
"Dokter .."pangil Ricky setengah berlari.
"Ya....
"Anda bilang , anda berhasil operasi Miss Via , kenapa ada di ruang ICU ? " tanya Ricky harap - harap cemas .
"Maaf , menang betul , berhasil dalam operasi , tapi kami akan melihat kemungkinan- kemungkinan yang terjadi paska operasi , kita lihat kondisi fisik Pasian." ucap dokter itu
"Apa bisa sembuh dok ???...
"Doa kan saja " ucap nya sambil permisi , ia berjalan memasuki ruang kerja.
"Astaga...." jerit Ricky tertahan , melirik Mr Bruno...
Begitu juga dengan Doni , mendengar penjelasan dari dokter ia tersentak dan pura -pura tidak tau apa - apa , padahal hati nya sangat sedih , tapi tak bisa berbuat apa - apa...
Begitu pun Steven , ia tersentak mendengar nya...
Seperti patung Pancoran , ia berdiri tak berkedip.
"Don....apa pendapat mu ?? " memutar kepala nya melihat Doni yang sedang mengusap - usap dagu nya.
"Kita tunggu saja " ucap nya berpura - pura Santa , berjalan dan duduk depan ruang ICU.
"Tuhan , lindungi orang yang ku cintai diam - diam " batin Doni dalam hati mengusap wajah nya kasar.
Tak sadar Doni mengingat kejadian ia pertama kali bertemu..
Pandangan pertama saat ia ingin menjemput Ricky , ia sudah jatuh cinta..
Via yang riang dan lucu...
__ADS_1
Saat - saat Via menyamar memakai gigi tonggos palsu...
Ia tertawa tak henti sampai terdiam , ketika melihat wajah Via yang cemberut...
"Sadar Doni , itu bukan hal mu " batin Doni dalam hati , sambil memukul kepala nya pelan.menyadari posisi nya.
"Ya Tuhan , aku baru menemukan Via...kenapa seperti ini pertemuan ku dengan nya " guman Ricky berjalan lesu menghampiri Doni.
Dan Doni mendengar itu.
"Ya Tuhan....apa lagi ini " ucap Steven lirih
Sambil melihat handpone nya..
Ketika melihat yang menghubungi nya sang mama.
"Hallo mam ...
"Hallo nak , bagaimana sudah ketemu Via ?? " tanya mama Steven yang tak tahu apa - apa...
"Ya Tuhan...kenapa seperti ini , kamu harus menunggu nya Steven. demi mama..."terdengar lirih suara mama.
"Iya mam...ini Steven masih disini menunggu...
"Ok...mama tunggu kabar selanjutnya....
"Baik mam...."Jawab Steven mengikuti Ricky berjalan dan duduk di depan ruang iccu...
****
Keesokan hari , Via yang sudah di pindah kan ke ruang inap....tersadar.
__ADS_1
Terlihat dad and mami angkat nya tertidur di sofa...
Via memejamkan mata nya kembali , ketika mendengar suara langkah seseorang kaki seorang.
"Belum sadar juga Don..."ucap Ricky melihat Via yang masih tertidur..
"Iya....kasihan Mr dan mrs Bruno , mereka sampai tertidur di sofa....memandang pasutri itu.
"Steven ga ada ??...
Apa dia pulang juga...."melihat kekanan dan kiri...
"Perasaan semalam kita begadang bareng dan sempat tertidur ya " bertanya dan menjawab sendiri...
"Pulang kali.,.kenapa kamu perduli die ??.." tanya Ricky tak senang...
Mendapat jawaban tak enak , Doni hanya terdiam , melirik Via..
"Walau sakit kamu masih terlihat cantik Via " memegang kaki Via...
"Ngapain pegang - pegang kaki Via ???....
"Ga...benerin selimut nya ..." berbohong sambil berjalan duduk disebelah Mr dan mrs Bruno...
"HM....kalian sudah datang ?? " tanya Mr Bruno terbangun..saat mendengar suara kedua pemuda itu.
"Yes sir....kami bawa ini untuk breakfast sir " ucap Ricky...
"Thank you....
Mengambil paper bag yang diberikan Ricky.
__ADS_1
terima kasih..
happy reading...