TAKDIR

TAKDIR
bertemu cewe blasteran Jawa belanda


__ADS_3

"Ya...


"Maaf ya.menganggu...


"Tidak apa - apa.


"Selamat malam , mimpi yang indah " ucap Ricky disana....


"Terima kasih "Via tertegun mendengar ucapan Ricky


"Astaga Ric....ko aku jadi alay gini "ucap nya bicara sendiri sambil memandang handpone nya .


"Baru tau kalau Situ alay "ucap Doni berlari keluar sambil tertawa.


"Woi...gitu terus...potong gaji "teriak Ricky.


"Huuu....bisa nya mengancam potong gaji "Doni mengomel Sambil berjalan.


Buuug..


Doni menabrak seseorang , ternyata wanita cantik seperti wajah blasteran Indonesia dan bule..


"Maaf ...maaf.."ucap Doni grogi.


Melihat sang wanita hanya terdiam , Doni baru sadar .


"Grogi gue liat cewe cantik , sampe - sampe lupa kalau ini di luar negri " batin nya berfikir mungkin ia tak mengerti bahasa nya.


"Sory...sory "ucap nya sambil mengatupkan kedua tangan nya .


"Tadi kamu bicara apa ?? " tanya nya memakai bahasa Indonesia dengan logat bule nya.


"Lo...bisa bahasa indo ??? " tanya Doni tanpa menjawab pertanyaan cewe itu.


"Iya saya bisa , mama saya wong jowo...papa Belanda "ucap nya tersenyum.


"Oh seperti itu...


"Maaf saya tidak sengaja menabrak anda disini .."Ucap Doni terhenti ketika.terlihat cewe manis itu celinga celinguk. seperti mencari sesuatu

__ADS_1


"Lihat apa sih...??.


"Adakah anda melihat orang berbadan tinggi rambut berombak lewat sini ? " tanya nya masih mencari sesuatu.


"Saya tidak melihat "ucap Doni.


Ia terlihat mengeleng - gelengkan kepala.


"Saya disini sedang membawa mama berobat , mungkin dijepang bisa disembuhkan...tapi dalam perjalanan saya kerumah sakit , seperti melihat pacar saya.


"Ia bicara sedang dinas keluar kota , bukan luar negri , tapi ko di Jepang saya seperti melihat pacar saya "ucap nya seperti curhat bergegas berjalan .tanpa melihat Doni yang melongo.


"Ye....malah pergi "batin Doni.


"Hei kita belum kenalan, nama mu siapa ? " teriak Doni.


"Sandra " ucap nya.


"Aku Doni...."Doni membalas berteriak.


Cewe itu hanya mengangkat satu tangan kiri nya.


****


Kriiiiinnnngggg......


"Ah si bucin ngapain lagi telefon " gerutu Doni...(tanpa Ricky ketahui Doni mengubah nama Ricky menjadi bucin )


"Hallo...kenapa ? " tanya Doni malas.


"Lagi dimana loe ?? ...


"Luar hotel mau cari makan atau Snack " ucap Doni asal.


"Gue juga Don , nitip Snack apa aja....yang penting bisa ngemil...


"La....yang bucin lagi stres....


"Lagi stres pak ?? " goda Doni..

__ADS_1


"Ah elo tau lah kalau gue lagi stres lari ke makan "ucap nya santai...


"Kok badan elo ga gemuk sih ?? ...


"Olah raga coy....cepetan malah nanya " memutus telefon sepihak...


"Buseet....ampun dah gue...kumat..kumat "teriak Doni mengaruk kepala nya yang tak gatal.


Sambil berjalan ke supermaket terdekat Doni dengan cepat membeli camilan Ricky....


Berjalan setengah berlari Doni menghampiri kamar Ricky , yang bersebelahan dengan kamar nya....


Dari kejauhan sebelum memasuki kamar nya Doni seperti melihat seorang wanita sedang duduk...


Duduk menutup wajah nya dengan kedua tangan...


****


Terlihat sedang menangis...


"Hei you...


Ia menengadahkan wajah nya...


"Sandra , kamu kenapa menangis disini ? " tanya Doni merasa kasian.


Ia hanya menggelengkan kepala.


"Cerita sama aku ga apa - ada ko " ucap Doni...meneliti tiap tubuh Sandra.mungkin ada yang terluka...


"Kamu kenapa menangis disini, kalau boleh saya tau "sekali lagi Doni bertanya..


Tiba - tiba...


Kriiing....Kriiinnng...


Doni menghubungi nya kembali.


like ,cmnd , vote nya dung...

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2