TAKDIR

TAKDIR
rumah terbakar


__ADS_3

"Kamu ini Via....bisa - bisa nya kerjain orang " ucap om , tertawa terbahak - bahak sambil memegang perutnya .


"Via jengkel om ,dari dulu dan setiap ketemu juragan , ia selalu seperti itu sama Via " ucap nya mengangkat satu alis nya. meletakkan kedua tangan nya di perut .


"Juragan itu mungkin masih balas dendam sama keluarga mu dan masih mengharapkan mu Via , kita mesti berhati - hati " ucap Tante memandang suami , mengingat kejadian dulu , betapa jahat nya juragan kepada Via.


"Masuk akal juga mam , Via kamu harus berhati - hati jika mau keluar .


kamu tau sendiri juragan seperti apa ' ucap om mengingatkan.


"Ya om....


"Bagaimana kalau malam ini om dan Tante ikut saya " ucap Via memandang pasutri itu...


"Kemana nduk ???...


"Ayo , ganti pakaian , ikut Via " tersenyum.


Setelah Via dan pasutri itu berganti pakaian , Via mengajak nya pergi ..


Tiba di sebuah perumahan .


"Ini rumah siapa nduk ?? " tanya tante bingung.


"Kita masuk aja dulu Tan...."mengambil kunci dan membuka pintu.


"Wah bagus nya , ini rumah kamu nduk ???....


'Rumah Tante dan om , sengaja Via beli untuk om dan Tante " menatap pasutri itu .

__ADS_1


"Ya ampun Via , terima kasih....kenapa kamu baik sekali " ucap Tante menangis terharu memeluk Via.


"Iya Via....kamu ko repot - repot membeli kami rumah ...


"Maaf om , Tante ,saat hendak kerumah Tante , Via memang sengaja membeli rumah , hadiah untuk Tante...


Tadi nya sih Via mau ambil rumah bapak.


Ternyata sudah di beli orang , tapi tidak apa - apa ..


Rumah ini buat Tante dan om, jadi besok kita pindah ..


ya...ya om, Tante " memandang pasutri yang sedang berpelukan bahagia . mengerakkan kedua alis nya naik turun.


"Terima kasih Via " kedua nya memeluk Via.


'Tidak usah berterima kasih sama saya om , Tante...


"Kalau begitu , besok om akan sewa mobil untuk angkut barang - barang " ucap om berbinar..


Sambil tertawa Via mengangguk kan kepala..


"Tapi Tan....ko perasaan ku ga enak gini ya " ucap Via menatap ke dua nya .sambil memegang dada nya yang berdebar tak karuan.


"Sudah jangan terlalu di fikirkan , itu hanya perasaan mu saja " om berusaha menghibur Via , sebenarnya ia juga merasakan hal yang sama.


Sesampai di depan rumah , terlihat orang ramai berkumpul ..dan..


"Ya TUHAN...rumah kita kebakaran pak.."jerit Tante histery.

__ADS_1


Om hanya 5ermangu melihat nya..


"Om...kalian darimana ???...


"Kami kira kalian di dalam sana " ucap pak RT menunjuk ke arah rumah yang terbakar dan yang membantu memadamkan kebakaran...


****


"Jam berapa rumah saya terbakar pak ??? " tanya om lesu..


Terlihat Via seperti menghubungi seseorang.


"Sekitar jam empat "Pak RT memandang kedua pasutri itu...


"Via....paspor kamu .....


"Ada kok om , saya bawa di tas " ucap Via.


Entah mengapa Via membawa berkas jati diri nya ..


"Huf ...untung pasport dan yang lain di tas, aku bawa ...


coba jika tidak " memukul jidat nya perlahan...


Tak berapa lama polisi datang...


"Via ..siapa kira - kira orang yang sudah jahat sama kita ??..." menatap Via


ia mengingat Via tadi berkata ingin membeli rumah orang tua nya , ..

__ADS_1


"Apa iya sengaja membakar rumah ku dan mengantikan yang baru agar niat busuk nya 5ak tercium "Batin Tante dalam hati


__ADS_2