TAKDIR

TAKDIR
saat terindah


__ADS_3

"Wajah Willy semakin pucat "batin Via sambil duduk disebelah Willy.


Sambil makan Via melihat Willy..


"Aku memang ganteng....jangan dilihatin terus nanti luntur "goda Willy tersenyum..


"Hug...Via tersedak mendengar godaan Willy .


"Nah tersedak , maka nya jangan lihat lama - lama....


"He..he..he....tawa Willy sambil memberikan segelas air...


"Huuu..Via memajukan bibir nya .


"Jika seperti ini kamu mengemaskan "ucap nya tersenyum.


"Sudah makanlah....


"Salju turun hari ini , mudah - mudahan besok tidak ,agar aku bisa pergi "ucap Willy datar


Terlihat kedua orang tua Willy menahan sedih akan mendengar perkataan anak semata wayangnya itu.


"Memang mau kemana ???.. tanya Via menahan air mata nya .


Willy hanya terdiam , melihat itu perasaan Via menjadi tak menentu...


"Mudah - mudahan ini hanya perasaan ku saja "batin Via merasakan akan ada sesuatu yang hilang , entah apa , ia sendiri tak tahu dengan perasaan nya seperti ini.


Hari ini salju turun tak henti nya, membuat orang semakin malas beraktifitas.


Tidak dengan Via , ia yang sedang kuliah online sampai selesai kuliah .tetap didepan laptop nya...belajar...


Hingga jam menunjukan pukul 12.00 siang.


Sadar cacing diperut nya sudah berontak minta diisi, Via keluar dari kamar .


"Pada kemana ko sepi "ucap Via berjalan mencari - cari...


Hingga di ruang makan...hanya ada pasutri itu...

__ADS_1


"Via, ayo makan "ucap nya...


"Willy mana ???...


"Dikamar nya, coba anda pangil mungkin jika kamu panggil ia mau makan "ucap Mrs Bruno dengan wajah yang memerah, seperti menahan tangis.


Tok...tok..tok.


"Willy...kamu sedang apa ? "ucap Via sambil membuka pintu .


"Masuk lah Via...


Terlihat Willy sedang di meja kerja nya...


"Sedang apa ???...


"Biasa..."ucap nya tersenyum...


Tapi Via melihat , hari ini Willy terlihat lain.


Pucat tapi....


"Kita makan siang Wil....mama kamu sudah menyiapkan untuk kita "ajak Via.


"ok...."ucap nya ia berjalan keluar dari kamar .menuju ruang makan.


"Duduk disini sebelah ku Vi "sambil menepuk - menepuk akursi disebelahnya


****


Willy makan dengan sangat lahap...sampai nambah berulang - ulang.


"Ya Tuhan anak ku makan lahap seperti itu, tidak biasa nya "batin Mrs dalam hati


Selesai makan Via dan Willy duduk di ruang tamu...


Berbincang - bincang dengan sangat akrab..


Willy memandang Via dengan mesra.

__ADS_1


"Via....aku sangat bahagia banget sudah menjadi kekasih mu, walau hanya sebentar !...


"Haaa....maksud nya sebentar ???


"Kamu mau tinggalin aku "Via menatap Willy intens...


"Tidak sayang....aku akan jadi milik mu selama nya, walau....


"Apa...walau apa Willy...."tanya Via, berusaha untuk tersenyum.


"Willy sudah lain "batin Via dalam hati.


****


"Walau....aku tak lama lagi Via...


"Stop don't, jg bicara seperti itu...now.


"Aku tak mau mendengar "ucap Via dengan.wajah memerah menahan tangis ..


Mendengar itu, Willy memeluk Via ...


"Aku tak lama lagi Via "batin Willy...


Via .


malam pun tiba, saat makan malam, Willy seperti tadi siang makan dengan lahap..


"Wil...apa.masakan mama terlalu enak , hingga kamu makan dengan lahap seperti itu ? " tanya Mrs Bruno.


"Masakan mama the best "jawab nya..


"Mama masak sama seperti hari - hari kemarin ...


"Tapi ini makanan yang terenak "ucap nya santai...


Sang mama memandang anak semata wayang nya , dengan menahan air mata haru...


Memandang Via yang telaten mengambil makanan untuk Willy

__ADS_1


__ADS_2