
"Apa saat kejadian kantor sedang bekerja , siang hari ? " tanya Via membuka laptop dan komputer nya...
Di kantor Via memakai dua laptop dan komputer.
sengaja ia lakukan jika di laptop. ia bisa bawa kemana - mana untuk mengerjakan tugas kantor jika emergency.
"Sore....saat kami belum mematikan laptop masing - masing tiap devisi...,kami sedang Merapi kan meja masing - masih " ucap Joe menunduk
"Yes bisa .." ucap Via..melihat layar monitor bisa terbuka dan terlihat file - file di komputer dan laptop nya masih ada
"Oh my GOD , my girl...
is my girl " tak dapat melanjutkan ucapan nya ia memeluk Via terharu.
"Jean pangil audit kita meeting disini , Joe selidiki siapa yang telah membuat kita kalang kabut seperti ini " oerinta Mr Bruno ke sekretaris dan assisten nya.
Dua jam meeting di adakan dan mereka lega, data - data dalam file ada , dengan segera mereka mengcopy semua laporan keuangan yang ada dalam komputer Via.
"Jika selesai , cepat - cepat dimatikan laptop masing - masing. saya takut hecker masih mengintai kita , jangan sampai file dan data hilang " ucap Via
"Yes mam " ucap mereka berbarengan.
Dengan memakai celana pendek selutut , Via berjalan di pantai .
Lelah dengan pekerjaan kantor ia menghibur diri di sebuah pantai.
Tiba - tiba.
Bruuuak...
__ADS_1
Seseorang menabrak Via yang sedang duduk...
"Oh...i'm sory " ucap nya berlari tanpa melihat Via...
yang terlihat beberapa pemuda sedang bermain voli pantai.
"Dasar bule gila " gerutu Via..
"Hi...sory tadi saya tidak minta maaf dengan sopan " ucap nya memandang Via..
Heran siapa yang menegur ,Via menatap pemuda tadi.
"Seperti pernah bertemu ...
"Ya...kita seperti pernah bertemu , but dimana ya ?? ' ucap nya mengaruk kepala yang tak gatal
"Dirumah sakit , anda sudah sehat ??...
"Via...
'Senang berkenalan dengan mu " ucap nya.
merasa heran , Via ingat betul ucapan kedua orang tua Hans , jika ia sangat acuh dengan wanita..karena tersakiti oleh wanita.
"Kenapa ini tidak " batin Via menatap. . Hans tanpa ba bi Bu pergi begitu saja..
"Cowo aneh , baru aja di rasani , cuek die pergi " omel Via jengkel..
Berjalan sepanjang kenangan ia dengan Willy...
__ADS_1
"Kenapa kak Steve , Doni dan Ricky tidak menghubungi ku , ada apa dengan mereka.
Apa mereka pikir aku cacat tak bisa berjalan dan akhir nya tidak ingin berteman dengan ku " batin Via sambil melihat jika matahari mulai terbenam.
****
"Ada mobil , siapa mereka " ucap Via saat ia baru tiba dan memasuki halaman rumah Mr Bruno.
"Saya sangat mengharapkan anak anda bersedia kami nikahkan dengan anak kami " ucap seseorang disana, Via mendengar dengan jelas.
"Mereka siapa ???...
Memasuki rumah, berjalan perlahan.
"Mam..." teriak Via, pura - pura tidak tahu jika ada tamu.
"Itu dia sudah datang " ucap Mr Bruno.
Tetapi lain dengan Mrs Bruno , terlihat wanita separuh baya yang masih terlihat cantik itu memucat.
"Mam kenapa pucat wajah nya melihat aku pulang " batin Via.
"Nak...ini Mr dan Mrs Anderso datang kembali ' ucap Mr Bruno hendak berdiri.
Mrs Bruno dengan cepat mengambil tangan Via.
"Maaf anak saya ingin bersih - bersih dulu " ucap nya membungkuk kan badan..
Terlihat wajah Mr Bruno tak senang dengan kelakuan sang istri .
__ADS_1
like coment mana ya