TAKDIR

TAKDIR
bertanya


__ADS_3

"Haa....


mengapa aku tidak tahu !!!..


Jadi selama ini ???...


mengapa dad tidak cerita " batin Via menutup mulut nya dengan kedua tangan


"Saya juga tak ingin " ucap Mrs Bruno memeluk sang istri menahan tangis nya, merasa ia tidak bisa berbuat apa - apa


"Aku tak percaya , aku harus memeriksa nya " batin Via melupakan rasa haus nya.


Perlahan berjalan , agar tak di dengar Mr dan Mrs Bruno. Via kembali masuk kamar


Membuka laptop nya yang di bawa pulang .


Via melihat jurnal soft ware


dan melacak saldo perperiode aktivitas dan beberapa aset..


Deg...


menurun tidak ada peningkatan sejak tahun 2000.


"Tahun itu Willy sedang sakit ? " berfikir keras...


"Apa habis untuk pengobatan ?!..


"Tak mungkin." batin Via mengaruk kasar kepala nya .


"Aku sempat melihat jika perusahaan dad baik - baik saja " Via mengaruk kepala nya kasar.


Via cek hingga berkali - kali , tetap sama.


"Kenapa aku tidak tahu....


Bodoh sekali aku ...


ini pasti ada hubungan nya dengan peretas di komputer kantor " batin Via memijat dahi nya .


Berusaha mencari kesalahan pembukuan.

__ADS_1


"Apa ada yang korupsi di tiap departemen ????...."Via semakin pusing dibuat nya...


Via terus mencari dan mencari .


Penasaran mengapa perusahaan yang di pimpin dad angkatnya itu menjadi koleps seperti ini...


Tok...tok..tok..


Mendengar suara ketokan pintu , Via bergegas meletakkan laptop nya dimeja dan kembali ke tempat tidur .


Pura - pura tidur.


Kreek....


Via sayang ....


sudah bangun ? " tanya Mrs Bruno membuka pintu lebih lebar.


"Yes mam...."menarik kedua tangan nya, seakan ia baru bangun..


"Bangun sayang kita breakfast. " ucap Mrs Bruno seperti ada yang akan di bicara kan...


"Ok...." jawab Via singkat menyibak selimut tebal nya perlahan, seakan - akan malas bangun.


Sesudah mandi dan berganti pakaian.


Berdandan tipis , karena Via tidak suka berdandan menor.


Berjalan perlahan setengah melirik


Dimana kedua orang tua angkatnya sudah menunggu.


"Morning dad, mam " sapa Via sambil meletakkan bokongnya ke kursi .berupaya tidak terlihat sedih.


Duduk sambil mengambil hamburger kesukaan nya , ia melirik Mr Bruno yang bertanya kepada sang istri yang Via tak tahu apa , melalui gerakan bahasa isyarat mereka.


"Morning Via " balas Mr dan Mrs Bruno berbareng.


"Dad hari ini aku kembali bekerja...


Via sudah segar , setelah dalam perjalanan jauh...

__ADS_1


"Good girl , selalu semangat " ucap nya seperti ada yang ingin di utarakan, tapi tida tahu harus berkata darimana dulu .


****


"Via...."Mr Bruno terlihat tegang.


"Ya dad...


katakan lah , Via sudah siap "menahan debat di dada.


deg..


deg..


"Dad meminta , kamu mau ya berkenalan dengan Hans...


Berkenalan saja dulu please " ucap Mr Bruno mengatupkan kedua tangan nya.


****


Tak tega akhir nya Via menganggukkan kepala...


"Haaa...


Dady lega, dad kira kamu akan marah " ucap nya kedua tangan memegang dada .


"Tidak dad , Via tidak marah " menelan Saliva dengan susah.


"Nanti malam keluarga Anderson datang ke rumah , akan ada jamuan makan , kamu berdandan yang cantik ya " ucap nya sambil tersenyum.


"Yes dad...."dengan mata melirik Mrs Bruno yang terlihat senyum terpaksa...


"Good girl " mengajukan jempol nya.


"Apa dad akan menjodohkan aku ? " tanya Via tertunduk..


"Sayang , dad terpaksa...


Jika kamu tidak mau tidak apa - apa.


Kamu bicara kan nanti malam " ucapan nya lesu.

__ADS_1


terima kasih guys sudah mau mampir


__ADS_2