
"Kamu ini Via....bisa - bisa nya kerjain orang " ucap om , tertawa terbahak - bahak sambil memegang perutnya .
"Via jengkel om ,dari dulu dan setiap ketemu juragan , ia selalu seperti itu sama Via " ucap nya mengangkat satu alis nya. meletakkan kedua tangan nya di perut .
"Juragan itu mungkin masih balas dendam sama keluarga mu dan masih mengharapkan mu Via , kita mesti berhati - hati " ucap Tante memandang suami , mengingat kejadian dulu , betapa jahat nya juragan kepada Via.
"Masuk akal juga mam , Via kamu harus berhati - hati jika mau keluar .
kamu tau sendiri juragan seperti apa ' ucap om mengingatkan.
"Ya om....
"Bagaimana kalau malam ini om dan Tante ikut saya " ucap Via memandang pasutri itu...
"Kemana nduk ???...
"Ayo , ganti pakaian , ikut Via " tersenyum.
Setelah Via dan pasutri itu berganti pakaian , Via mengajak nya pergi ..
Tiba di sebuah perumahan .
"Ini rumah siapa nduk ?? " tanya tante bingung.
"Kita masuk aja dulu Tan...."mengambil kunci dan membuka pintu.
"Wah bagus nya , ini rumah kamu nduk ???....
'Rumah Tante dan om , sengaja Via beli untuk om dan Tante " menatap pasutri itu .
__ADS_1
"Ya ampun Via , terima kasih....kenapa kamu baik sekali " ucap Tante menangis terharu memeluk Via.
"Iya Via....kamu ko repot - repot membeli kami rumah ...
"Maaf om , Tante ,saat hendak kerumah Tante , Via memang sengaja membeli rumah , hadiah untuk Tante...
Tadi nya sih Via mau ambil rumah bapak.
Ternyata sudah di beli orang , tapi tidak apa - apa ..
Rumah ini buat Tante dan om, jadi besok kita pindah ..
ya...ya om, Tante " memandang pasutri yang sedang berpelukan bahagia . mengerakkan kedua alis nya naik turun.
"Terima kasih Via " kedua nya memeluk Via.
'Tidak usah berterima kasih sama saya om , Tante...
"Kalau begitu , besok om akan sewa mobil untuk angkut barang - barang " ucap om berbinar..
Sambil tertawa Via mengangguk kan kepala..
"Tapi Tan....ko perasaan ku ga enak gini ya " ucap Via menatap ke dua nya .sambil memegang dada nya yang berdebar tak karuan.
"Sudah jangan terlalu di fikirkan , itu hanya perasaan mu saja " om berusaha menghibur Via , sebenarnya ia juga merasakan hal yang sama.
Sesampai di depan rumah , terlihat orang ramai berkumpul ..dan..
"Ya TUHAN...rumah kita kebakaran pak.."jerit Tante histery.
__ADS_1
Om hanya 5ermangu melihat nya..
"Om...kalian darimana ???...
"Kami kira kalian di dalam sana " ucap pak RT menunjuk ke arah rumah yang terbakar dan yang membantu memadamkan kebakaran...
****
"Jam berapa rumah saya terbakar pak ??? " tanya om lesu..
Terlihat Via seperti menghubungi seseorang.
"Sekitar jam empat "Pak RT memandang kedua pasutri itu...
"Via....paspor kamu .....
"Ada kok om , saya bawa di tas " ucap Via.
Entah mengapa Via membawa berkas jati diri nya ..
"Huf ...untung pasport dan yang lain di tas, aku bawa ...
coba jika tidak " memukul jidat nya perlahan...
Tak berapa lama polisi datang...
"Via ..siapa kira - kira orang yang sudah jahat sama kita ??..." menatap Via
ia mengingat Via tadi berkata ingin membeli rumah orang tua nya , ..
__ADS_1
"Apa iya sengaja membakar rumah ku dan mengantikan yang baru agar niat busuk nya 5ak tercium "Batin Tante dalam hati