TAKDIR

TAKDIR
PART 35


__ADS_3

"Aku tidak tahu bagaimana caranya aku berterima kasih pada kalian." Renata menatap satu persatu orang-orang baik di depannya. Kedua matanya berkaca-kaca. Merasa terharu dengan kebaikan mereka yang membantunya hingga sembuh.


"Kamu tidak perlu berterima kasih pada kami. Kami ikhlas melakukannya. Kami sangat bahagia karena akhirnya kamu bisa sembuh secepat ini. Ini sungguh keajaiban Tuhan, Sayang," ucap Iren sambil tersenyum. Perempuan itu kembali memeluk Renata.


Setelah berbulan-bulan menemani perempuan yang sudah ia anggap sebagai putrinya itu, perasaan Iren sebagai seorang ibu pada Renata semakin dalam.


Iren sungguh sangat menyayangi Renata seperti putrinya sendiri. Bukan hanya Iren, Dika, sang pengacara yang dulu mengurus perceraian Renata dan Bima juga sangat menyayangi gadis cantik itu.


Bagi mereka berdua, Renata adalah seseorang yang sangat berarti. Iren dan Dika bahkan berharap, semoga hubungan mereka dan Renata bisa lebih hanya sebagai putri angkat saja. Mereka berdua ingin menjadikan Renata sebagai menantunya.


Akan tetapi, mereka hanya bisa berharap. Mereka berdua memang mengetahui kalau Devan, putra mereka sangat mencintai Renata. Namun, mereka berdua juga tahu, kalau sampai saat ini Renata hanya mencintai Bima, mantan suami yang sudah meninggalkan luka yang sangat dalam di hatinya.


"Terima kasih, Devan karena kamu tidak pernah lelah membantuku sampai akhirnya aku bisa kembali berjalan," ucap Renata pada dokter tampan yang kini duduk di hadapannya.


"Sudah aku bilang, semua itu karena semangat kamu yang ingin sembuh. Aku hanya membantumu sedikit." Devan tersenyum. Wajah tampannya terlihat sangat bahagia.


"Kamu memang yang terbaik. Aku berhutang budi padamu, Dev."


"Tidak ada hutang budi, Ren. Kami semua ikhlas menolongmu." Devan kembali tersenyum. Rasanya, ingin sekali ia menarik perempuan itu ke dalam pelukannya.


Sungguh! Semakin hari, rasa cintanya pada Renata semakin besar.


Seandainya saja kamu mau memberikan aku kesempatan untuk bersamamu, aku pasti akan sangat bahagia.


Devan menghela napas panjang. Pandangannya tak lepas dari Renata yang kini sedang tersenyum menanggapi ucapan Iren dan Dika.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita merayakan kesembuhan Renata dengan makan malam di luar." Iren menatap Renata dan Devan bergantian.


Perempuan paruh baya yang masih terlihat sangat cantik itu tersenyum.


Renata mengangguk setuju, begitupun dengan Devan.


"Gimana, Pa? Papa setuju?" Iren menatap suaminya


"Tentu saja. Papa akan merayakannya dengan kalian." Dika tersenyum menanggapi pertanyaan istrinya.


***


"Renata, maukah kamu menikah denganku?"


Mereka saat ini sedang berada di sebuah restoran mewah. Mereka berempat baru saja selesai makan malam saat Devan tiba-tiba saja melamarnya.


Namun, ternyata bukan hanya Renata saja yang terkejut. Iren dan Dika juga merasa terkejut karena Devan tiba-tiba melamar Renata tanpa sepengetahuan mereka.


Kedua orang tua itu menatap Devan dan Renata bergantian. Jantung mereka ikut berdebar. Mereka sungguh berharap, semoga lamaran Devan diterima oleh Renata. Dengan begitu, impian mereka untuk menjadikan Renata sebagai menantu terkabul.


Begitupun dengan impian Devan yang ingin sekali meminang Renata sebagai istrinya.


"Renata, maukah kamu menikah denganku?" Devan kembali mengulangi pertanyaannya.


"Devan ...." Renata menatap laki-laki itu dengan kedua mata berkaca-kaca.

__ADS_1


Sungguh! Dirinya memang belum mencintai Devan. Namun, rasa cintanya Devan yang begitu besar membuatnya terharu.


Tidak pernah ada lelaki yang mencintainya sebesar cinta Devan padanya. Bahkan Bima, lelaki yang sangat dicintainya juga tidak pernah mencintainya sedalam rasa cinta yang Devan miliki.


"Renโ€“"


"Ya. Aku mau. Aku mau menikah denganmu, Dev."


BERSAMBUNG ....


Maaf ya, Author baru sempat update ๐Ÿ™


Sambil nunggu update selanjutnya, yuk, mampir dulu ke novel temen Author.



Nomor 34


Cyra menikah dengan Ryan, seorang pemuda yang menderita sakit leukimia sejak kecil, karena keluarga Ryan sangat kaya membuatnya bisa bertahan sampai usianya mencapai dua puluh delapan tahun, namun naas sebelum Ryan berulang tahun ke dua puluh sembilan tahun, ia harus menghembuskan nafas terakhirnya dan membuat Cyra menyandang status janda.


Cyra memohon kepada kedua mertuanya untuk membiarkannya hidup seorang diri,


dan pergi meninggalkan rumah mertuanya, namun sayang permintaan itu ditolak mentah-mentah karena sebuah tradisi keluarga.


tradisi apa yang mengikat Cyra sampai ia harus tetap tinggal dan menjadi menantu dikeluarga itu?

__ADS_1


__ADS_2