
"Silahkan duduk bos "ucap Doni berusaha menetralkan suasana , karena melihat ketegangan kedua bos itu.
Dengan acuh Steven memeluk bunga dan mencium nya...
"Cih....kaya anak perempuan " sindir Ricky dalam hati , melirik sinis Steven...
sambil meletakkan boneka disampingnya dan bunga di atas meja.
Ricky meletakkan tubuh nya di kursi sebelah Doni.
Seorang waiters datang menghampiri...
"Mau pesan apa tuan ...
"Kami sedang menunggu seseorang , minuman soda saja , untuk makanan nanti jika seseorang itu datang " Doni yang menjawab.
"Baik tuan ...
Setelah minuman itu datang...
Perlahan tapi pasti Doni meminum nya.
sambil menunggu gadis cantik yang menjadi incaran dua pemuda ini.
Semenit ..
Lima menit ....
Sepuluh menit .....
Dua puluh menit.....
Via yang di tunggu belum datang juga..
Ketukkan jari Ricky terdengar di meja..
menandakan ia sudah tak sabar menunggu lama.
Begitu juga dengan Steven ia selalu melirik jam tangan nya.
Kriiiinnnggg.......
Kriiiinnnnng.......
Tak ada jawaban...
__ADS_1
"Kenapa Via tak mengangkat pangilan ku " batin Steven memandang smarphone nya..tak percaya.
Ricky pun menghubungi Via...
Dan sama tak ada jawaban....
"Aktif , tapi tak di angkat "ucap Ricky menatap Doni merasa heran.
Tak percaya dengan yang dikatakan Ricky , Doni pun menghubungi Via..
Dan sama tak ada jawaban.....
"Apa iya menghindar dari ku " batin Ricky , melirik Steven terlihat seperti menghubungi seseorang.
"Kak Steven sudah menghubungi Via ?? " tanya Doni tak sungkan - sungkan.
"Iya....
tapi tak di angkat " jawab Steven cemas
"Sama berarti !!!....
Doni memandang kedua orang kaya itu.
"HM....
aku sendiri bingung "batin Doni melihat Ricky sudah seperti gosokan bolak balik jalan.
"Bos...sudah duduk dulu ...
jangan kaya gosokan gitu , pusing tau liat nya " teriak Doni sambil memijat kepala nya yang sudah pusing mengurus bos nya yang sedang bucin.
"Die yang bucin , gue yang pusing " batin Doni jengkel...
"Apa Via mempermainkan kita ??! " tanya Steven memutar badan menghadap Ricky dan Doni...
"Tidak mungkin , saya kenal Via " ucap Ricky merasa tak senang dengan pemikiran Steven...
"Lo ...siapa tau Via yang dulu dan yang sekarang berbedan" argumen Steven...
Membuat Ricky dan Doni terhentak saling berpandangan .
"Ah tidak mungkin " Doni mengelengkan kepala....
"Berarti anda tak mengenal Via luar dalam
__ADS_1
...."ucap Ricky sok yakin.
"Mudah - mudahan saja pemikiran ku salah " ucap Steven...
"Kita tunggu saja , mungkin Via macet "ucapan Ricky yang monokoh.
"Elo kira dijakarta macet , ini Amerik bro..."sentak Steven...
"Angap saja seperti itu ....."tak ingin berdebat.
"Huuuf....terlihat Ricky dan Steven menarik nafas panjang bersamaan.
****
Tak sabar akhirnya Doni menghubungi Mr Bruno .
"Via ???.
anak saya sudah berangkat setengah jam yang lalu " ucap nya mengangkat sebela alis nya heran.
"But....ia belum sampai tuan " bisik Doni.
Doni menghubungi Mr Bruno , setelah ia menjauh dari Ricky dan Steven.
"Anda jangan bercanda...
anak saya sudah berangkat setengah jam yang lalu.ia membawa mob sendiri " dada nya berdebar...ada yang tidak beres..
Tiba - tiba...
"Dad...."teriak Mrs Bruno...
gubrak...
Mrs Bruno terjatuh..tak sadarkan diri.
Dengan handpone ditangan nya...
"Mam...mam...what happened " mengoyangkan badan istri nya...
"Mr Bruno...sir...what happening " teriak Doni , tak sengaja membuat kedua pemuda yang sedang berdiam diri menoleh ke Doni...
terima kasih sudah mau mampir di Takdir.
ada apa dengan Via ???
__ADS_1