TAKDIR

TAKDIR
juragan....jyragan


__ADS_3

Berjalan di tepi sawah....


Via memandang sekeliling nya.


Persawahan menghijau...membuat mata sejuk memandang.


Udara sejuk tanpa polisi , Via berjalan menyelusuri jalan setapak...


Tiba - tiba...


Dooorr..


Via seperti mengingat orang yang menghadang nya .


"Hallo cantik , kita ketemu lagi " ucap seseorang...


" ini bukan juragan , tapi pakaian nya seperti !!!...." batin Via mengingat - ingat.


"lupa ya " berjalan mendekati Via...


Reflek , Via mundur .


"Jangan takut cantik....


"Hallo ...sayang ku cantik ku " ucap juragan , tetiba ada di hadapan Via.


"HM....juragan mata keranjang " batin Via tapi ia tidak takut seperti dulu.


"HM semakin cantik aja ' berusaha menyentuh dagu Via...


Tapi tak kena , karena Via menghindar.


"Ais...jangan menghindar dong , kamu tambah cantik dan putih....mulus " dengan mulut yang mengangga memperhatikan seluruh tubuh Via.


"Ada apa juragan menghadang jalan saya ' ucap Via ketus.

__ADS_1


"Jangan galak - galak kenapa ....


tapi tidak apa - apa galak , semakin hot " mengedipkan mata nya genit.


Membuat Via merinding.


Perlahan Via kembali mundur kebelakang.


"Lo...Lo cantik kenapa mundur....


"Ada apa juragan , urusan kita sudah selesai, toh juragan sudah mengambil rumah dan tanah keluarga saya " ucap Via bergetar...kembali ia merasa ketakutan .


"Aku tidak boleh takut, aku harus kuat " batin Via menyemangati diri sendiri.


menghadapi juragan , orang pembawa masalah nya dulu..


Hingga kini ia pun pembawa masalah buat Via.


"Tanah dan rumah mu yang jelek itu , tak berharga sama sekali " ucap nya kembali mengedipkan mata genit.


"Iya...rumah kamu tak ada harga nya , jadi utang bapak kamu itu masih ada " menyeringai jahat , berusaha menjatuhkan Via dan berharap Via jatuh ke tangan nya kembali.


"Huf....licik " batin Via dengan tatapan dingin.


"Ok....juragan ikut saya....


"Ok cantik....kita ke hotel " ucap juragan memotong pembicaraan Via.


Melengos tak memperdulikan ucapan juragan , Via berjalan..


Hingga bertemu om dan Tante yang menolong nya...


"Ada apa Via ?? " tanya Tante memandang juragan tak senang.


"Via mengajak saya ke hotel , biasa..." mengerakkan kedua alis nya...

__ADS_1


"Via !!!! " jerit tertahan Tante mendengar ucapan sang juragan.


Tak melayani ucapan nya , Via memberi tanda ke Tante agar tenang.


Bagai mengerti om dan tante mengikuti Via dan rombongan juragan .


"Sayang ku , cantik ku , cinta ku , mau kemana ke hotel kan , ke sebelah kiri, bukan ke kanan " ucap nya semangat.


"Sayang ...kita mau kemana ?? ' tanya nya menyambar tangan Via...


****


"Ke kantor RT, RW dan ke kantor polisi " gertak Via dengan muka memerah menahan marah.


Bagai melihat hantu , terlihat juragan mendadak pucat wajah nya.


"Ayo juragan , kita kekantor polisi " ucap Via , ketika melihat wajah juragan memucat.


"Kalau ke KUA , ayang beb mu siap cantik...


tapi ngapak ke kantor polisi , salah jalan cantik ??? " ucap nya sambil tertawa terbahak - bahak , diikuti ke tiga anak buah nya.


"HM....."deheman Via membuat ke empat orang itu terdiam.


Bergegas Via mengambil handpone nya yang bergambar appel keroak.


"Hallo...kantor polisi ??..


"HM....saya ingin melapor kan ada disini " ucap Via tegas.


Tanpa ba ...Bu , juragan dan ketiga anak buah nya lari tungang langgang...


"Ha...ha...ha...ha " Tante , om dan Via tertawa terbahak - bahak melihat nya...


"Kumis aja yang seram " teriak Via.

__ADS_1


terima kasih sudah mau hadir disini


__ADS_2