TAKDIR

TAKDIR
menyerang


__ADS_3

"Saya heran , mengapa mereka mengincar Mr Doni ?...


ada masalah apa ?..


sedangkan Mr Doni tak mempunyai musuh ." ucap James ia bertanya sendiri dan menjawab sendiri .


Mark terdiam mendengar nya. tak tahu harus bicara apa.


"Hal itu sedang kami selidiki." merasa tak enak hati . mencoba menyelidiki


"Supaya cepat dan masalah ini segera selesai .pihak kamu menyelidiki dan pihak aku juga akan menyelidiki. kita bareng mencari tahu , siapa sesungguhnya dibelakang layar kerusuhan ini." ucap James panjang lebar. terdengar ia menarik nafas panjang.


"Ok..."ucap Mark menutup telefon nya. sambil memijat dahi yang tiba - tiba kepala pusing .


kembali tangan Kwong bekerja di atas keyboard mengetik sedemikian cepat .


"Sir (tuan)..."dengan tatapan mata masih ke komputer lama nya. tapi tangan nya menunjuk ke sebuah lokasi.


"Ada apa ???..." memajukan badan nya mengikuti arah telunjuk Kwong .


"Ada pergerakan di sebuah lokasi hutan belantara. tempat mereka bersembunyi dan seperti untuk pertemuan.


dan mafia yang selama ini kita pikirkan ternyata benar ."ucap Kwong panjang lebar.


"Kita tidak ada masalah dengan mereka , untuk apa , ada apa , kenapa ??." tanya Mark beruntun merasa heran dan geram.


"I don't now ( saya tidak tahu ) .


wait ( tunggu ) . " tangan yang masih menari lincah di atas komputer .


"Mungkin ...


mungkin sir ..ada yang mereka incar ." masih tangan di atas komputer .


"Apa ????....


"Tambang emas ..." Kwong melirik Mark.


"Tambang emas...tambang emas ." Mark mengingat - ingat.


"Lantas apa hubungan nya dengan Aldi , apa Aldi musuh bangsawan itu ??..." memandang Kwong.


"Ini masih kemungkinan tuan ." melirik Mark dan meneruskan lagi..


tangan lincahnya masih mencari data


"Ah haaa...."jerit Kwong sontak berjingkrak.


"Ada apa ???...." tanya Mark datar.


ia pusing dengan masalah yang belum dapat di ketemukan. tapi melihat anak buah nya senang seperti sedang menang lotre .


"Ternyata tuan , Mr Hans Anderson...


ia Biang kerusuhan selama ini ." sambil tangan nya memencet enter.


"Ha dia...


sang bangsawan ????...." ucap nya duduk lemas.


pikir nya bagaimana cara menghadapi bangsawan ?????.....


"Untuk apa sang bangsawan mengincar Mr Doni ???..." tak percaya .


"Mungkin...persaingan dan ingin merebut ." argumen Kwong.


"HM....


berapa kira - kira kekuatan mafia itu.


Kwong tak menjawab , jari nya masih menari di atas keyboard komputer.


"Hmm...kurang lebih 100 orang ." jawab Kwong menatap Mark.


"Kamu tahu kekuatan kita ??.


dan ada berapa kekuatan pasukan Mr James .? " Menghitung kekuatan masing -.masing.


"Jika kekuatan kita di gabung dengan kekuatan Mr James , mungkin akan sama ." melihat komputer nya yang tiba - tiba berkedip.


"Wah kita ketahuan , mereka akan membalas. " jerit Kwong terhentak .terlihat berbagai angka berputar .


tetapi dengan santai Kwong menghapus dengan kode yang ia beri nama Mr xx.


" rasakan Mr xx .."Kwong menyeringai


Dan...


y o u l o s e ..


"ha..ha..ha...kamu mau melawan Mr x ku ." teriak nya girang melompat .


"Kwong , cek lokasi kita masih aman atau tidak ." tiba - tiba Mark merasa tak tenang.


Mendengar peringatan Mark ,Kwong kembali ke laptop nya , yang ia bawa kemana ia berada.


dimana ia menyimpan denah lokasi.


markas mereka.


