
✉️Via...Tante video call ya "ucap nya..
Kring....kring ...
Terlihat dilayar handpone Wajah Tante yang telah menolong nya itu.
"Tante ...ikhs..ikhs..ayah ..tangis Via terdengar .
"Maaf kan Tante , Via....
Karena Tante baru dapat nomor handpone kamu yang baru " ucap Tante memandang Via yang terlihat semakin cantik dan putih.
"Tidak apa - apa Tan , Via yang berterima kasih sudah beri kabar...ayah sakit apa di makam di mana Tan ? " tanya Via sambil menghapus air mata nya
"Disebelah makam ibu mu , Tante yang kasih saran seperti itu , agar kamu bisa tau dan tak mencari - cari letak keberadaan makam ayah mu, ayah sakit.......Tante ga tau ayah mu sakit apa...
menurut orang kampung ayah mu sudah diusir dari rumah oleh juragan dan menjadi gelandangan.kalau tidur di pos kamling tak terurus, makan kadang dari warga yang kasihan mereka memberi secara bergilir dari tetangga yang satu begitu seterusnya.waktu itu om sempat mengajak ayah mu untuk tingal dengan kami, tapi beliau marah - marah dan bilang gara-gara kami Via bisa kabur.
Saat kami ke daerah B.ayah mu meninggal dan Tante ketemu teman mu itu "ucap Tante bercerita .
"Terima kasih Tante...dari dulu Tante selalu menolong saya, maafkan bila perkataan ayah yang kasar " ucap Via .
__ADS_1
" sama - sama Via ,tidak apa - apa Tante mengerti , baik - baik disana ya nak"ucap Tante.
"Iya Tante...terima kasih " ucap Via menahan air mata nya.
"Yang sabar ya nak , sudah suratan takdir seperti ini...terima dengan iklas, yang penting kamu disana sekolah dan bekerja dengan halal "ucap Tante menginggatkan.
"Iya Tan...Via disini karena dapat beasiswa Tan , Via dapat beasiswa S2.."ucap Via sambil menghapus airmata nya...
"Syukurlah Via...sehat - sehat selalu dan jangan lupa berdoa ya,udah ya Via...sudah malam dag.."nasihat Tante mengakhiri pembicaraan nya...
"Iya Tan...terima kasih...akan Via ingat pesan Tante...da dag Tan..."ucap Via.
****
"Via kamu kenapa ?' "tanya nya menatap Via.
"Saya tadi dapat kabar jika ayah saya meninggal "ucap Via tersedu -sedu.
"Oh im so sory "ucap Mrs Bruno memeluk Via dari samping ..
"Hiks....hiks...ayah , maafkan Via " ucap nya mengingat masa - masa ketika ia masih dikampung.
__ADS_1
"Maafkan Via yang selalu melawan ayah , Via tak ingin menikah dengan juragan bukan karena melawan , tapi ...juragan lebih seperti ayah ku, Via ingin sekolah yah..untuk meningkatkan taraf hidup kita "batin Via berbicara sendiri dalam hati sambil memegang dada nya yang terasa sesak.
"Via ...are you ok...? " tanya Mrs Bruno.
"Ya...im ok...
"Saya hanya teringat kedua orang tua saya " ucap Via.
"saya mengerti...doa kan mereka Via...
sabar ya...yang sabar " ucap Mrs Bruno merasa kasihan.
"Iks...iks...iks...
"Menangis lah nak....menangislah jika itu membuat mu lega , menangislah."Mrs Bruno memeluk dan mengusap -gusap pundak Via .
"Ada apa mam, Via ???...
"Dad Via di Indonesia meninggal...tadi Via mendapat kabar "yang menjawab Mrs Bruno.
"Oh...im so sory Via , but saya yakin kamu pasti kuat "Mr Bruno terlihat sedih melihat anak angkat nya sedang sedih, ikut merasakan kehilangan...
__ADS_1
"Ya...saya harus kuat , karena saya sudah berjanji sama ibu "ucap Via