TAKDIR

TAKDIR
Willy


__ADS_3

Ke esokan hari nya salju sudah tak turun seperti kemarin..


Matahari memancarkan sinar nya walau malu - malu kucing , bagi kami disini ,


cukup menghangatkan.


"Pagi semua "tegur Willy sambil memegang dada sebelah kiri...


"Will...are you ok ? "tanya Via , Mr dan Mrs Bruno berbarengan sambil memandang Willy intens.


"Ya....


"Kamu sekarang makan cepat , aku ambilkan obat ya..."ucap Via berjalan kekamar Willy mengambil obat...


"Ayo kita makan "ucap Mrs Bruno memandang Via..dan Via menganggukkan kepala.


Setelah makan dan Via memberikan obat.


Via duduk di sebelah Willy yang masih memegang dada sebelah kiri.


"Apa kita ke rumah sakit ? "tanya Via memegang Dada Willy.


"Tidak apa - apa , kita duduk diteras depan rumah , sudah tidak ada salju lagi "ucap Willy memandang Via ..


"Ok...berjalan keteras Willy memegang tangan Via erat....


Terasa oleh Via , tangan Willy sangat dingin...dingin sekali.


"Apa kamu dingin Willy ? tanya Via sambil mempererat genggaman tangan nya...


"Tidak ..."jawab nya santai...


Tapi Via melihat lain...sangat lain dari biasanya.

__ADS_1


Duduk diteras sambil berbincang dan bersenda gurau...


Mereka melihat tumpukkan salju yang sedang dibersihkan petugas.


"Via , jika aku tidak ada nanti...mau ya kamu menjaga kedua orang tua ku,


huk...huk.."Ucap Willy sambil terbatuk-batuk .


Dengan cepat Via berlari mengambil air minum...dan memberikan Willy agar segera meminum nya .


Willy menurut, ia meminum nya walau sedikit...


"Huk...huk...huk...Willy terbatuk lagi..


Via hanya mengelus dada Willy.


"Kita kerumah sakit ya , please ..."ucap Via memohon.


"Via , kamu berjanji ya...


"Ya...aku berjanji , kedua orang tua mu ku angap sudah seperti orang tua ku sendiri "ucap Via memandang Willy yang semakin pucat..


"L love you ...dengan segenap hati ku Via 'ucap nya sambil mengambil tangan kiri Via...


"love you too...


Willy mengeluarkan seseuatu dari kantong celana nya...


Cincin...


"L love you, terima lah ini dari ku "ucap nya sambil terbatuk-batuk kembali.


****

__ADS_1


"Willy...ini....


"Ya...untuk mu...cintai aku Via "ucap nya memegang tangan Via dan mencium nya...


"Ya...terima kasih Willy...aku juga mencintai mu "ucap Via menelan Saliva nya melihat wajah Willy yang semakin memucat.


"Aku sangat bahagia....bahagia sekali.."mengengam tangan Via erat..


"Sudah aku tidak mau ada yang menangis , aku dan kamu harus selalu happy "ucap Via mengusap tangan Willy.


"Ya..we are happy..tersenyum...


" Via coba kamu ceritakan masa kecil mu , tentu nya seru ?.."tanya Willy terlihat mata yang berbinar - binar..


****


"Kamu tahu Will..aku dilahirkan di sebuah desa...desa yang tidak ada polusi udara...


"Aku seperti kamu, anak tunggal.


"Tentunya kamu sejak kecil 5erlahir cantik Via "ucap nya...


"HM...iya dong, oleh karena itu kedua orang tua ku sangat menjaga ku, sampai-sampai aku diajarin ilmu bela diri.."ucap Via mengenang masa kecil nya...tanpa melihat perubahan wajah Willy...


"HM ..aku membayangkan waktu kamu masih kecil tentu nya lucu sekali "ucap Willy suara yang terdengar serak..


"Willy kamu tidak apa-apa ? "tanya Via menyadari perubahan wajah Willy...


"Aku tidak apa-apa, ceritakan lagi masa kecil.mu....


Kali ini Via tak ingin bercerita, ia memeluk Willy dan menangis...


"Willy....ku mohon bertahan..."ucap Via

__ADS_1


__ADS_2