
"Aku tak percaya , Via bisa berbuat seperti itu " ucap Mr Bruno masih memegang dada sebelah kiri.
Entah mengapa sangat shok ia mendengar kabar Via kabur
"Dad...kita ke rumah sakit "Mrs Bruno merasa khawatir.
"Aku tidak apa - apa , aku tidak apa - apa tolong ambilkan air putih hangat " ucap nya...terbatas - bantah.
Bergegas Mrs Bruno setengah berlari mengambil air putih hangat dan memberikan ke Mr Bruno.
Melihat wajah sang suami memucat.
Gleg...gleg..gleg
Mr Bruno menghabiskan air putih dengan sekali teguk dan meletakkan gelas di atas meja dengan kasar.
"Saya tak habis pikir Via bisa berbuat seperti itu , tak habis pikir " ucap nya berulang - ulang ,sekali lagi Mrs Bruno mengeluh sambil mengelengkan kepala.
sekali lagi tak habis pikir.
"Sudah lah dad , mungkin ada alasan Via hingga ia sampai pergi , mungkin Hans telah berbuat lancang " ucap Mrs Bruno mengelus pundak sang suami.
"Jika ia tak mau , mengapa tak bilang sebelum nya.
Jangan kabur seperti itu.." teriak nya memandang marah kepada sang istri
"Bagaimana Via mau bilang , dad mendesak terus , tak memberi kesempatan Via untuk bicara .
coba dad mendengar kan pendapat Via..
Kalau sudah begini , bagaimana " dengan jengkel berjalan kemeja makan tak ingin menerus kan pertengkaran .semakin ia menerua kan akan terjadi pertangkaran.
untuk sementara ia mengalah.
Di sisi lain , ia merasa sangat gelisah .
kemana Via melarikan diri.
Ia tak percaya jika Via mempunyai pikiran seperti itu , melarikan diri.
Ya...melarikan diri..
Mengapa harus melarikan diri ???..
Pertanyaan itu selalu hinggap dikepala nya
"Dimana kamu nak , ingat your mam , dimana kamu sayang " lirih Mrs Bruno merasa tak tenang.
"Lihat saja kalau kamu pulang " ancam Mr Bruno. berjalan mondar mandir...
Mrs Bruno melirik jam di dinding.
jam sudah pukul 22.30.
"Sudah malam , kemana kamu nak..
"Apa kamu takut pulang ???...
"Jika kamu takut , telefon mam nak ." batin Mrs Bruno gelisah sebentar melihat jam...sebentar melihat jam..
"Huufff.....
Via dimana kamu ....
Sama dengan Mrs Bruno , ia pun mulai gelisah sudah malam . Via belum datang juga.
Walau ia marah tapi , ia tetap mengkhawatirkan Via yang sudah ia anggap anak sendiri.
"Aku marah sama anak itu , tapi jika sampai malam belum pulang .
Khawatir juga " batin Mr Bruno monohok.
"Dimana kamu Via " ucap Mr Bruno .
Merasa bersalah , kenapa ia tak menuruti perkataan sang istri.
"Dad bagaimana anak kita belum pulang juga , kemana anak itu " Mrs Bruno tak dapat menyambutnya rasa takut nya.
Tak menjawab pertanyaan sang istri , ia segera mengambil smarpone pintar nya dan menghubungi Via..
Yang menjawab hanya operator ..
__ADS_1
Sekali lagi Mr Bruno menghubungi Via..
Dan sekali lagi , yang menjawab hanya operator.
"Mungkin Via sedang berada di suatu tempat , hingga ia tak mengangkat telefon nya dan mungkin signal di sana tidak bagus " batin Mr Bruno pada diri sendiri. terlihat jelas wajah nya memerah merasa bersalah.
****
"Sudah jam 01.00 malam , tak biasa nya Via belum pulang " Mrs Bruno mondar mandir seperti gosokan..
Ia tak enak makan dan tidur.
"Dad...
Daddd... " teriak nya.putus asa.
Memijit kepala nya sudah merasakan pusing , tidak bisa tidur dan makan.
"Yes mam , dad juga khawatir .
Tidak seperti biasa nya , sudah berganti hari belum pulang ..."melirik sang istri..