Mark berfikir , jangan - jangan ini hanya modus mereka untuk mengalihkan agar Mark dan teman -.teman nya lengah.


Kembali Kwong mengotak Atik laptop nya .


sambil melirik komputer nya juga. dalam posisi aman atau tidak. ternyata aman.


"Aman sir..., saya kunci erat - erat ." ujar nya sambil tertawa.memperlihatkan gigi putih nya.


"Syukurlah." mengambil benda pipih pintar dari kantong celana panjang nya.


Mark menghubungi James dan menceritakan penemuan nya.


ternyata James pun melalui anak buah yang turun gunung .sudah mendapatkan info langsung ke tempat lokasi...


"Ok...nanti malam jam 19.00 . kita bertemu di arah jam 10 .".James memakai kode yang hanya mereka yang tahu.


"Ok.." Mark mengangkat kedua alis nya. tak tahu harus bertanya apa. merasa heran dengan kalimat James.


walau hanya mengiyakan saja.

__ADS_1


malu bertanya , ia melirik Kwong.


"Kamu tahu apa arti arah jam 10 ."Mark mengaruk kepala yang tak gatal.


"Ha..ha..ha...mengapa anda tak bertanya ." kembali menunduk saat Mark memandang tajam.


"Arah jarum jam 10 berati sebelah ...


berarti itu.... " Mark mendelik tak percaya ketika mengetahui tempat pertemuan mereka.


"Yes sir ( ya tuan ) , disitu tempat nya ." kembali fokus dengan komputer .


****


tepat pukul 19.00 , Kwong dan Mark ,tiba disebuah rumah yang terlihat kumuh. sebuah markas.


untuk memasuki rumah itu . mereka harus memakai sandi.


sandi itu hanya menyebutkan pelan angka 2234 dengan tepat. jika salah pintu tak akan terbuka.


Ting...


pintu terbuka.


saat terbuka , dari luar terlihat hanya rumah kumuh.


tetapi begitu pintu terbuka , terlihat aula yang sudah dan bisa menampung 200 orang.


"Ah mark silahkan masuk ." ucap James.


sudah berkumpul James , squrd mafia senjata, dan terlihat lebih dari 100 orang .


James memperkenalkan para mafia itu.


"Kenalkan saya squrd . James teman saya ." ucap nya sambil membusungkan dada.


Sedangkan Kwong , lebih memilih untuk membuka laptop yang dibawa kemana saja ia pergi. dengan tangan menari di atas keyboard.


"Ayo kita mulai diskusi waktu kita sangat sempit . kita harus mencari tahu bagaimana cara untuk melumpuhkan biadab itu ." James mulai geram.


"Kita harus bergerak dari seluruh penjuru . " ucap Squrd sambil mengelus dagu nya.


"Untuk lebih mempersingkat waktu , apa kita tidak memakai helikopter. " memperhatikan peta di laptop Kwong.


"Now...mereka memiliki radar. kedatangan kita , akan sangat gampang mereka ketahui ." ucap Kwong dengan mata tetap di laptop.


"Lalu , kita harus bagaimana ?." mengangkat satu alis nya mendengar ucapan Kwong.


"Lewat darat , hanya itu yang bisa kita lakukan. disana pun ." Kwong menyela Mark ketika ia akan berbicara.


"Disana pun jika kita tidak hati - hati , kita akan disambut ranjau ." ucap Kwong dengan wajah memucat. begitu mengetahui lokasi yang penuh dengan ranjau.


Seisi gedung menatap tajam Kwong. antara bingung dan tak tahu harus bagaimana.


"Apa tidak ada jalan lain Kwong ?." ucap Mark melupakan , ia akan berbicara apa ke Squrd.


" Seperti nya tidak ada ..." kembali berkutat dengan laptop nya.


"Coba kamu cari lebih teliti , apakah ada jalan lain atau kita ,lewat jalan ranjau itu.


melihat Squrd yang terdiam . terlihat wajah yang berfikir keras.


"Bagaimana Kwong ." .semakin berdebar.


disana berpagar duri dan jika kita salah memegang salah satu pagar berduri itu. alarm akan berbunyi dan booom.." ucap Kwong semakin serius dengan penemuan nya.


Gleeeg...


