
karena tidak ada sahutan dari Asti mereka pun memeriksa rombongan mereka. namun, betapa kagetnya saat di periksa mereka kehilangan satu anggota yaitu Asti.
Kevin yang mengetahui hal ini lantas membuatnya cemas. pasalnya Kevin juga tidak tahu bahkan tidak menyadari bahwa Asti terpisah dari rombongan mereka.
Billy yang melihat nya pun langsung menenangkan Kevin. Billy tau apa alasan Asti pergi diam diam, ini pasti ada hubungannya dengan temannya Lulu.
tapi mau gimana lagi, Billy tidak bisa melarang Kevin untuk tidak dekat dengan Lulu, karena Kevin sendiri yang menawarkan Lulu untuk ikut dan bergabung bersama teman temannya.
karena Kevin yang ngajak maka dia harus kan menemani Lulu? kan hanya dia dan Billy yang Lulu kenal akrab.
"kenapa kalian tidak ada yang sadar sih jika Asti terpisah!!"
ucap Kevin marah.
Billy tau saat ini kawannya itu sangat marah. Billy pun menyuruh pelayan yang berdiri sejak tadi itu pergi.
"mbak, itu saja deh gak jadi untuk tambahannya"
ucap Billy dengan halus.
"lah, mana kami tau Vin kalau Asti akan terpisah dengan kami? tadi kan dia bareng dengan kami beli Indrapermata, ya kami kira dia sudah selesai"
jawab salah satu perempuan itu seadanya.
"ya seharusnya kalian periksa lagi dong!!"
"Vin kok kamu jadi salahkan kami sih!! kamu kan pacarnya!! seharusnya kamu tau dong dimana Asti!! kamu gak sadar selama perjalanan kamu nyueki Asti?"
sambar Mela yang kesal.
Kevin yang merasa perkataan Mela itu benar pun langsung terdiam sesaat.
"sudah sudah! gini aja kalau kita berdebat terus semua masalah ini gak akan selesai. Asti gak akan ditemukan sedangkan yang ada kita hanya bertengkar tidak jelas. menguras tenaga. lebih baik ayo ikut aku, anak laki lakinya kita berpisah untuk nyari Asti di setiap sudut?"
ucap Billy menenangkan semua.
tak berapa lama kemudian, para lelaki pun pergi mencari Asti.
sedangkan Kevin dan dua orang laki laki itu tetap stay di sini menjaga para perempuan.
"Vin jangan sedih ya, Asti pasti di temukan kok"
ucap Lulu menenangkan Kevin.
namun perkataan itu mampu membuat para perempuan itu menjadi jijik dengan keberadaan Lulu.
"gimana Asti tidak mau pergi? perempuan kegatelan ini aja kayak gini sama pacar nya! bukannya si pacar menghindari nya mala semakin lengket"
ucap dini kesal.
Mela yang mendengar nya langsung menepuk bahu Asti, seakan menyuruhnya untuk tenang dan diam.
sedangkan Kevin, seperti orang bodoh yang tidak tau harus berbuat apa. apakah dia sangat keterlaluan mengacangi Asti sepanjang jalan? sampai dia sendiri tidak sadar bahwa Asti menghilang?.
namun, tiba tiba Kevin berfikir untuk menelpon Asti.
__ADS_1
Kevin pun menelpon Asti, berharap Asti mengangkatnya. namun, ternyata telpon tersebut tidak diangkat oleh Asti.
tak berapa lama kemudian chat masuk dari teman teman Kevin yang menyari keberadaan Asti.
"Vin maaf kami gak nemuin Asti dimana pun"
rata rata pesan yang masuk memberitahu Kevin bahwa Asti tidak ditemukan.
membuat Kevin semakin frustasi. Kevin menganggap bahwa dia tidak berguna sebagai pacar Asti. padahal dia berjanji untuk melindungi Asti, namun dia tidak bisa menepati nya.
"brensek!!"
ucap Kevin kesal.
Kevin pun menyuruh mereka untuk kembali ke cafe.
semua nya pun kembali ke cafe.
sesampainya disana, tepat sekali makanan yang telah mereka pesan pun sudah sampai.
"dimana Billy?"
tanya dini yang menyadari kekasihnya tidak ada.
semua para lelaki menggeleng tidak tahu, membuat dini khawatir, namun sedikit memberikan harapan baru bagi Kevin.
