TAKDIR

TAKDIR
mendapat dukungan


__ADS_3

Max berjalan kekanan dan kiri , bolak balik 5ak menentu seperti gosokan.memikirkan bagaimana jalan keluar untuk masalah ini . para anak buah bodyguard hanya melihat Max , tanpa berani menegur atau pun nertanya. saat itu max membawa anak buah nya hanya lima belas orang .


dirumah Doni sudah berkumpul Jio, Cuan dan yang lain nya. wajah - wajah yang terlihat tegang.


Tiba - tiba


Kriiiiiinnnnnnng...


Joe caling..


"Akhirnya beliau menghubungi kita ." jerit Max hingga tanpa sadar ia melompat senang . menyambar handpone yang tergeletak di meja makan.


📱Hallo Max...." ucap Joe diseberang sana.


📱Yes sir (ya tuan ).


📱Kamu menghubungi saya ?


maaf saya tak melihat handpone , saya sangat sibuk dengan perusahaan yang kembali normal dan Mr Bruno yang baru sembuh , walaupun Mr Bruno sudah sembuh ia belum 100% bisa menjalan kan perusahaan , kondisi nya belum meyakinkan untuk terlalu lelah.belum lagi sang istri yang stres selalu menanyakan keberadaan sang anak kesayangan nya Via , selalu ia berkata.kapan anak ku kembali....


hingga membuat Mr Bruno tak dapat menjawab dan sang istri selalu menangis. hingga akhirnya ia tak dapat bekerja ." ucap Joe panjang lebar terdengar nada menyesal.


📱is ok sir ( tidak mengapa tuan )...


📱ada apa kamu menghubungi ku ." tanya Joe mengangkat satu alis nya. sambil mata tetap ke layar monitor laptop , ia merasa ada sesuatu hingga tidak seperti biasa nya Max menghubungi Joe.


Max lalu menceritakan dan meminta maaf jika hingga kini , belum menemukan Via.


📱Whattt.(apa)...


Via di culik, ko bisa ??


sudah diselidiki siapa bilang kerok nya ?


apa salah Via hingga ia diculik ?." cecar Joe marah. ia harus bilang bagaimana jika Mr Bruno menyuruh nya menghubungi Via. baru saja masalah perusahan selesai timbul masalah baru.


📱maafkan kami tuan , atas kecerobohan Kami ." ucap Max merasa tak enak hati.


📱Tapi Cuan anak buah saya sudah menemukan letak titik terakhir mereka membawa Via. dan terlihat jika Via di sembunyikan seperti sebuah mansion.


perjalanan kesana tidak bisa melalui darat banyak jalan curam dan terjal dan jurang .." cerita max panjang lebar.


📱Huuuf..


saya harus bagaimana jika Mr Bruno bertanya." sesal Joe. sambil mengurut kening nya yang tiba - tiba menjadi pusing .


Max terdiam mendengar nya.


📱ok..malam ini juga , anda akan saya jemput dengan kendaraan khusus. jangan sampai terlihat jika kami menjemput anda. dan anda harus menyamar. sebab saya yakin Doni , anda dan semua yang menyangkut Via , kalian sudah diincar oleh mereka." ucap Joe menarik nafas panjang. setelah tahu yang sandera Via adalah mafia .


📱A..Anda yakin itu ?." tanya Max gugup.


📱Ya..


📱sebab.anak buah saya berkata. jika rumah Doni setiap hari selalu diintai orang .


📱Whattt ( apa)." teriak Max sampil membuka sedikit hordeng rumah Doni.

__ADS_1


"Mengapa selama ini ia tak mengetahui nya ." batin Max dalam hati. merasa malu pada diri sendiri .mengapa ia begitu ceroboh.


📱tapi kita berhubung lewat handpone apa tidak ada yang menyadap sir ?." tanya Max ragu.


📱Aman...jika bertemu nanti , anak buah saya memakai kode flower (bunga), karena mereka belum mengenal anda . bersiap-siaplah , mereka akan jalan mulai sekarang ."ucap Joe tegas


"Ok..thanks sir." mematikan handpone nya


"Oh my...."jerit tertahan Max. sambil tangan nya memberi isyarat ke Cuan dan Jio.


Cuan dan Jio mendekat.


"Ternyata apa yang di ucapkan oleh Mr Joe benar , rumah Doni selalu di incar mereka, lihat arah jam 10 ." ucap Max mundur . memberi tempat untuk Cuan dan Jio melihat.


****


"Kurang ajar. berarti selama ini mereka mengetahui gerak gerik kita dan kegiatan Doni. maka nya dengan gampang ia menghadang Doni dan membuat nya tak siuman sampai saat ini dan menyandera Via, mengapa kita lalai tak mengetahui jika ada yang mengintai kita ." ucap Jio geram mengepal tangan nya.


"Jadi kita harus bagaimana ?." tanya Cuan menatap Max.


