
Sementara itu Mrs Bruno yang sedang menunggu sang suami di depan ruang isolasi hanya bisa menangis..
Menangisi sang suami yang sedang koma dan anak nya yang belum kembali. entah berada dimana pikir nya.
"Bagaimana , apa sudah dapat kabar anak saya " tanya Mrs Bruno saat ia melihat kedatangan sang ajudan setia suami nya .
Ia hanya mengelengkan kepala perlahan.
"Perusahaan kenapa bisa seperti ini ???
menatap sang ajudan sedih.
"Ada hacker yang mencuri data dan keuangan perusahaan Mrs , hanya non Via yang bisa memperbaiki ini semua " menunduk.
"Ya Tuhan.." jerit tertahan.
"But....kenapa sampai hari ini kalian belum menemukan nya "sentak Mrs Bruno kesal.ketika kembali ingatan nya kepada putri angkat nya.
Anak tak tahu berada dimana , sedangkan suami sedang koma disana , karena sakit jantung yang di deritanya.
"Kami sedang mencari nya mam...
"Entah non Via berada dimana " guma nya , menatap sedih melihat sang nyonya .
Ia tak mempunyai semangat hidup , melihat sang suami dalam keadaan koma dan putri semata wayang nya entah berada dimana.
"Kalian belum menemukan titik terang ?? "geleng - geleng kepala lemah.
"Belum mam , seperti ada yang menutupi ...
"Pergi cari putri saya " sambil menutup wajah dengan kedua tangan nya .
"Yes mam ' sang ajudan berjalan sambil menghubungi seseorang.
'Sudah ada berita ????...
"Belum tuan.
"Huufff....sudah sekian lama kenapa belum dapat...apa kerja kalian..
cari...
saya tidak mau tahu...cari " teriak sang ajudan ..
"Ya tuan....
"Huff....maaf tuan, saya belum mendapatkan pesan terakhir tuan " menghapus wajah nya dengan kasar.
Kembali berjalan menujuobil yang diparkir nya...
Drrttttt.....
Leo is calling....
Handpone Doni berbunyi .
"Ya hallo " ucap Doni mata nya melihat kekanan dan kiri , melihat keberadaan Via.
"Ya..ada apa " ucap Doni setelah ia merasakan aman.
"Menurut info yang saya dapat , perusahaan Mr Bruno bangkrut tuan dan saat ini beliau sedang koma, karena shok mendapatkan perusahaan nya bangkrut " ucap seseorang disana.
"Whaaat...
"Sakit apa???..
"Jantung..."ucap seseorang disana.
"Oh my...
"Menurut saya , Miss Via harus tahu dan ia yang memperbaiki sistem perusahaan yang kena hacker ..
'What...
ini kerjaan hacker ???...
"Ya tuan , ada seorang yang mengobrak Abrik perusahaan , sistem perusahaan dan keuangan di ambil nya..
itu yang menyebab kan Mr Bruno shok dan jatuh sakit.
"Ya...Via harus tahu " batin Doni.
"Tuan.
"Ya...
"Saat ini kami sedang mencari tahu siapa dalang nya...
"Ya...cari tahu dalang semua ini , beritahu aku siapa yang begitu kejam merampas hak milik orang " ucap Doni tak habis pikir.
"Baik tuan..
Doni menarik nafas panjang.
Berjalan mencari Via..
"Aku harus segera memberitahu Via , agar ia siap dan tak shok " batin Doni dalam hati..bagaimana cara nya memberitahu agar ia tak terkejut.
"Via...Via , kamu dimana ???...
Berjalan kekamar ..
kosong...
__ADS_1
Kamar mandi juga
Kosong....
Deg...
"Kemana Via ??? " setengah berlari mengitari rumah nya.
"Via...via.."teriak Doni..
"Astaga ternyata kamu disini , Via " menyentuh pundak Via yang terlihat sedang melamun.
Doni mendapat kan Vianswdang duduk di taman belakang.
Taman kecil yang penuh dengan berbagai bunga mawar dan angrek. serta bunga lili .
Doni memang sangat menyukai bunga itu.
"Via ..hei Via..
"Ha...kaget , ada apa ?? " tanya Via memegang dada nya yang berdebar.
"Apa yang kamu pikirkan ???.." menatap Via intens.
"Ak..aku tidak memikirkan apa pun.."menunduk menutupi kesedihan nya...
"Tidak memikirkan apa - apa , aku sudah memangil mu sampai empat kali.tapi kamu hanya diam..
apa Itu tidak melamun ??? " menatap mata Via terlihat genangan air disana.
"Ak...aku...aku . perasaan ku tidak enak Don , dari kemarin.
"Ada apa dengan kedua orang tua angkat ku " ucap Via tak terasa air bening di mata nya jatuh membasahi pipi mulus Via.
Tak senang melihat Via menangis , Doni menarik tubuh Via dan memeluk nya.
"Bagaimana harus ku katakan " ucap Doni tak tega melihat Via menangis.
"Kenapa aku merasa nyaman di peluk Doni seperti ini " batin Via dalam hati.
Berbarengan dengan Doni yang merasa nyaman berpelukan...
Ada getaran disana..
Ada rasa nyaman ..
Getaran dan nyaman yang tak dapat dimengerti .
"Sudah...kamu duduk ya..
ada yang ingin aku cerita kan " melerai pelukan nya dan mengajak Via duduk kembali .
