
"Siapa kamu , apa mau mu " Via mulai merasakan aura tidak enak.
"Aku Kelly , tidak suka kalau kamu dekat - dekat dengan Hans..."menyeringai menatap Via sinis.
"Aku hanya makan malam , itu pun undangan kedua orang tua nya " berusaha menjelaskan dengan hati - hati.
"Aku tidak mau tahu , yang berusaha mengambil Hans dariku , akan ..Greek " ucap nya penuh penekanan .tangan seperti mengorok leher.
Gleeek..
Dengan susah Via menelan Saliva nya .
"Aku dan Hans tidak ada hubungan apa - apa , kami hanya rekan kerja "bantah Via.
"Rekan kerja !!!..
Ha..ha..ha..ha , memang saya anak kecil.
"Saya tahu jika kamu pacaran dengan Hans , jika aku tidak mendapatkan dengan Hans , kamu juga tidak akan mendapatkan nya ,ha..ha..ha "ucap nya tertawa terbahak -bahak.
"Psikopat "batin Via mengeleng kan kepala .
"Saya tidak ada hubungan dengan nya "jerit Via berharap Kelly mau mengerti.
"Aku 5idak perduli , jika kamu dekat dengan Hans resikonya ..."memicingkan mata..
"Ya TUHAN , tolong aku " batin Via lemas , tidak tahu harus berbuat apa...
"Bagaimana , apa sekarang.???
come on Kelly , aku sudah tidak tahan melihat nya ,bia begitu cantik , mulus dan seksi " mengerlingkan mata..
Kelly tak menjawab ia mengotak Atik handpone nya ..
"argh...kemana Hans , di hubungi tak di angkat " batin nya dengan wajah memerah .
Tak mendapat jawaban , sekali lagi ia menghubungi Hans..
Semenit...pangilan pertama gagal.
lima menit..
Sepuluh menit , Kelly sudah mulai tak sabar..
"Hallo " terdengar suara Hans disana..
"Hallo sayang , kemana saja kamu, aku cari di tempat biasa tidak ada , di WhatsApp tak dibaca , ditelefon tak diangkat " tanya Kelly beruntun.
Terdengar Hans menarik nafas panjang.
"Kelly , aku kan sudah bilang .tunggu situasi memungkinkan .
kamu tahu sendiri papa ku tak akan berdiam diri , jika apa yang di katakan , aku tak menurut .
sabar ya " ucap Hans panjang lebar.
"Hans ?? " batin Via mencari akal.
" Tapi....mengubah suara nya manja.
"Sudahlah...nanti akan aku hubungi kamu.jika situasi memungkinkan " ucap Hans..
akan mengakhiri ..
"Hansss....tolong aku...Hans
aku Via " jerit Via sekuat tenaga.
Plaaak..
"Aaaahhh....jangan sakiti aku...
tolong jangan sakiti aku " jerit Via memelas.
Duugg..
__ADS_1
Pria berwajah seram itu meninju ulu hati dan wajah Via..
"Kelly , apa benar yang aku dengar ituuu..
?? " Hans kaget di buat nya
Kelly membuat gerakan agar menutup mulut Via..
"hupm..mm..mm " Via berusaha memberontak dan berteriak walau mulut nya di bekap.
Mereka memukul wajah dan ulu hati Via..
Dalam keadaan lemas tak berdaya mereka tetap menendang ulu hati Via, hingga ia kembali pingsan.
"Kelly...
Kelly....ada dimana kamu !!.."jerit Hans, ia merasa yakin jika itu suara Via.
Dan merasa heran mengapa Via bisa berada disitu..
"Apa ada yang membawa kabur Via dari toilet itu Kelly " ucap Hans
Tut...Tut...Tut...
Kelly menutup pembicaraan nya sepihak.
"Haa...kurang ajar Kelly
Jika benar Kelly berbuat seperti itu , tidak akan aku ampuni "Ucap Hans geram.
"Dad...."teriak Hans mencari sang ayah.
"Ada apa " ucap nya tak melihat Hans , tetap serius di depan laptop.
"Ternyata Via di sandera , tapi aku tak tahu siapa " Hans masih berusaha menutup nutupi .
"Yang bener kamu ..."menatap tak percaya .
"Iya dad...aku barusan mendapat info...
"Kamu cek CCTV di restauran BB , segera hubungi saya jika ada sesuatu yang mencurigakan " ucap Mr Anderson..