James, Mark dan Squrd menelan ludah nya dengan kasar. saling menatap satu dengan yang lain.


"Lalu bagaimana Kwong , apa yang harus kita perbuat. ???." Mark mengaruk kepala nya yang tak gatal .


"Harus ada yang bisa menjinakkan bom. tiap sisi kawat berduri ada bom. letak bom dimana saya belum menemukan nya sir ." mengusap wajah nya kasar.


gleeeg...


semua hanya menelan Saliva nya dengan kasar.


****


Matahari sudah tengelam .


Dengan mengendarai mobil Jeep . dan berhenti di hutan. rombongan itu berjalan.


berjalan masuk ke dalam hutan belantara yang lebat. melewati laut , perbukitan dan gunung.


untung saja anak buah Squrd terlatih dengan itu semua.


"Tau begini , aku bawa Ferrari agar cepat sampai , entah mengapa aku merasa perjalanan terasa lamban sekali ," omel Squrd sambil berjalan dengan mata tajam memandang ke depan.


Mark dan James hanya saling berpandangan. mereka tau , jika perjalanan kali ini terasa menegangkan


tiga jam perjalanan mereka tempuh , hingga mereka menemukan sebuah rumah besar . sangat besar menyerupai istana.


lokasi yang sangat luas , dikelilingi hutan lebat yang sangat sempurna untuk tempat persembunyian .


Mark , Kwong dan Squrd , turun dari mobil dan menatap kedepan .


dimana terlihat rumah yang berpagar tinggi ditambah kawat berduri.


tak di komando yang lain ikut turun dan menutup Jeep mereka dengan dedaunan.


"Menunduk , ada penjaga di atas ." teriak Kwong ketika mata nya melihat cahaya sorot lampu . dengan cepat tiarap di antara semak- semak.


diikuti dengan yang lain nya.


terlihat sorot lampu dari atas tower.


lampu itu berputar kekanan ke kiri begitu terus sebelum lampu itu menyorot ke lain tempat .


"Kita tidak tahu , markas Hans dan mafia itu . tetapi kita harus berfikir bahwa kita harus bersiap untuk menyerang nya ." Mark melihat sekeliling nya.


"Double tree , kalian merayap ke pagar dan segera jinakkan boom itu ." perintah Squrd melalui microhpone kecil .


perintah Squrd kepada double tree.


sebutan double tree adalah singkatan dari truman , Trias dan tri . panggilan Squrd untuk ketiga laki - laki andalan nya dalam menjinakkan boom.


"Siap tuan ." ucap double tree berbareng.

__ADS_1


siap meluncur , sesuai perintah .


"Lampu itu mengarah ke kita..


kembali tiarap ." perintah Kwong. saat ia melihat ke atas.


dan benar , sorot lampu itu mengarah ke rombongan itu berada. seperti tahu ada yang datang.


"Shiit...trauman. bunuh dia. menghambat saja .' perintah Squrd jengkel kepada si pelempar pisau handal.


Tampa perintah ke dua kali nya , ia melempar pisau sambil melompat ke arah tower.


ujung pisau yang teramat tajam itu , melaju secepat kilat menancap di tengah kening sang penjaga tower.membuat sang penjaga tower itu sontak terdiam dan tak bergerak sama sekali.tebasan pisau nya mengenai tengkorak kepala nya dan tetesan darah mengalir dengan deras.


"Rupa nya yang menjaga tower ini hanya seorang , kupikir ada beberapa orang ." batin trauma melihat kedalam tower itu. sebelum melompat trauman memutar arah lampu itu, memutar ke arah sebelah kanan. dan melompat sambil merayap turun seperti Kera.


"Good job Trauman ." seru Squrd melihat andalan nya sudah tiba dengan cepat.


merayap dengan perlahan , dengan membawa alat pelacak bom , double tree memeriksa tiap sudut. agar mereka tak gegabah.


dan terjadi sesuatu yang tak diinginkan nya .


****


"Kwong bisakah kamu selidiki dimana letak bom itu berada , untuk mempersingkat waktu , aku jenuh terlalu lama ." ucap Trias sambil tangan nya mulai mencari peralatan di kantong Doraemon nya.


