
"Siapa yang berani kurang aja " Doni geram..
"Perusahaan...teman Kakak Ricky " mengetik dengan tangan gemetar .
"Siapa ??..
"Hans..
"O si bangsawan itu Hans Anderson ,
Apa dia teman Ricky ??? " tanya Doni bertubi - tubi..
"Bukan...si Hans Requn...yang dulu pernah pura - pura jatuh di sebelah .saat aku duduk sama kakak, sebelum aku wisuda " Via menginggatkan..
"Oh...pantas, ia seorang mafia .."ucap Doni datar..
"Dia mafia???..
"Ya...tapi biarkan dulu, sekarang kamu cari tau dulu , kemana aset - aset serta uang your Dad hilang...
"Aku butuh bantuan seorang teman , boleh dia aku bawa ke sini " tanya Via.
"Siapa ???...
"Dia seorang hacker Handalan , tapi hacker baik tidak memanfaat kan ilmu untuk kejahatan , gimana Don.."menatap Doni minta persetujuan nya.
"Lebih baik kamu telefon saja , bukan aku tidak mau..saat ini kamu sedang bersembunyi ...
"Oh iya...baik lah..
tapi aku ga ada handpone ....
"Ni..."meletakkan handpone baru ke tangan Via.
"Terima kasih Don , kamu baik deh ".mengedip kan kedua mata nya.sambil tersenyum.
"Ga usah lebay..."tertawa..
"Nanti dulu " seketika Via berhenti.
"Ada apa ??? " Doni menatap heran.
"Handpone ini yakin ga di sadap ???.
"Percaya ...aman " ucap Doni mengedipkan sebelah mata nya.
Entah bagaimana cara nya Doni , hingga berkata no telefon nya tak bisa di sadap .
Dengan cepat Via menghubungi Mr Smith...
(Via )"Hallo...
(Mr Smith)"Who is this " terdengar suara berat disana..
(Via)"Hallo Mr Smith , iam Via Mr ,your remember me ?? " tanya Via..
(Mr Smith )"O..hi Via , how are you.
long time no see " terdengar tawa Mr Smith .
(Via) "Saya ingin bicara sebentar dengan anda , bisa???...
"Apa anda tidak sedang sibuk ?? " Via bertanya tak ingin hilang kesempatan .
(Mr Smith )"Now...buat kamu saya bisa tinggalkan pekerjaan . he..he..he
(via )"Thank you so much , but im serius...
(Mr Smith)"Katakan ada apa ???..
Via lalu menceritakan perusahaan dad nya yang bangkrut dan ia yang sedang bersembunyi .
(Mr Smith)"Oh my....oh my God..
ok kamu akan saya tolong, tapi tunggu sebentar . akan saya cek dulu.apakah pembicaraan kita ada yang sadap , sebentar ya...
Tut...Tut..
Mr Smith memutuskan pembicaraan .
Beberapa menit kemudian..
Drttt..drrrrttt..
Mr Smith calling....
(Via) ya bagaimana Mr ???..
(Mr Smith ) aman...
Ok , saya akan membantu mu ,tolong kirim kan data base perusahaan your dad..
(Via) ok segera saya kirim kan..
but..how much..
(Mr Smith ) just for you free...
(Via ) are you sure ???.
mengangkat satu alis nya memandang Doni yang tak percaya, sebab jaman sekarang tidak ada yang gratis..
Doni bisa mendengar karena Via memakai speaker .
(Mr Smith ) ya...we are friends..
__ADS_1
buat saya teman seperti anda jika sedang membutuhkan saya, akan saya bantu dengan sekuat tenaga saya ."ucap nya diseberang sana.
(Via) anda baik sekali.
(Mr Smith ) hal yang biasa , sebab mendengar cerita mu saya gemas sekali dengan orang seperti itu...
jahat...sangat jahat...
ok cepat kirim kan ya , saya tunggu..by.
(Via ) thank you so much..
(Mr Smith) your welcome..
drrrttt...
Mr Smith calling ...
(Via ) ya..
(Mr Smith ) sudah aku buka , kamu tingal meneruskan ...
(Via) thank you so much ..
(Mr Smith ) your welcome...
(Via) dengan apa aku membalas hutang Budi kepada mu.
Ucapan Via membuat Doni tersentak dan melotot.
(Mr Smith ) HM ....kirimkan aku satu porsi bakso....sebagai upah.
"he..he..he..."kekeh bule baik hati ini
Permintaan yang susah - susah gampang ,jika di Indonesia mungkin gampang , tapi jika disini , ia harus mencari restauran Asia (Indonesia) dulu baru ketemu.
(Via ) Just bakso ???
(Mr Smith ) ya...makanan daerah mu yang membuat aku tergila - gila "ucap bule satu ini .
(Via) ok ..but not now..
(Mr Smith ) ya..I waiting...
(Via ) thanks friend
Tut...Tut..Tut.
"Tadi bilang apa ???..
"Teman ku satu ini setiap aku minta tolong , minta imbalan bakso , sebab kata nya makanan yang membuat nya tergila - gila " ucap Via mulai konsentrasi mencari penjahat internet itu..
"Oh...rupa nya ini Hacker suruhan Hans " guman Via gemas.
"Baru segini aja Lo , berani - berani ambil aset my Dad dan membobol rekening .
Terlihat angka - angka berputar dengan cepat ...
Dalam hitungan menit..
"Mantap ..habis ..
selesai " teriak Via menatap layar laptop nya.dan langsung mematikan nya..
"Sudah ???...