"Yes sir...
"Miss , rupa - rupa nya wanita ini membawa handpone dan ia memakai GPS " ucap pria berwajah seram itu , memperlihat kan handpone Via yang menyala.GPS aktif.
Braaaak...
Prank...
Kelly melempar handpone Via ke tembok hingga hancur berkeping - keping.
Hancur ...
Sudah tidak ada harapan lagi buat menghubungi orang yang di cintai nya.
"Kita tinggalkan tempat ini , cepat..
bawa dia " ucap Kelly.
Dengan cepat Kelly dan gerombolan nya yang terdiri dari empat orang bergegas sambil membawa Via .
"He..he..he...rasa kan ,jangan main - main dengan saya " memandang Via penuh kebencian...
"Ini tuan hasil rekaman CCTV " seseorang suruhan Mr Anderson menyerahkan rekaman itu.
"Lihat....ada orang yang mengikuti Via..
"Dan ini saat Via dibekap dan mereka menculik nya , membawa pergi entah kemana "ucap orang suruhan Mr Anderson..
"What the....
saya sudah menuduh Via yang bersalah
, saya sudah menyangka yang tidak - tidak dengan keluarga Bruno "ucap nya merasa tak enak hati.
__ADS_1
"Lacak nomor plat kendaraan mereka " ucap Mr Anderson geram.
"Yes sir " ucap orang suruhan Mr Anderson bergegas pergi .
"Aku harus minta maaf kepada keluarga Mr Bruno dan memberitahu Via dalam bahaya.
agar mencari bersama - sama " batin Mr Anderson mengambil benda pipih pintar itu.
"Hallo Mr Bruno " ia merasa malu hendak memulai dari mana.
"Ya..Mr Anderson , maaf jika keluarga ka...
"Saya yang harus minta maaf " Mr Bruno memutar pena di tangan nya.
"Maksud anda ???...
"Dari hasil penyelidikan kami , terlihat di CCTV Via di toilet di bawa oleh orang yang tak di kenal , ia di bekap " ucap Mr Anderson ...
"What...
Mam..."teriak Mr Bruno.
"Via anak kami satu - satu nya , ia anak yang baik, siapa yang berani nya menganggu anak saya " geram Mr Bruno.
"Kami sedang menyelidiki " ucapnya..
"Dad ada apa dengan Via ,ikhs...ikhs ?? " tanya Mrs Bruno ,menangis.
"Maafkan saya yang telah menuduh anak anda yang tidak - tidak " ucap Mr Anderson lirih.
"Ya sudah...beritahu kami jika ada perkembangan lagi..."Mr Bruno menarik nafas panjang...
Mr Bruno menutup handpone nya..
"Dad....
Via kenapa " tak berhenti bertanya , sejak tadi menunggu sang suami mengakhiri pembicaraan nya.wakau ia tak tahu dengan siapa ia bicara.
"Tadi Mr Anderson bicara , jika Via di bekap dan di bawa pergi .
"Jika ia di sandera ,mengapa kita tak di telefon oleh penjahat itu " ucap Mr Bruno monohok..
"Tapi bagaimana keadaan Via dad ???..
"Belum tahu mam , hanya baru mengetahui jika Via di bawa paksa oleh orang yang tak di kenal " Mr Bruno mengurut dahi nya . pusing memikirkan sang anak sudah dua hari belum tahu ada di mana.
"Ya TUHAN , lindungi Via "doa Mrs Bruno sambil menangis.
"Aku bersalah pada nya , sudah mengira yang macam - macam " batin nya sambil mengelus kepala sang istri yang terus menangis.
Sampai ia binggung harus berbuat apa...
"Via mempunyai GPS di handpone nya " mengambil smarphone pintar nya .
Ia melihat GPS Via mati di suatu tempat.
"Max..
cari Via , lacak jejak GPS nya " perintah Mrs Bruno kepada orang kepercayaan nya...
"Yes sir....mulai membuka laptop...
Ternyata Via di bawa ke sebuah gudang yang lama tak terpakai sir , terakhir GPS menyala disana...ucap max memutar laptop nya ke arah Mr Bruno..
"Dimana itu ???.
"Sebuah desa kecil ...
"Bawa anak buah mu , cari dan temukan Via..
Via harus selamat " ucap Mr Bruno penuh penekanan.
like and cmnd guys...
biar emak semangat
__ADS_1