
Aku dan Dika pergi ke luar untuk membeli bakso bakar. Sungguh aku hanya ingin terus bersama laki-laki yang aku cintai itu untuk saat ini secara dia lah pahlawan ku di saat aku sedang tersakiti waktu itu.
***
Aku duduk di depan rumah ku setelah pulang kerja. Yah untuk menikmati kesepian di malam ini. Secara Dika saat ini pulang ke kampung halaman nya. Yah seperti yang telah di ketahui untuk sesaat horor kantor di berhentikan. Dan kami kembali menjalani hubungan LDR.
"Baru sehari saja tidak ketemu, rindu sekali kepada kamu Dika" Ujar ku dalam hati menatap bintang-bintang yang bertaburan di langit. Ku putarkan lagu sesuai dengan suasana hati ku saat ini.
"Merpati-setia selama nya dengan ku"
"Aku mengenal diri mu sedari dahulu seperti itu,
__ADS_1
Tak sedikit pun ku ragu, ku percaya apa ada nya kamu,
Jangan pernah berubah untuk mencintai ku, aku pun kan slalu mencintai mu,
Satu yang aku minta, engkau tetap setia, setia selamanya dengan ku"
Yah itu lah lagu yang sesuai dengan suasana hati ku yang sendu dan sepi di malam ini.
"Kangen Dika, kangen banget sama kamu. Kamu sekarang lagi ngapain?" Tanya ku dalam hati sambil melihat foto-foto kebersamaan kami selama dia berada di kota ku ini.
"Ya Allah tenangkan lah hati ku ini. Jangan aku terlalu memikir kan dia yang belum tentu memikirkan aku di sini" Batin ku memejamkan mata.
__ADS_1
Andai saja kami ini satu daratan, dan telah terbangun jembatan antara Pakning dan Bengkalis yang tidak perlu lagi menunggu lama saat ingin menyebrang, pasti aku sudah tiba di sana bersama Dika. Sungguh rasa rindu ini sangat dalam ku rasa kan. Kalian pasti pernah merasakan hal yang sama saat merindukan seseorang yang sangat dalam seperti ini bukan? Dapat dia mengubungi kita satu kata saja sudah membuat hati ini merasa tenang dan mengembalikan mood kita.
"Ayo lah Dika, kasih aku kabar sekali saja agar hati ini tenang" Ujar ku berbicara sendiri. Yah seperti biasa meski rindu ini aku rasakan, tapi tetap ku tahan untuk menghubungi laki-laki itu terlebih dahulu. Yah gengsi dong menghubungi nya terlebih dahulu.
Ku lirik jam di di ponsel ku. Baru jam tujuh tiga puluh.
"Keluar sebentar ah, suntuk banget di rumah" Batin ku.
"Dek, keluar yuk, suntuk di rumah" Ajak ku mengirimkan pesan singkat kepada adik sepupu ku.
"Oke kak, sebentar ya kak aku siap-siap dulu"
__ADS_1
"Iya aku juga mau siap-siap ini" Ujar ku.
Aku pun masuk ke dalam rumah ku untuk bersiap-siap keluar malam ini bersama adik sepupu ku untuk menghilangkan rasa kesuntukan di hati ini.