TAKDIR

TAKDIR
Menganti nama


__ADS_3

Sementara itu , Doni yang melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.


kembali ke desa dimana Melly tingal.


Sudah tak sabar ingin mengetahui perkembangan kesehatan Via.


Tak sabar ingin bertemu dengan cinta terpendam nya.


Hingga mobil yang di kendarai Doni sampai di rumah sakit.


"Melly..."pangil Doni saat tak melihat Melly di ruang kerja nya..


"HM...kosong...


Kembali berjalan mencari Melly.


Langkah Doni di percepat saat dari kejauhan ia melihat Melly keluar dari sebuah kamar..


"Melly " pangil nya. setengah berlari mendekati Melly , setelah dekat menarik tangan Melly perlahan dan mengajak nya duduk.


"Ya..."Melly tersenyum melihat ketidak sabar Doni.


"Bagaimana keadaan Via , apa kah ia sudah ingat siapa diri nya " cecar Doni tak sabar..


"Yes , ia sudah ingat. ia bertanya kenapa berada di sini. aku ceritakan apa ada nya dan memberitahu jika yang menolong bernama Doni.seperti pesan mu , mengantikan nama nya untuk sementara , ia sempat bertanya mengapa ??..


Dan ku jelaskan jika itu saran dari mu dan untuk keselamatan nya, ia terdiam dan beberapa menit kemudian menyetujui nya " jawab Melly panjang lebar , tersenyum melihat Doni melongok tak percaya .


"Syukurlah kalau begitu ' menarik nafas panjang.


"Ayo kita masuk kedalam " ajak Melly , ia mengerti arti tatapan Doni yang mengarah ke kamar Via..


"HM...ok " jawab Doni setengah malu kedapatan mata nya melihat kamar Via berada.


Melly berjalan di depan dan Doni setengah ragu mengikuti nya dari belakang .


Kreeek..


Doni melongokan kepala nya , saat Melly hanya terdiam di depan pintu.


"Via " pangil Melly.


Via memutar kepala nya , terlihat ia seperti habis menangis.


"Don...Doni , kamu Doni benarkah itu kamu ??" pangil Via tak percaya. bangun dari tidur nya dan duduk perlahan .


"Ya...ini aku...


"Kamu mengapa menangis sudahlah kamu an disini " mendekati Via dan bertanya.


"A..aku ..aku tidak tahu apa salah ku " akhir nya Via tak tahan dan menangis kembali.


Perlahan Doni menghampiri Via dan memeluk nya dari samping .karena Via berada di atas tempat tidur.


Doni tak perduli baju nya yang lecek dan seputar perut nya basah oleh airmata.


yang penting bisa membuat yang di sayangi nya lega.


"Ikhs...ikhs...apa salah ku Don.."ucap Via di selah tangis nya.


"Kamu tidak salah , hanya ada orang yang jahat memanfaatkan mu , mungkin itu ditujukan untuk keluarga Mr Bruno tapi kamu sasaran nya " ucap Doni mengelus kepala Via. tak kuat melihat Via menangis.


"Mereka siapa " dengan wajah menengadah melihat Doni .dengan cepat menunduk kan kepala .

__ADS_1


"HM...aku tidak tahu sedang dalam penyelidikan " ucap Doni.


"Kamu yang menyelidiki nya ?? " 5anya Via polos.


"HM...pinter S2 , polos nya masih, bikin tambah gemes aku " batin Doni dalam hati.


"Don...Suster Melly bilang nama ku harus diganti demi keamanan , benarkah ?? " bertanya tak percaya .


"HM ya....demi keamanan mu , selama di rumah sakit atau selama disini , selama kasus ini belum aku ketahui dan kita menemukan jalan keluar nya " tersenyum .masih memeluk Via.


Seperti yang ingin melepaskan nya.


****


"Maukah jika nama mu aku ganti " menundukkan kepala.


Via menengadahkan kepala nya karena posisi Via sedang duduk di tempat tidur dan Doni berdiri.


Sangat dekat...


Deg...


Deg...


Saling bertatapan mata , tak berkedip.


Mata Doni lekat memandang Via..


Perempuan yang ia sukai diam - diam.