"Ya...."jawab Via
"Cepat sekali ??? " menatap Via tak percaya .
"HM ..berkat bantuan teman ku...
"Kenapa dimatikan ??? " Doni bertanya sebab ia masih penasaran dengan kecepatan dan kepintaran Via melakukan nya.
"Sengaja , biar tak terdetek " tersenyum .
****
Doni ingin mengatakan sesuatu , tapi disisi lain ia bingung.
takut Via sakit kembali .
"HM....Via ada yang ingin ku bicarakan " ucap Doni setelah mempertimbangkan segala kemungkinan yang terjadi.ia harus menceritakan.
Mengingat penyakit yang di derita Via kemarin bukan permanen .
"Ya...apa Don ????...
"Your Dad " ucapan Doni menggantung melihat wajah Via siap atau tidak ia mendengar berita kedua orang tua angkat nya..
"A...ada apa dengan my Dad and mam " terlihat Via gemetar tak ingin mendengar yang tidak - tidak .
"Sory , aku harus memberitahu hal ini , tapi kamu harus kuat dan tenang " Doni berjalan menghampiri Via yang terlihat gemetar.
"Kamu harus kuat ,ok "memegang Via lembut.
Sssrr...
Mengapa sentuhan Doni menenangkan ku "batin Via dalam hati.
"Aku menyentuh Via ko deg-degan " batin Doni dalam hati , masih menatap Via .
"Ikhs...ikhs. Ada apa dengan keluarga ku Don " air bening di pelupuk mata Via akhirnya jatuh juga
Dengan telaten Doni memeluk dan mengelus pundak Via...
__ADS_1
"Ada apa Don , katakan pada ku " menengadah, tatapan mereka hanya beberapa senti.
Deg...
Doni menatap sayu..
Pelan tapi pasti Doni mencium bibir Via lembut..
"So...sory Via , ak..aku tak dapat menahan nya.. "ucap Doni gugup menghapus Saliva dibibir Via dengan lembut..
Menahan malu Via menunduk..
"A..aku bertanya , ada apa dengan mu dad and mam " memberanikan diri menatap Via , walau terlihat wajah Via sudah memerah bagai tomat .
"Your Dad koma , ketika mendengar perusahaan nya bangkrut dan saat ini masih di ruang ICU.
Deg
"Dad... "Via melorot kan badan nya dekat kaki Doni.
"Via...sabar sayang, sabar " tanpa sengaja Doni memangil Via dengan kata sayang. kembali memeluk Via.
"Lalu aku harus bagaimana Don " membalas pelukan Doni.
"Telefon ajudan dad mu ' memberikan handpone nya.
"Terus aku harus berkata bagaimana.?? " masih memeluk , tanpa sadar jika Doni belum melepaskan pelukan nya.
"Hubungilah dahulu , kita akan tahu nanti . tapi bilang beliau untuk jangan bicara dengan siapa - siapa dulu.
cari tahu aman tidak nya kian berbicara " ucap Doni mengelus dahi Via.
"Via yang masih menengadah wajah nya menatap Doni , tersenyum malu.
"Ok...
Drrtt...
Drrrrtttt...
"Hallo , who is speaking please ? tanya sang ajudan..
"Uncle (Via selalu memanggil om dengan sang ajudan kepercayaan dad.
"Hanya Via yang memanggil ku uncle ' batin Joe sang ajudan.
"Is that you ???" pria separuh baya itu tak percaya , hingga tak ingin menyebut nama..
"Yes is me uncle....
"Are you ok honey ??? " tanya nya karena ia , memang sudah menganggap Via seperti anak nya sendiri.
"Aku tidak apa - apa uncle , bagaimana dengan dad and mom ???...
"Perusahaan bangkrut honey , your dad kritis , and..
"My mom ???
"Ia selalu menangis memikirkan kalian " menatap Mrs Bruno dari jauh.
"Uncle , katakan pada momy , saat ini Via belum bisa kembali nanti via ceritakan.
But , perusahaan sudah kembali normal. hacker jahat itu sudah Via amankan " ucap nya.
"Are you sure ?? " tanya nya tak percaya .
"Yes...uncle kembali ke perusahaan , tapi sebelum nya katakan kepada my mom , jika aku baik - baik saja..
Dan bisikkan kepada Dad , perusahaan kembali dan aku baik - baik saja , ada yang harus aku urus disini uncle.
suatu saat jika Via membutuhkan Uncle , via akan hubungi uncle ' ucap Via panjang lebar.
"Ok honey , uncle akan segera datang jika kamu membutuhkan Uncle, kabar gembira ini akan uncle katakan kepada your mom..' ucap nya tersenyum lega .
"Tapi jangan beritahu orang lebih dulu uncle, katakan pada my momy bisik ' ucap Via...
"Ya...akan uncle katakan..
Via...be careful, "terdengar khawatir.
"Yes uncle , doa kan Via disini " ucap nya..
"Ok...akan uncle katakan , kabar gembira ini...by.
"By uncle....
Tut...Tut .tut .
Via tersenyum lega...
"Bagaimana ?.." Doni menatap Via lega.
"Terima kasih Don saran mu "tersenyum.
"Jika kamu tidak katakan , tentu mereka sangat khawatir dengan keadaan mu " ucap Doni..
"Satu lagi Via , terlepas dari semua ini.
aku ingin mengatakan sesuatu pada mu " ucap Doni dengan mata berbinar..
Ayo..
Doni mau bilang apa guys..
ramaikan koment, like dan vote dung.
__ADS_1
terima kasih