TAKDIR

TAKDIR
siapa dia 2


__ADS_3

"Bapak sering melihat nya ? " tanya Via masih penasaran.


"Saya seperti nya baru melihat non " berjalan mendekati.


"O..ya sudah pak " ucap Via sambil mengambil tangan bapak penjaga kubur dan memberi nya uang.


"Terima kasih non...terima kasih " ucap nya senang.


"Saya nitip makam orang tua saya pak , di bersihkan...nanti akan ada orang yang mengantar sedikit uang rokok ...


"Baik non ...


"Bapak nama nya siapa ??..


"Saya Kasto non..


"Ok...pak Kasto , terima kasih banyak pak " berjalan perlahan dan duduk memandang makam kedua orang tua nya..


"Sama -sama non..." memandang Via kasihan....seperti menahan tangis.


"Ayah dan ibu , Via datang , Via baik - baik saja...


Via sekarang sudah berhasil , terima kasih doa- doa ibu dan bapak " Via menghapus air mata nya yang ditahan akhir nya jatuh juga.


"IKS ..IKS...doa kan anak mu kuat ibu , bapak ...


"Via menghadapi dilema , harus menuruti ke inginkan Mr Bruno atau tidak " memeluk nisan kedua orang tua nya yang di makam bersebelahan...


"Ya...aku harus menuruti kata - kata dad , kasihan ia berharap kepada ku , ia sudah menganggap ku anak sendiri ,dan aku harus berbakti " Via bicara sendiri...


sambil mengelus nisan ibu nya...

__ADS_1


Setelah Tabur bunga selesai , ia menitipkan kebersihan makam kedua orang tua nya, lalu ia pergi .


Kembali melihat rumah yang terbakar , yang sudah di rubuhkan oleh team nya..


kriiiiinng....


kriiiiigggg.....


handpone Via berbunyi.


"Yes mam " mengapit handpone itu antara kuping dan pundak.


"Sayang kamu jahat , tiba di Indonesia sudah beberapa hari tidak menghubungi mam " terdengar suara yang serak seperti habis menangis.


"Bagaimana mau menghindar coba , jika Mrs Bruno sangat sayang pada ku seperti ini ' batin Via terhentak mendengar ucapan Mrs Bruno.


"Via...hallo, apa kamu marah dengan dad and mam " ucap nya...


"I'm so sory....


"Are you ok " dengan nada yang khawatir.


"Yes mam....I'm ok...


"Are you sure ??? " tanya nya tak percaya .


Merasa tak enak hati lalu Via menceritakan mengapa ia terlambat menghubungi orang tua angkat nya.


"Oh...jahat sekali mereka.


But ...are sure , masih lama disana ???...

__ADS_1


"Now mam...


Jika utusan ini selesai Via ,kembali ke mama " ucap nya terharu..


"Ok...I'm wait for you...


Selesai berbicara dengan sang mama , Via bergegas mandi...


****


Sebulan sudah Via di Indonesia , mini market sudah selesai.


Dan Via memberi modal mini market tersebut.


Dengan di antar om dan Tante , Via kembali mendatangi makam kedua orang tua nya , tang sudah tertidur tenang disana.


Kembali terlihat makam kedua orang tua nya , ada yang mendatangi.


Terlihat ada bunga yang masih segar disana.


"Siapa ada yang datang " batin Via melihat kekanan dan kiri


Tapi ia tak mendapat kan siapa pun.


"Ah sudah lah " batin Via.


"Bapak dan Ibu , Via mau kembali ke Amerika, banyak pekerjaan yang Via tinggalkan disana , doa kan ya Bapak Ibu , agar anak mu selalu dalam lindungan NYA " ucap Via memeluk kedua nisan , menahan air mata yang akan jatuh.


"Sudah nak jangan menangis , kedua orang tua mu sudah senang di atas sana melihat kamu sudah sukses " ucap om .


terima kasih sudah mau hadir disini.

__ADS_1


like dan comend dung


__ADS_2