Berapa lama ia menantikan pertemuan ini ...


Lama...ya sangat lama sekali..


Ia berjanji dalam hati untuk menjaga Via sepenuh jiwa dan raga.


Ya....tak di sadari jika perempuan yang ia sukai diam - diam sedang berada dihadapan nya...


Memandang tak nerkedip


"Hmm..."deheman Melly menyadarkan mereka.


Seakan tak ikhlas , perlahan Doni melepas pelukan nya .


"Nganggu aja " batin Doni...sekali lagi hanya bisa membatin saja.


"Maaf di catatan rumah sakit nama kamu Sandra , dokter datang untuk mengecek mu " bisik Melly.


Ketika para dokter yang berjaga hari ini akan cek kesehatan Via..


"Morning " sapa nya..


"Morning dok " Via berusaha menyesuaikan na baru nya walau ia sedikit gugup.


"Bagaimana perasaan mu hari ini ?? " tanya nya sambil mengambil tangan Via dan memeriksa nya.


"Seperti yang anda lihat , saya sehat ...


"Syukurlah , anda sudah tahu nama Anda siapa ??..


"HM...ya.


nama saya Sandra " melirik Doni dan Melly..

__ADS_1


Doni mengajukan jempol nya bertanda bagus .


"Syukurlah jika anda mengingat nama anda.,..


tekanan darah bagus , daya ingat sudah bagus , luka dan lambung berangsur bagus.anda sudah boleh pulang dan jangan lupa minum obat.jika belum ada perubahan anda boleh kembali kesini dan akan kami cek lebih lanjut " ucap dokter senior itu panjang lebar.


"Baik dok , terima kasih " ucap Via menarik nafas lega.


Setelah di nyatakan boleh pulang .


Terlihat Via mengaruk kepala nya yang tak gatal.


"Ada apa ???..


"Pinjam handpone mu Don , aku akan menghubungi Dady , pasti Dady dan mom gelisah mencari Ku " ucap Via menahan air mata yang akan jatuh.


"Maaf Via , lebih baik nanti setelah sampai dirumah...


"Dirumah siapa ? " tanya Via polos.


"Ikut lah aku ".memegang tangan Via lembut.


"Kemana Don. ???.


"Nanti ku ceritakan di dalam mobil " melihat Melly.


Merasa heran dengan Doni , Via menurut saja.


"Untuk sementara kamu pulang ke rumah ku " ucap nya tetap konsentrasi membawa mobil nya.


"Kenapa kamu tidak membawa aku pulang Don , kan kamu tahu rumah kedua orang tua angkat ku " menatap Doni ingin penjelasan lebih , mengapa ia tak pulang kerumah 9rang tua angkat nya.


"Kan tadi aku sudah bilang , jika ada orang jahat yang ingin membunuh mu , lebih baik kamu tingal di tempat ku nanti aku yang akan menghubungi kedua orang tua mu " berharap Via mengerti.


"Separah itukan " sekali lagi Via mendesak Doni.


"Ya...


Via membelalakkan mata nya mendengar ucapan Doni.


"Terus bagaimana Don..???..


'seperti yang tadi aku bilang , kamu untuk sementara tingal di rumah jangan kemana- mana , sampai kondusif " ucap


"Dirumah siapa Doniiii " teriak Via jengkel dengan memajukan bibir nya.


Via bertanya dari tadi tetapi jawaban Doni selalu itu saja.


"Ha..ha..ga..ha...maaf Via. aku tegang , memikirkan bagaimana cara nya dan mulai dari mana " ucap Doni menatap Via geli..baru sadar dengan pertanyaan Via..


"Dirumah aku , tapi nanti Melly akan selalu datang untuk menemani mu " terkekeh tertahan melihat Via melotot mendengar kata di rumah aku , tapi tidak jadi setelah mendengar Melly akan selalu datang untuk menemani nya .


"Sayang kamu bikin aku gemes aja " batin Doni kembali dalam hati.


"Tapi ingat jika ada orang yang bertanya siapa nama mu , nama mu adalah....


"Sandra " sela Via motong ucapan Doni


sudah malam , masih adakah yang membaca.


like dan comend dung..


HAPPY. READING

__ADS_1


__ADS_2