
"Kamu berangkat kerja dengan Hans " titah Mr Bruno , saat melihat Via sudah rapi.
"Dad...." terdiam melihat Mr Bruno menatap nya tak suka dibantah.
Terlihat tak ada penolakan.
"Ok.." ucap Via lesu berjalan keluar mendahului Hans tanpa sepatah kata pun.
Mr Bruno memberi tanda ke Hans , agar ia segera mengejar Via .
"Silahkan " ucap nya membuka pintu mobil...
Tanpa sepetak kata pun Via masuk ke dalam mobil..
"Will kuatkan aku ..."batin Via memandang kedepan. menahan air mata yang akan jatuh diujung mata.
"Jam berapa pulang kerja , biar aku jemput " ucap Hans mencoba berusaha tidak tegang .
"Biasa jam 05.00...
apa kamu tidak ada kerjaan , harus mengantar dan menjemput saya ?? " tanya Via ketus.
"Galak tapi cantik " batin Hans...sambil mengeleng kepala.
"Kamu dengar yang aku bicarakan ???...
"Ah ya...kalau kerjaan sih banyak , tapi ada assisten yang membantu ku " sambil melirik Via..
"Nanti malam , saya mau ajak kamu makan malam boleh ?? " berharap.
"Hitung - hitung mengawali perkenalan kita " ucap Hans yang merasa heran dengan ucapan nya sendiri.
Ia yang menentang perjodohan ini , malah ia sendiri yang berusaha mengajak Via kenal lebih dalam.
Via hanya terdiam..
"Bagaimana apa anda mau nanti malam ?? " tanya Hans , ketika ia melihat Via keluar dari mobil dan belum mendapat jawaban ajakan nya.
__ADS_1
"Ok jam 07.00 " ucap Via datar .
"Ok...see you "Hans tersenyum manis.
"Ko aku penasaran ya , ia tidak seperti perempuan lain nya " ucap nya masih melihat Via berjalan memasuki kantor .
Selama ini Hans yang selalu di kejar - kejar wanita.karena harta dan gelar bangsawan nya .
"Morning ..." sapa beberapa karyawan yang melihat nya
"Morning "Balas Via ramah sambil tersenyum.
Ia terkenal bos yang sangat ramah dan baik.
Via berjalan memasuki ruang kerja nya.
Dan menghempaskan tubuh nya di kursi dengan kasar.
Tok..
Tok..
Mr Bruno hanya mengeluarkan separuh badan nya di antara pintu ruang kerja Via.
"Thanks nak , sudah mau mendengarkan Dady " ucap nya tersenyum .
"Ya dad " berusaha tersenyum walau pahit.
Via memejamkan mata , untuk menghilangkan rasa galau di hati nya..
Berusaha konsentrasi dalam bekerja .
Kriiiiinng...krriiinggg...
"Ya mam...."jawab Via lesu .
"Nak kamu tidak apa - apa , tadi kamu sarapan sedikit..
__ADS_1
maafkan dad ya " perhatian Mrs Bruno yang membuat nya menangis tertahan.
"Is ok mam " dengan suara yang berubah..
"Don't cry baby " di sana Mrs Bruno pun ikut menangis..
"I'm ok mam " berusaha untuk terdengar ceria.
"is my girl...
****
"Kamu kemana sayang , di hubungi tidak di angkat " seorang wanita dengan tubuh tinggi dan seksi berambut pirang menghampiri Hans dikantor.sambil mencium bibir Hans
"Aku sibuk kelly " membalas ciuman sang pacar.
Ciuman semakin panas , Hans mendudukkan nya di kedua paha , sambil ******* bibir sang pacar.
Ciuman yang semakin panas, bahkan Hans mulai merabah paha sang pacar dan memasukan jari nya kedalam rok mini Kelly.
"Ummphh...Hans ******* bibir Kelly dengan rakus nya...
"Ah...Hans " rancau Kelly..
Hans semakin menaikan tubuh Kelly ke atas..
Tiba - tiba .
Ckleeek...
"Ini kantor bukan tempat untuk bermesum " bentak Mr Anderson.
Sontak kedua pasangan itu terhentak dan memberhentikan aksi nya..
Perlahan Kelly turun dari pangkuan Hans dan merapihkan pakaian nya.
terima kasih sudah mau mampir
__ADS_1
ππΎππΎ