
"Ngapain lihat Tivi " ucap Ricky galak.
"Ga tau...itu pesan Mr Bruno , Uda mau liat ga...nanti nyesel " ucap Doni geleng - geleng kepala.
Berjalan menghampiri dan mengambil remote televisi kemudian memencet on ..
Mencari canel BBC...
Dan terlihat Via sedang di wawancara dengan beberapa senior, para dosen
Terlihat pembicaraan yang santai di antara mereka .dan dua orang reporter yang mewawancarai Via.
"HM...ternyata Via disini Ric " ucap nya santai sambil melirik Ricky yang acuh.
"HM....jawab nya masih tetap acuh..
"Bener ga mau liat !!!
"Gue matiin ya televisi nya , jangan nyesel kalau gitu .."setengah mengancam gemas melihat tingkah Ricky sambil membesarkan volume televisi..
Mendengar suara Via , Ricky mengangkat kepala nya..
"Haa....jadi Via disin ?? " tanya nya mengulangi ucapan Doni.sontak bangun.
"Ye...tadi gue juga bilang apa bos ...
Tak menggubris ucapan Doni , Rick mendekati televiei dan menatap nya tak berkedip.
"HM....giliran tau , kaya mau di Telen tuh tivi "berjalan ke ruang makan mengambil air minum.sebab dari tadi ia merasa tenggorokan nya terasa kering , tapi tak di tawarkan air minum sama sekali oleh Ricky...
"Cantik ya Don , Via " ucap nya tak mengetahui Doni tidak ada disampingnya..
__ADS_1
"Don..." menoleh...
"Kemana tuh anak ??..." kembali fokus dengan televisi. dengan tak berkedip.
"Kami ada kejutan untuk anda " kata reporter acara Television itu..
"kejutan ???...
"Apa itu " ucap Via tersenyum.
Senyum yang sangat manis sekali.
"Baiklah kejutan nya...silahkan masuk " ucap reporter sambil tersenyum melihat Via yang penasaran .
"Hai...."sapa Steven sambil berjalan menghampiri Via.
Deg...
"Ya id me " merentangkan tangan berharap Via menghampiri nya.
"Hai apa kabar kak " Via hanya mengulurkan tangan nya, tak berlari kepelukan Steven.
"Kamu tidak rindu dengan saya " menahan senyum...
"Kangen kak , apa kabar Tante " tanya nya , Via tak ingin memeluk Steven , Via tak ingin ada kesalah pahaman disini . karena ia tahu saat ini pernikahan Steven sedang bermasalah.
Itu diketahui Via , saat ia menghubungi mama Steven, dan beliau menceritakan nya.
"Kabar mama baik " sedikit kecewa , duduk disebelah Via , ia kecewa Via tak menyambut pelukan nya.
****
__ADS_1
Sementara Ricky mematung melihat pertemuan Steven dan Via ditelevisi
"Sial keduluan , kenapa ga aku aja yang di undang " Teriak Ricky sambil menendang meja di depan nya.
Bruak....
"Ha...apa tuh " Doni terjengkit mendengar seperti ada barang yang jatuh.
Bergegas keluar dengan membawa kopi ditangan nya.
"La ngapain bos , meja ga salah ditendang " tersunging senyum ditahan.
"Srrruuup ah....enak nya minum kopi panas - panas " ucap Doni meledek sambil melirik Rick yang cemberut.
"Elo teman ga setia ya...."Ricky mencak - mencak..
"Ada apa sih ??? " Doni pura - pura tak tau.
"Itu liat yang di undang kenapa Steven , rival gue " mengangkat tangan nya ke dada
"ya mana aku tahu ??...
"Elu kerja ngapain sih Don , sampai ga tau , makan gaji buta " semprot Ricky.
"Sekarang coba kamu pikir , elo gue suruh cari info tentang Via.malah keduluan " ucap nya menatap Doni tajam
"Bos ...kaga tau aja , bokap angkat Via itu jago IT, jelas mereka mentembunyi kan data - data Via , jadi jelas kita kalah " tak mau kalah Doni membantah
Ricky hanya terdiam mendengar alasan Doni...
like cmnd dung...
__ADS_1
terima kasih