
Sementara Via hanya menatap kedepan dengan tatapan mata kosong.
Ya...tatapan mata yang kosong.
Seperti tak ada kehidupan di mata nya.
"Ada apa dengan mu Via . ck
siapa yang begitu tega menyakiti mu , kenapa ini terjadi lagi. seperti waktu di Jakarta " Batin Doni meraup wajah nya dengan kasar.
Sambil meletakkan tangan di dada .ia berfikir.kemudian Doni mengambil benda pipih pintar itu , hendak memperlihatkan ke Via..foto - foto dan video sewaktu Via di Jakarta.
Keberadaan yang walau singkat tapi berkesan buat Doni dan is selalu menyimpan kenangan itu rapat - rapat
Kenangan saat Via masih belum menjadi seperti sekarang ini.
Dengan harapan , Via.bisa mengingat walau hanya sedikit.
Belum saja ia membuka galeri..
Drrrttt....
drrrrtttt....
Handpone nya berbunyi.
Ricky calling....
"Ck...tefeon saat waktu tak tepat " gerutu Doni.
Dengan tak bersemangat ia memenekan icon hijau itu
"Ha...bos , nganggu aja " batin nya sedikit kesal saat melihat sang bos dan teman kecil nya menghubungi.
"Ya...hallo..."menempel kan benda pipih pintar itu di kuping nya
"Ada dimana sih ??...
aku tunggu lima belas menit sudah sampai disini " ucap nya...ketus..
Ketus banget.!!!
Entah mengapa.Ricky sang bos sekaligus teman kecil nya . berteriak seperti itu.
"Huuuf...."Doni menarik nafas panjang mendengar sang bos memaksa nya agar datang cepat..
"Dooonnnn.... " teriak nya..ketika ia tak mendapat jawaban. Doni hanya terdiam.
Seketika Doni menjauhkan handpone itu dari kuping nya .
"Oi...kuping gue ga budek tau " jawab Doni jengkel.setengah menjerit.mengusap kuping nya yang penggeng akibat teriakan Ricky.
"Kenapa diem aja..."ucap Ricky tak mau kalah.
"Aku masih di jalan , lagi macet. ada kecelakaan , ada apa sih..
pagi - pagi udah ngomel..
lagi pms" tanya Doni sambil berbohong , ia hanya melihat di televisi tadi saat sebelum melihat Via...
Dimana jalan yang selalu ia lalui terjadi kemacetan yang di sebabkan oleh kecelakaan.
"Uda berani ngelawan ya...
Ya Uda kalau gitu , aku tunggu..."teriak nya jengkel.
Menutup pembicaraan sepihak .
"Untung aja tadi aku lihat di televisi dan bos cerewet itu diem percaya die , coba ga....kiamat .
Untuk sementara Via tak akan aku ceritakan , biar saja menjadi rahasiaku , akan aku diselidiki ada apa dengan nya " gerutu Doni, menoleh melihat kekamar Via.
Dari jauh terlihat Via hanya menatap kedepan , seperti tak ada kehidupan.
"Jaga dia " pesan Doni dengan orang suruhan nya yang agar berjaga terus , sambil berjalan keluar.mencari Melly .
"Siap tuan..
Setelah mendapatkan Melly.
"Saya mau kekantor , titip dia ( tanpa menyebut nama.takut keceplosan ).
__ADS_1
Tau yang di maksud Doni , Melly hanya menganggukkan kepala..sambil tersenyum menatap kepergian Doni yang tergesah - gesah.
Berjalan bergegas , menuju parkir dimana mobil nya berada.
Dan menjalankan dengan kecepatan penuh..
Bagai jalan hanya ia sendiri yang pakai.
****
Sementara itu...
Mrs Bruno masih menangis , menunggu Via yang tak kunjung datang.
Ia jengkel dengan sang suami , penyebab Via di culik orang yang jahat.
Sedangkan Mr Bruno sibuk menghubungi seseorang .
kriiiiinng.....kriiiing..
"Ya hallo sir...."ucap seseorang disana
"Bagaimana ?..
sudah satu Minggu , kenapa belum ada kabar ? " Mr Bruno mulai geram.
"Kami masih mencari nya Mr...
terakhir kami mendapatkan sebuah handpone di sebuah gudang tua , setelah itu kami kehilangan jejak.." nada yang gemetar.
"Handpone ???....
warna apa casing nya "tanya Mr Bruno , sebab sejak beberapa hari yang lalu ia di hubungi sudah tidak aktif.
"Cassing gold sir !!!..
"Cepat bawa kekantor , sebentar lagi saya kesana " Mr Bruno tak ingin sang istri mengetahui nya , jika tahu ia akan semakin stres.
"ya Mr...
