
"Mr Bruno belum datang " tanya nya sambil memandang ruang meeting.
"Oh...beliau tidak ada tuan , saya yang mewakili meeting ini , ada apa tuan " tanya nya menatap Ricky yang terlihat menatap Doni bingung.
"Boleh tau beliau kemana ?? " tanya Doni .
"Saya tidak mengerti , sebab saya tanya , Mr Bruno hanya menjawab , kerjakan saja tugas mu , Seperti itu tuan " jawab nya menunduk.
"Huuuuffff.....kalau begitu , kamu saja yang mewakili aku , supir antar gue dulu , nanti dia balik kesini setelah menjemput elo " ucap nya menepuk pundak Doni , memakai bahasa Indonesia , yang tak di mengerti orang kepercayaan Mr Bruno. Ricky seperti marah ia berjalan keluar...
Tampa melihat Doni yang melotot melihat tingkah nya...
"Mr Ricky anda sangat diharapkan disini ...teriak orang kepercayaan Mr Bruno...
"Beliau ada tugas penting Mr .., biar saya saja yang mewakili nya " ucap Doni memegang pundak dan mengajak nya duduk.
Dengan sedikit terheran - heran , orang kepercayaan Mr Bruno itu mengikuti Doni ke meja meeting .
Bruaaakkk....
Ricky membanting pintu ruang kerja nya.
Sehingga membuat sekeretaris nya terjengkit kaget , yang hendak masuk tidak jadi melihat kemarahan sang owner .
"Kemana kamu Via " ucap nya sambil menendang apa yang ada di depan nya..
"Lebih baik ku telefon "ucap Ricky mengambil handpone dari saku celana panjang nya .
Krriiiiiinnnng...
Kriiiiinnnngg....aktif tak di angkat.
"Aktif ....tapi ga di angkat " Ricky mengangkat alisnya sebelah.
Ricky membuka aplikasi WhatsApp dan mengirimkan pesan.
__ADS_1
๐hi....Apa kabar ???
๐Via ada di mana kamu
hanya ceklis satu....
"Via....kamu membuat ku takut " teriak Ricky sambil menjambak rambutnya .
Krriiiinnnng...
Doni tak mengangkat telefon nya .
Kriiiiinnng...
"Kemana sih ni bocah " ucap Ricky kesal.
sambil membuka aplikasi WhatsApp kembali ...
๐Don...sudah selesai meeting nya ? " tanya Ricky...
๐kalau sudah cepat "perintah Ricky..
๐๐..Doni hanya mengangkat jempol nya saja.
****
Sementara Doni tersenyum melihat WhatsApp Ricky yang seperti cacing kepanasan .
Mendapat WhatsApp seperti itu dengan setengah berlari Doni menuju mobil yang diparkir di depan gedung kantor GGC.
Ting....
Kembali pesan terkirim
๐cepat Don....
__ADS_1
๐Ck...Iya ...sabar ini lagi otw " ucap Doni jengkel ...menjalankan mobil nya dengan kecepatan penuh.
Hingga sampai di kantor , setengah berlari Doni menuju ruangan Ricky .
"Ya ..ada apa bos " ucap Doni dengan nafas tersengal - sengal.
"Sudah dapat info Via ada dimana ? " tanya nya sambil memijat kening.
"Ya....ampun...
"Aku ...kira ngapain ....ini masalah Viaaa toh....ku pikir soal kerjaan...." celoteh Doni kesal...
"Tadi kan sudah gue bilang....cari info Via " melotot.
"Iya...iya " ucap Doni mengaruk kepala nya yang tak gatal. sambil mengeluarkan handpone di saku celana nya .
****
"Nih...tadi ak WhatsApp , dia sempat jawab , tapi cuma sebentar..menyerahkan handpone nya...
"Gue WhatsApp ceklis satu Don " ucap nya nelangsa.
"Ya ga tau....sabar aja sih...kali Via dan keluarga nya sedang sibuk " ucap Doni menengkan.
"Coba liat WhatsApp elo " menegada tangan meminta Handpone nya Doni.
"Hahahaha....kaku amat loh Rick " sambil menutup mulut melihat Ricky melotot
"HM....gue penasaran Don, gimana perasaan Via sama gue " menerawang.
"Nanti kita cari lagi Ric , gue mau kerja dulu....menyelesaikan proyek kita , setelah itu kita kerumah Via lagi...
"Ok...."Jawab Ricky...
Walau dalam bekerja Ricky sudah tidak kosentrasi lagi , ia masih berharap Via membalas pesan nya..
__ADS_1
selamat membaca