TAKDIR

TAKDIR
datang kembali


__ADS_3

"Apa saat kejadian kantor sedang bekerja , siang hari ? " tanya Via membuka laptop dan komputer nya...


Di kantor Via memakai dua laptop dan komputer.


sengaja ia lakukan jika di laptop. ia bisa bawa kemana - mana untuk mengerjakan tugas kantor jika emergency.


"Sore....saat kami belum mematikan laptop masing - masing tiap devisi...,kami sedang Merapi kan meja masing - masih " ucap Joe menunduk


"Yes bisa .." ucap Via..melihat layar monitor bisa terbuka dan terlihat file - file di komputer dan laptop nya masih ada


"Oh my GOD , my girl...


is my girl " tak dapat melanjutkan ucapan nya ia memeluk Via terharu.


"Jean pangil audit kita meeting disini , Joe selidiki siapa yang telah membuat kita kalang kabut seperti ini " oerinta Mr Bruno ke sekretaris dan assisten nya.


Dua jam meeting di adakan dan mereka lega, data - data dalam file ada , dengan segera mereka mengcopy semua laporan keuangan yang ada dalam komputer Via.


"Jika selesai , cepat - cepat dimatikan laptop masing - masing. saya takut hecker masih mengintai kita , jangan sampai file dan data hilang " ucap Via


"Yes mam " ucap mereka berbarengan.


Dengan memakai celana pendek selutut , Via berjalan di pantai .


Lelah dengan pekerjaan kantor ia menghibur diri di sebuah pantai.


Tiba - tiba.


Bruuuak...

__ADS_1


Seseorang menabrak Via yang sedang duduk...


"Oh...i'm sory " ucap nya berlari tanpa melihat Via...


yang terlihat beberapa pemuda sedang bermain voli pantai.


"Dasar bule gila " gerutu Via..


"Hi...sory tadi saya tidak minta maaf dengan sopan " ucap nya memandang Via..


Heran siapa yang menegur ,Via menatap pemuda tadi.


"Seperti pernah bertemu ...


"Ya...kita seperti pernah bertemu , but dimana ya ?? ' ucap nya mengaruk kepala yang tak gatal


"Dirumah sakit , anda sudah sehat ??...


"Via...


'Senang berkenalan dengan mu " ucap nya.


merasa heran , Via ingat betul ucapan kedua orang tua Hans , jika ia sangat acuh dengan wanita..karena tersakiti oleh wanita.


"Kenapa ini tidak " batin Via menatap. . Hans tanpa ba bi Bu pergi begitu saja..


"Cowo aneh , baru aja di rasani , cuek die pergi " omel Via jengkel..


Berjalan sepanjang kenangan ia dengan Willy...

__ADS_1


"Kenapa kak Steve , Doni dan Ricky tidak menghubungi ku , ada apa dengan mereka.


Apa mereka pikir aku cacat tak bisa berjalan dan akhir nya tidak ingin berteman dengan ku " batin Via sambil melihat jika matahari mulai terbenam.


****


"Ada mobil , siapa mereka " ucap Via saat ia baru tiba dan memasuki halaman rumah Mr Bruno.


"Saya sangat mengharapkan anak anda bersedia kami nikahkan dengan anak kami " ucap seseorang disana, Via mendengar dengan jelas.


"Mereka siapa ???...


Memasuki rumah, berjalan perlahan.


"Mam..." teriak Via, pura - pura tidak tahu jika ada tamu.


"Itu dia sudah datang " ucap Mr Bruno.


Tetapi lain dengan Mrs Bruno , terlihat wanita separuh baya yang masih terlihat cantik itu memucat.


"Mam kenapa pucat wajah nya melihat aku pulang " batin Via.


"Nak...ini Mr dan Mrs Anderso datang kembali ' ucap Mr Bruno hendak berdiri.


Mrs Bruno dengan cepat mengambil tangan Via.


"Maaf anak saya ingin bersih - bersih dulu " ucap nya membungkuk kan badan..


Terlihat wajah Mr Bruno tak senang dengan kelakuan sang istri .

__ADS_1


like coment mana ya


__ADS_2