"Apa kita tembak dari sini ." Cuan mengambil senapan nya dibalik saku jaket.


"Now ( tidak)


Saya, Cuan dan Jio , serta lima yang lain . ikut aku.


sedang kan lima yang lain pura - pura berjaga. sisa lima orang bawa mil ke arah kanan , lihat ada yang mengintai kita tidak.kalau tidak. putar ke arah kiri..jemput kita dirumah unggu ." ucap Max panjang lebar .


"Tapi kamu sio pura - pura berjalan keluar ya , pura - pura sedang patroli .agar kamu bisa lihat ada yang berapa yang mengintai rumah ini , takutnya lebih ." perintah max sekali lagi.


"Cepat kalian keluar. saya akan matikan lampu , seolah - olah aku, Jio dan Cuan sudah tidur." memandang keluar. terlihat dua orang laki - laki yang mengintai dari balik mobil Jeep mereka.


dengan cepat Cuan berlari tanpa suara. ia mematikan lampu - lampu kamar.


menyusul Max mematikan lampu ruang tamu.


dan yang lain keluar pura - pura berbincang santai.


"Kia..bilang bos , kita pinjam mobil nya. bersenang - senang sedikitlah ." sandiwara Amo sang bodyguar berkepala plontos .


"Sip...cepatlah keluar , aku mau tidur ," berjalan membuka pintu gerbang . sambil melirik mobil Jeep yang sedang mengintai mereka.


"Kijang hanya ada dua ekor ." ucap Kia di aerphone nya.


"Ok...bersiap lah semua.kita makan enak ." canda Jio melirik Max .


"Makan enak kalau ada paha -paha mulus bergairah aku ." jawab si kepala plontos Amo. yang terkenal sangat konyol.


Ha .ha..ha..ha


terdengar tawa lepas mereka. sambil menjalankan mobil nya masing -masing keluar dari halaman.


"Diamlah kalian , cewe saja yang kalian pikirkan ." sentak max.


dan semua nya terdiam.


Tak curiga sang pengintai memandang kegiatan para bodyguar dan melaporkan .

__ADS_1


Kia menutup pintu gerbang . dan bergabung dengan teman - teman nya patroli sambil main kartu.


"Kia dan yang lain kalian jangan santai bersiaplah , sandiwara kalian bagus ." ledek Cuan lagi.


"Patut dapat piala , hahahaha ." sambung Amo menjalankan mobil nya. Amo membawa mobil dan berhenti di ujung jalan , melihat apakah ada yang mengintai nya.


"Sudah kalian diamlah ." bentak max.


"Tak ada kijang ." ucap Amo memutar balik mobil. diikuti yang lain


"Ayo...kita keluar lewat ruang rahasia ." ucap Max menekan tombol dibelakang bufet .


Terlihat bufet berputar , dan tampak sebuah ruang yang lengkap dengan sofa meja dan lampu .


Setelah semua masuk , Max menekan tombol kembali dan bufet itu berputar menutup.


"Ayo cepat " ucap Max setengah berlari memasuki sebuah terowong seperti 5ak berujung.


setengah berlari mengejar waktu , kurang lebih lima belas menit. akhirnya sampai diujung. terlihat hanya sebuah tembok . seperti jalan buntu.


****


Kembali Max menekan sebuah tombol kecil seperti on/of lampu.


dan terlihat tembok itu berputar .


"Kita sampai. " ucap Max , menunggu yang lain keluar dan ia menekan kembali tombol untuk menutup nya .


Belum lima menit Max dan yang lain mengatur nafas karena berlari , tiba - tiba datang sebuah mobil kijang berwarna hitam dan keluar seorang pria bertubuh tegap.


berjalan mendekati rumah unggu dan mengetuk pintu.


tok...tok...tok..


Kreeek..


"Flower ( bunga )." ucap Max langsung tak ingin menunggu lama.


"Ya Flower Mr Joe ." ucap nya tersenyum ramah sambil menunduk kan kepala.


dengan kedua tangan menyerahkan sebuah bungkusan


"For you sir .( ini untuk anda tuan ) di dalam plastik ada wig dan baju. Mr Joe meminta agar anda mengganti baju ." ucap nya tersenyum.


Max mengambil bungkusan itu dan membuka nya...


terdapat beberapa wig dan baju...


Seperti baju seorang salesman.


Dengan berat hati Max mengambil dan membagikan nya.


Wig dan beberapa baju .pas dengan ukuran masing -.masing.


Berjalan santai tapi tetap waspada. Max , Cuan dan Jio serta beberapa bodyguar memasuki mobil.


Amo dan teman nya yang sudah sampai . dengan segera para bodyguar memasuki mobil dan mengikuti Max dari belakang

__ADS_1


terima kasih ..


like dan cmn anda sangat kutunggu dan berarti .aaf apa bila ada typo


__ADS_2