TAKDIR

TAKDIR
bucin


__ADS_3

Ricky tak tenang , sebentar - sebentar ia melihat jam tangan nya.


Kriiing....Kriiinnng...


Ricky menghubungi Doni tapi ia tak mengangkat nya ..


Dengan kesal ia berjalan keluar menuju ruangan Doni.


Kreaakkk.....


Tapi Doni tak ada...


"Kemana orang ini " batin Ricky .


"Miss Joy...where is Doni ??? " tanya Ricky menatap sekretaris nya intens.


"He go , but i don't know " mengangkat pundak nya...


"Sekretaris apa kamu , tidak tahu kemana Doni pergi " ucap Ricky ngedumel memakai bahasa Indonesia.


Yang di balas dengan mengangkat pundak , tak mengerti yang di ucapkan Ricky.


Masuk kedalam ruangan nya...


Braak...


ia membanting pintu .


Kriiinnng ...


📱ya Bos...


📱Ada dimana sih kamu Don." nada yang terdengar menahan marah


📱Menyerahkan file ke orang kepercayaan Mr Bruno , mereka tak ingin melalui email " ucap Doni berbohong.


📱ko aneh , ga mau.melalui email ??? " alis Ricky bertaut manjadi satu.

__ADS_1


📱 Ga tau , sudah Rick , aku sudah sampai depan gedung kantor kita ko..


📱Cepat keruangan ku "perintah Doni.


📱Siap bos ...


"Ah eloh main perintah aja...untung bos kalau ga gue pites Lo " omel Doni berbicara sendiri .


Dengan setengah berlari Doni menghampiri ruangan kerja Ricky.


Tok...tok..tok.


"Masuk " terdengar suara Ricky yang frutasi.


"Bos....ada apa ??...


"Kamu sudah dapat informasi tentang Via belum ?? " sambil memijat kening nya..


"Belum...


" tadi kan saya ,sudah bilang menyelesaikan proyek Mr Bruno dulu , baru saya cari info " ucap Doni geleng - geleng kepala.


****


"SUDAH CEPAT KERJAKAN "teriak Ricky tak sabar..


Membuat Doni terjengkit kaget.


"Iya ..."Doni menjawab malas.


"Kalau udah gini , bener - bener amsoy " batin Doni berjalan keluar ..


"Eh...eh...mau kemana ?? " tanya Ricky menghentikan langkah Doni.


"Kata nya suruh cari info tentang Via " ucap Doni lemas .


"Disini aja dulu , pake handpone mu " mengerak - gerakan jari nya agar mendekat..

__ADS_1


"Buset Rick , jadi bucin gini loh " tak percaya dengan yang dilihat...


"Ude...ga usah protes , mau dipotong tuh gaji ...ancam telak Ricky.


"Ya elah....baru gitu Uda main potong gaji aja bos , kapan gue nabung buat kawin "jawab Doni asal...


"Memang Uda punya pacar Lo ?? " Ricky mengangkat satu alis nya...


"Belum ..Pi kan nabung dulu ...sekali lagj Doni jengah mendengar pertanyaan Ricky yang ga jelas itu.


"Ck...belum ada pacar aja...sok " senyum sinis Ricky .


Doni terdiam mendengar ejekan Ricky .


Karena ia sudah tahu sifat Ricky , ia tak dendam .


"Cepet Don...kamu WhatsApp Via " ucap nya.


"La...bos...WhatsApp sendiri kan bisa ??


"Tadi Uda tapi ceklis satu "jawaban seperti anak kecil yang tak di beri uang jajan.


"Ha....Ricky..Ricky...jadi kaya bocah Lo " batin nya dalam hati , tak berani bicara .


"Coba liat lagi WhatsApp elo "ucap Doni ketika ia melihat Handpone Via aktif.


****


"Ha...Don...Don..iya bener handpone Via aktif " ucap nya seperti anak kecil yang baru mendapat kan hadiah permen .


"Pi ko ga dibaca ya...baru ceklis dua hitam " celoteh nya...


"Lagu sibuk kali ' ucap Doni merasa kasihan juga melihat seorang Ricky sang CEO...bisa bersikap seperti ini, jauh dari watak nya yang angkuh , dingin dan keras.


"Coba elo WhatsApp Via , dibalas ga..masih merengek ingin permen lebih.


terima kasih sudah mampir

__ADS_1


__ADS_2