungan " aku kaget karena sudah ada Radit duduk disampingku " kau membuatku kaget "


" iya lah kau sangat banyak waktu untuk berpikir sampai kau tak ke kantin dan memakan apapun sampai sekarang " dia meletakan jus jeruk dan sebungkus roti " makanlah, aku sibuk saja ingat kapan aku akan makan " " makasih " dia tersenyum padaku dan meninggalkanku . Kamulah yang membuat aku khawatir Radit, kamu adalah pertannyaan yang sangat sulit aku jawab.


" Kau motor baru Panca ? " dia hanya melihatku dan pergi berlalu " dasar sombong, nyebeli " aku pergi mengambil sepeda dan pergi menujuh rumah Panca " permisi ! " ada yang membuka pintu bukan mbok melainkan Panca sendiri " kenapa kau kesini ? " " bukannya untuk mengajarimu matematika " " mulai sekarang tidak usah soalnya kesepakatan kita berakhir saat berakhir juga perlombaan itu " " tapi kan kita belum ujian mana bisa tau hasilnya "


" gak usah akan memakan waktu lama untuk menyelesaikan urusan denganmu kalau harus menunggu sampai selesai ujian "

__ADS_1


" baiklah, aku lebih baik pulang "


__ADS_2