"semoga saja dia menemukan Asti"
•••••
Billy pun mengingat kembali, ucapan Asti, kesukaan Asti, dan sifat Asti. berusaha menebak nebak keberadaan Asti.
Billy bertekad untuk menemukan Asti, karena saat ini Billy lah yang tau gimana perasaan Asti ketika Lulu Dateng dan akrab dengan kekasihnya Kevin.
tidak itu saja, ada beban dari temannya, sahabatnya yaitu Kevin. yang harus menemukan Asti, jika tidak maka dia tidak akan tau akan gimana sahabat nya ini.
Kevin ingat, Asti adalah sosok seseorang yang sangat penutup. bahkan masalah apapun, dia jarang memberitahu kan Kevin. biasanya orang yang penutup akan suka dengan tempat yang sepi dan sunyi.
pertanyaan nya dimana tempat yang sepi dan sunyi tersebut? teka teki itu harus Billy cari.
pasar ini sangat ramai di kunjungi oleh para wisatawan. dimana sudut pasar ini yang sepi?
sementara itu hari sudah mulai kelihatan gelap, namun Billy belum juga tiba. membuat Kevin juga khawatir begitu juga dengan dini.
"aku yakin kok, Asti akan segera ditemukan. sebaiknya kita makan dulu yuk?"
ucap Lulu mengajak mereka makan.
karena sejak dari makanan tersebut di sajikan, belum ada orang sekali pun yang menyentuhnya. seketika semua orang hilang nafsu untuk makan. bahkan makanan yang tadinya disajikan dengan hangat, kini sudah dingin.
"eh!! Gilak kali ya kamu!! aku gak tau kamu itu siapa? yang pasti kamu terlihat bodoh!! gimana bisa kami makan sementara teman kami pisah dari kami tanpa sepengetahuan kami? sumpah dasar cewek kegan***** kayak kamu!! gak tau malu!!"
ucap dini kasar.
Mela pun semakin memeluk dini untuk menenangkannya.
__ADS_1
Kevin yang mendengarnya merasa terganggu.
"lu? kalau kamu mau makan duluan makan lah, yang lain akan makan setelah mereka jumpa dengan Asti"
ucap Kevin lembut.
••••••
sekarang Kevin tau harus mencari Asti kemana. tempat yang sunyi dan sepi. Kevin pun kesana dengan cepat, benar saja ternyata disana sudah ada Asti yang lagi duduk dan menikmati buah buahan nya dengan tatapan yang kosong.
Kevin pun menghampiri nya dengan perlahan.
"ngapain kamu disini? nunggu di tempat ini? diparkiran lagi? entar di culik loh!"
tanya Billy tiba tiba.
tentu saja membuyarkan lamunan Asti
"sejak kapan kamu disini?"
tanya Asti yang tidak tau kapan Billy Dateng.
"gak perlu tau! yang penting kenapa kamu disini? di parkiran lagi? kenapa gak ikut kami?"
tanya Billy lagi.
"gapapa, aku kesini karena merasa capek aja"
jawab Asti dengan wajah datar.
"yakin karena capek? bukan karena dia kan?"
pertanyaan Billy tepat sasaran.
Asti kaget, dia gak tau harus menjawab apa.
"yaudah lah yuk, kalau kamu gak jawab gak masalah. yang penting ayok ikut aku untuk bergabung lagi sama teman teman"
ajak Billy yang menarik tangan Asti.
namun Asti menghempaskan tangannya.
"aku gak mau!!"
"kenapa"
"aku capek! lebih baik aku disini menikmati buah buahan ini dari pada disana harus melihat mereka berdua akrab seperti itu? bahkan aku sampai dikacangi habis habisan sama Kevin!!"
jawab Asti kesal.
"as, bukan kah Kevin tadi yang mengajak Lulu untuk ikut dengan rombongan kita? tapi sebelumnya kan dia minta izin dulu kan dengan mu?"
tanya Billy lagi.
"ya seharusnya dia peka lah! mana mungkin aku menolak permintaan dia di depan orangnya langsung? aku gak marah akan ke akraban yang terjadi di antara mereka? tapi aku marah ketika Lulu semakin di luar batasan nya!!"
__ADS_1
jawab Asti kesal.