
"Nak , dad tidak memaksa mu , tapi lebih baik kamu mencoba nya " ucap Mr Bruno ketika kedua bangsawan itu pergi.
"Dad...mam tak ingin, Via terpaksa " teriak Mrs Bruno tak senang.
"Biarkan Via mencoba dulu , apa salah nya, toh tidak ada salah nya " ucap Mr Bruno cuek..
Mendengar itu Via menelan Saliva nya dengan susah...
"Aku harus bagaimana " batin Via menatap kedua orang tua angkat nya , Via terdiam.
"Maksud dad bagaimana ??? " tanya Mrs Bruno tak senang.
"Ya kenalan dulu lebih dekat , jika ia kasar tak menghargai wanita , dad juga tidak suka, bukan langsung menikah..."ucap nya...
"Honey , sayang Via bagaimana menurut mu nak ??? " menatap Via...
"Ok dad....i try..
but...dalam Minggu - Minggu ini saya ingin pulang ke Indonesia..
saya kangen kampung halaman saya...
saya ingin melihat makam ke dua orang tua saya " ucap Via menerawang.
"Gara - gara kamu , via jadi sedih " bisik Mrs Bruno.menatap sang suami marah.
__ADS_1
"Now....mam...saya tidak marah dan sedih , hanya tiba - tiba saya ingin ke makam kedua orang tua saya , please " Via melerai , agar tak terjadi pertengkaran.
"O...jika seperti itu, pulang lah nak , mam tidak melarang , tapi kamu kembali lagi bukan ??? " tanya Mrs Bruno , menahan tangis.
"Yes....
"Why ...?? " tanya Mr Bruno menunduk , terlihat wajah nya sedikit muram.
"Yours my parents " ucap Via menatap pasutri itu , sambil mengangkat kedua tangan , menahan tangis.
"Oh my girl ...." pasutri itu berlari dan memeluk Via.
"Perkataan dad tadi , jangan kau hiraukan ya sayang , ini ungkapan dad sebagai orang tua yang ingin mengendong cucu " ucap nya sambil membelai kepala Via.
Via hanya menganggukkan kepala menahan air mata yang jatuh.
"Jangan lupa setiba nya di Indonesia , beri kabar mam and dad ya..., kami tunggu kepulangan mu kami merindukan mu" Teringat pesan Mrs Bruno...
"Entahlah aku harus bagaimana, harus menjawab apa..." batin Via dalam hati , mengingat perjodohan itu .
"Kak Steven , Kak Doni dan kak Ricky kemana ya , mengapa mereka tidak pernah kelihatan.apa mereka takut melihat aku kemarin sakit , malu dengan perempuan cacat..
Jika begitu , beruntunglah aku, belum menjawab pernyataan cinta mereka...
ketauan kan mana yang benar - benar cinta dan mana yang pura - pura " batin Via monolog...
__ADS_1
"Tidur enakkan ah " ucap nya menarik selimut.
****
Sesampai bandara internasional Sukarno Hatta...
"O....kamoung.ku i'm coming " ucap Via menghirup nafas panjang..
"Jakarta masih seperti dulu. " Via membuka kaca jendela taxi online yang di pesan nya .
"Wow...kantor JJQ " teriak Via...teringat saat ia magang..
"Mampir ga ya....ah ga lah...langsung aja.."batin Via...
Sesampai stasiun kota , Via membeli karcis kereta api...sengaja ia memilih kereta api untuk ia bernostalgia...mengingat kenangan , dulu kereta tak bagus seperti ini...
"Tante...."teriak Via , turun dari taxi , ketika melihat orang yang menolong nya sedang mondar mandir di depan pintu.
"Via...."jerit nya kaget..
"Pak...pak.Via datang , cepat " teriak nya tak sabar
Keluar pria separuh baya yang menolong nya tergopoh - gopoh.
"Ya ampun Via , kami tambah cantik...
__ADS_1
"Iya nak , Tante juga pangling tadi , melihat senyum mu baru Tante ingat " ucap nya memeluk Via.
like , cmnd nya dung.🙏🏾