Tak menjawab , Kwong dengan lincah menari di atas keyboard.


"letak nya disini , disini dan disini ." tangan nya memangil Trias. sambil menunjukkan beberapa titik letak bom berada.


tit....tit...tit...tit...terdengar suara bom .


Trias menghampiri Kwong. melihat memperhatikan dan berjalan menghampiri pagar berduri itu.


Tri mengikuti dari belakang.


"Hati - hati Trias , seperti nya kabel dalam bom ini sangat rumit. " mengambil alat semacam detektor , untuk mengetahui kabel mana yang bisa untuk mereka potong.


jangan sampai terbalik , jika terbalik akan percuma . boom itu tetap akan meledak.


Perlahan dengan sedikit gemetar Trias memperhatikan tiap warna kabel itu.


"Bagaimana kamu sudah ketemu , kabel mana yang akan di potong ." sambil meneliti tiap - tiap jalur kabel itu.


"HM..."tri berjalan ke tiap titik yang di beri tahu Kwong .


"Seperti nya , kita harus memotong kabel sekaligus , bertiga. serentak tidak boleh satu persatu ." masih memperhatikan letak bom itu berada.


'Bagaimana , siapa yang sanggup ." tanya Trias .


"kamu double tree , yang mengerti ." ucap Squrd.


"kita bertiga ." ucap Trias tertawa seakan pekerjaan menjinakkan bom itu hanya sebuah mainan biasa yang sering ia lakukan.


"lest go..." Trias mengajak kedua teman nya mulai bekerja.


Terlihat ketiga orang berjalan menuju tiga titik bom itu di letakkan.


"Aku hitung sampai tiga , kita mulai bergerak ya ." melihat kesiapan ke dua teman nya ..


"One ( satu )...two (dua)...three( tiga )


go pegang dulu kabel warna merah ." perintah Trias terlihat double tree bergerak cepat.


lebih meneliti kabel mana yang akan mereka potong.


"Potong yang mana Tri ..." teriak tertahan Trauman. bersiap dengan tang di tangan.


sementara Trias masih terlihat berfikir.


tittt...tiit....tiiit..


nada bom itu membuat semua orang yang menunggu dengan keringat dingin.


menunggu kerja double tree .


"Merah one, two , three go ." double three serentak memotong kabel merah itu.


titt..tiiit....tiiiiiiiiit.


dan bom itu tak terdengar suara nya.


lampu di bom itu mati , bertanda bom berhasil di jinakkan.


"Syukurlah.."double tree mengelus dada tanda lega.


tapi tidak dengan Kwong.ata nya menyipit memandang bom yang belum 100 % ia percaya sudah tidak aktif lagi.


"Kebalik ..mereka menjebak kita dengan masang kabel yang kebalik ." bergerak secepat kilat tanpa di ketahui double tree. Kwong sudah memotong kabel warna biru .


dan kembali terdengar bunyi.


sontak double tree dan semua orang yang berada mundur tiga langkah , kaget dengan yang mereka lihat.mundur bersiap dengan kemungkinan yang terjadi.


tiiiiiiiiit... dan terhenti.


****


Akhir nya semua bisa bernafas lega.


"Saat aku mendengar suara mobil mendekat menunduk ." bisik Mark .


sontak semua tengkurap.


dari jauh terlihat beberapa mobil mewah bergerak masuki halaman rumah mewah itu .


beberapa mobil mewah itu , masuk setelah pintu pagar itu terbuka secara otomatis.


"Huff...untung saja kamu dengar Mark ." bisik Squrd dengan mata melihat kedepan .


"Hans...dan para mafia ." bisik Kwong.


"Mereka akan hadir setiap seminggu sekali ." ucap Squrd memandang tajam pintu yang sudah tertutup rapat.


"Bagaimana , apa kita serang mereka sekarang ??...."Mark meminta pendapat Squrd.


"Lebih cepat , lebih baik. kebetulan mereka datang . biar kita tebas sampai akar nya ." geram.


"Ok...lanjut guys. kita siap ." memberi isyarat ke double tree.

__ADS_1


double tree kembali memeriksa apakah masih ada bom yang terpasang.


maaf guys . selalu terlambat .


__ADS_2