"Andai dad tidak memaksa kehendak dad ,mungkin ia tak seperti ini "omel Mrs Bruno ...menghentak - hentak kan kaki nya jengkel .
Mrs Bruno meraup wajah nya kasar .
Ia mulai gelisah..
Kembali mengambil handpone nya.
"Hallo....cari anak saya , sampai ketemu ..
ya...sekarang , pokok nya saya , ingin anak saya segera di ketemukan " ucap Mr Bruno kepada seseorang disana yang merupakan orang suruhan nya.
Sementara itu , Via berada di sebuah gudang tua..
Gudang yang tak lagi di pakai .
Terlihat sarang laba - laba dimana -mana , tidak ada penerangan lampu sedikit pun .
Ia dalam keadaan diikat dan mulut di lakban.
Tiba - tiba..
Menyiram dengan seember air.
"Bangun...dasar ****** bangun , banguuun " teriak seseorang yang bertubuh tegak , hitam dan seram..
Mendapat siram air secara kasar , akhir nya Via terbangun tergagap.
"Ah...ada dimana aku " ucap Via melihat sekeliling nya memijingkan mata nya, karena silau.
"Kamu ada di sini cantik "ucap pria berwajah seram itu.
"Mau apa kalian " bentak Via.
"Mau mencicip tubuh mu , kita bersenang - senang , mau " seringai nya menatap tubuh Via liar yang cantik dan bertubuh putih halus.
Prok
Prok
prok
Berjalan dengan angkuh Kelly duduk mengangkat wajah Via.
Sambil mengcengkram dagu Via kasar.
Melepas dagu , berakhir menarik rambut Via yang panjang
"Aahh , sakit , apa mau mu ? " tanya Via ,menahan sakit , hingga wajah nya memerah. ia tak ingin dilihat lemah oleh Kelly.
Kelly kembali menarik rambut Via hingga Via terjermbab kebelakang.
Hingga tubuh nya terpelanting .
Aaah....
Bruaagk
Hingga Via tak sadar kan diri ..dengan hidung mengeluarkan darah..
__ADS_1
"Siram lagi , lebih banya siram nya " perintah Kelly " ia sangat senang Via terlihat kesakitan
Ia tak ingin , ada yang mengambil Hans bank berjalan nya.
Byur..
Byurr
Tapi Via belum sadar juga.
Byuuurrr..
Bos...bagaimana kita pesta ..
kayanya cewe ini masih perawan bos, cantik lagi "ucap laki - laki berwajah seram itu.
Ha..ha..ha..ha
terdangar tawa lelaki berwajah seram itu dengan beberapa teman nya.
Dan Kelly pun tertawa senang melihat lawan nya terkapar ..
"Masa lagi pindah masih mau di ajak pesta , nanti kalau sudah siuman.
Biar kalian puas " ucap nya tertawa senang.
"Jadi kapan bos , menunggu dia siuman.
sudah tidak tahan ni..
mulus lagi bos " ucapan nakal pria berwajah seram dengan teman - teman nya
He..he..he..
"Sabar sedikit kenapa !!...
"Kita tunggu beberapa menit , kasihan "tawa sinis Kelly.. seakan - akan mengasihani Via.
Ha..ha..ha..ha..
"Dia sudah tak tahan bos ".menunjuk pria berwajah seram itu.
Beberapa menit kemudian ..
"Siram lagi coy " perintah Kely..
Sebenar nya saat di siram yang kedua kali , ia sudah siuman.
Tapi bertahan pura - pura masih pingsan
Agar ia mendengar ucapan Kelly dan anak buah nya. berharap mengetahui ia berada dimana.
Byuur...
Byuur...
"Ini cewe lama amat pingsan nya " celetuk mereka jengkel.
"Coba di cek nadi nya , jangan - jangan ia mati " ucap Kelly.terdwngar senang.
"Masih hidup bos , tapi nadi nya lemah " ucap pria berwajah seram itu..
""Apa kemungkinan ia sekarat ???..
"Kenapa bo, bos takut ??..
"Tidak , justru saya senang.
tidak ada lagi yang menganggu my boy friend " tertawa terbahak - bahak.
"Seirama lagi..." perintah Kelly.
Byurr..
Byuurr..
Akh..
like and cmnd dung..
biar emak semangat..
__ADS_1
happy reading