Handpone yang hancur , seperti nya di banting oleh penculik itu agar kami tak dapat melacak " ucap nya.
"Kenapa kamu tak mengatakan kepada ku " sentak Mr Bruno...
"bawa ke kantor cepat " teriak Mr Bruno kesal dengan cara kerja orang suruhan nya..
Braaakk....
Mr Bruno membanting handpone nya
"Lambat " gumam Mr Bruno..sambil menghentakkan kasar tubuh nya ke sofa.
"Yes Sir " dengan suara gemetar.
"Saya tunggu dalam sepuluh menit ...
"Yes sir " ucap anak buah Mr Bruno sambil melarikan mobil nya kembali dengan kecepatan penuh .
Karena ia tahu , jika Mr Bruno sudah berbicara seperti itu , mereka harus bergegas. tak ingin ia marah .
"Nak...maafkan Dady " batin nya melirik sang istri . sejak Via belum diketemukan.wajah sang istri selalu sembab...menangis terus.
Meratapi anak angkat yang sudah ia anggap anak kandung .
"Tuan " seorang maid mendekati nya..
"Ada apa ???...
"Maaf tuan , nyonya dari kemarin belum makan , saya khawatir ..." ucap nya setengah berbisik, sambil melirik Mrs Bruno.
"Huuuffff......"Mr Bruno menarik nafas panjang .menghampiri kekasih dan belahan jiwa nya.
Terlalu sibuk mencari Via , sampai - sampai tak tahu jika sang istri tak menyentuh makanan sedikit pun.
Ia sangat merasa bersalah , apa yang dilakukan nya berimbas kepada anak angkat yang sangat di sayangi nya.
"Mam " menyentuh pundak Mrs Bruno.
Terhentak dengan tangan lembut Mr Bruno , mengangkat kepala nya , berusaha untuk ceria.
"Ya..!!!...
__ADS_1
"Maid bilang mom , belum makan dari kemarin , benarkah ??? " tanya Mr Bruno perlahan...
"Jangan seperti itu , jika Via datang ia akan sedih mendapatkan mom yang di sayangi nya sakit. karena tidak makan " rayu Mr Bruno.
Ia hanya menatap kedepan..
"Mom ....
makan sedikiiit saja ya ..."Mr Bruno menahan air mata yang akan jatuh.
"Aku sangat merasa bersalah jika kamu tidak mau makan dan anak kita belum diketemukan " ucap Mr Bruno menghapus perlahan air bening yang akan jatuh di ujung mata nya..
"I...
"Makan ya mom..."berusaha untuk tersenyum....
"Ya..."tak memandang Mr Bruno perlahan ia menuju meja makan..
"Helle...aku mau makan !!!...
"Anda ingin makan apa nyonya ' tanya Helle sang maid itu perlahan...
"Sandwich yang dipanggang sebentar , memakai sosis dan keju yang banyak seperti Via "ucap nya..
Membuat maid itu terdiam.
Deg....
Perkataan Mrs Bruno seperti menamoar pipi nya dan membuat dada nya yang seketika sesak.
Sbil menarik nafas.
Mr Bruno memberi tanda agar cepat mengerjakan seperti permintaan sang nyonya
Dengan cepat maid itu membuat sandwich yang di panggang sebentar seperti permintaan Mrs Bruno..
"seperti Via"
Ya seperti kebiasaan Via jika ia ingin makan dan meminta sandwich .
Selalu meminta roti yang dipanggang sebentar, memakai sosis dan keju yang banyak...
Kebiasaan yang Via minta dan selalu ia turuti...
"Mom aku kekantor ya " ucap Mr Bruno sambil mengecup dahi sang istri , yang hanya mengangguk saja.
"Helle....titip dia..
temani ia " ucap Mr Bruno...
"Yes sir..."ucap Helle menunduk.
Berjalan menuju mobil yang sudah siap di parkir...
"Bron...kekantor cepat ..."perintah nya..
"Yes sir...
melajukan kendaraan nya dengan kecepatan penuh..
Sesampai di kantor..
Ternyata orang suruhan nya sudah tiba disana.
"Masuk saya ingin bicara " sambil membuka pintu lebar..
Kedua orang suruhan Mr Bruno masuk mengikuti nya dan kembali menutup pintu kantor ruang Mr Bruno..
"Mana , cassing yang kamu maksud ??.." tanya nya datar.
"Ini tuan " memberi sebuah bungkusan.
Mr Bruno mengambil dan membuka nya..
guys...maaf ya..
imajinasi ku beberapa hari ini hilang.hilaanng seperti via 😂😂
jadi terlambat auplout cerita nya..
like dan cmnd dung biar emak semangat..
__ADS_1
terima kasih
H A P P Y. R E A D I N G