"Ada apa Don ????...
"Don ." rasa penasaran Via memegang tangan Doni.
Hangat..
kembali lagi sentuhan dan sentuhan yang mereka rasakan membuat kedua nya tertegun..
"Ah...."Via melepaskan tangan nya dengan menahan malu.
Doni tersenyum melihat wajah Via yang sudah terlihat seperti tomat .
"Kamu mau cerita apa ???..
"Aku cerita tapi kamu jangan sedih dan kita harus mencari jalan keluar nya " bersiap untuk cerita..
'Siap !!!...
"Ya , aku siap dan tidak akan sedih " menelan Saliva nya dengan susah.
****
"HM..."Doni ragu - ragu.
"Don..apa pun yang terjadi , aku siap ..
"Ok..ingat jangan menangis , ingat kesehatan mu " mengusap tangan Via.
Via mengangguk kecil.
"Dad mu ...
"Ada apa dengan dad ???..
"Tenang...ok kamu harus tenang " Doni mengingatkan.
Sekali lagi Via mengangguk kecil.
"Dad mu sekarang sedang kritis di rumah sakit..."menatap Via yang terlihat gemetar..
"Dad...apa yang terjadi ??.
Mengapa bisa seperti itu ???..
"Bagaimana dengan my mam ' Via membrondong bertanya ke Doni yang terlihat terkejut melihat reaksi Via.
"Hei...hei sabar..sabar, ingat kesehatan mu ..ok !! " Doni meraup wajah Via.
"Ikhs...ikhs...ada apa dengan kedua orang tua angkat ku..ada apa dengan mereka Donn " Via menarik baju kerah Doni dan terjatuh di dada bidang Doni.
Menangis tak henti.
__ADS_1
Doni tak mempermasalahkan baju nya yang basah, ia tak mempermasalahkan baju nya yang kusut, ia hanya ingin Via tenang mendengar kabar kedua orang tua angkat nya.
Ia tak ingin terjadi sesuatu dengan Via.
"Hei tenang cantik...
ok...tenang ' memegang wajah Via dengan kedua tangan nya.
"Tenang...rileks..ok.
"Bagaimana aku bisa tenang Don " Via kembali menarik baju Doni..
"Kamu harus tenang agar bisa melihat dan menyelesaikan nya dengan baik , serta menolong kedua orang tua angkat mu ' ucap nya...
"Ok..ada apa dengan mereka " menghapus air mata nya dengan kasar.
ia harus kuat menghadapi semua nya ..
"Dad mu kritis saat tau perusahaan nya bangkrut. " berusaha untuk hati - hati.
"What...
bangkrut ???.
"Apa a..aku tak salah dengar , Donnn " setengah jerit Via ingin penjelasan lebih lanjut ..
"Ya..
Doni hanya mengangguk kan kepala.
"Dengar sekali lagi , kamu harus kuat..
harus kuat.agar kamu bisa melihat siapa yang telah kurang ajar telah membobol keuangan perusahaan your Dad..
"Via...kamu harus kuat " jerit Doni mengoyang - goyang kan badan Via , ketika terlihat Via hanya termenung saja.tak bergerak.
"Haduh...jangan sampai ia stres " batin Doni dalam hati masih mengoyang - goyang kan tubuh Via.
"Via..."ucap Doni lembut..
Via memandang Doni terlihat mata nya berkaca - kaca.
"Don bantu aku " dengan bibir gemetar.
"Ya...aku akan bantu kamu ..
siapa yang menyakiti mu akan berhadapan dengan ku ".memeluk Via...
"Tarik nafas , hembus kan , biar kamu lega." ucap Doni tak ingin Via sakit..
Via.menarik nafas dan menghembus kan nya..
Ada sedikit kelegaan di hari Via..
"Gimana....sudah lega ????...
"Ya...aku akan mencari tahu siapa yang sudah berani kurang ajar terhadap perusahaan my Dad...
Akan kubalas mereka " tatapan mata yang tajam..
"Ssst....is ok..
jangan kejahatan kamu balas dengan kejahatan, itu kan yang kamu sering katakan terhadap aku , Ricky dan Steven.ingat tidak ??..
Serahkan semua nya kepada " Doni menunjukkan ke Atas.
"Ya...terima kasih Don.,.nasihat kamu.
tapi bantu aku ya..." ucapan nya memelas.
Doni menganggukkan kepala mengiyakan.
"Sabar ya , kamu harus bangkit " tanpa sadar ia kembali memeluk Via...yang mendapatkan ketenangan karena pelukan Doni...
"Ya...terima kasih Don " tersenyum.
"Kita mulai dari sini ".menunjuk sebuah laptop.
"Tapi. HM...
"Ada apa ???..
"Hacker yang cangih juga " menatap layar laptop..
"Kamu bisa kan ???.." Doni menatap Via penasaran.apakah ia bisa melalui semua ini.
"Wait....
"HM....kurang ajar , dari segerombolan penjahat hacker..
Mereka hacker bayaran , yang penting di bayar mahal tanpa berfikir sebab akibat.
pun di danai oleh ..
"Haaa....perusahaan punya " tak melanjutkan kalimat nya ia memandang Doni dan kembali melihat laptop, tak percaya .
"Punya siapa ????
salam Merdeka guys...
penuhkan like , command , vote dan hadiah dung ,biar emak semangat..
terima kasih
__ADS_1