Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
CINTA??


__ADS_3

Acara kampus hari ini pun selesai.


"Asti,, kita pulang bareng yuk!"


ajak jenny.


"emm,, "


saat menjawab seperti biasa, Asti langsung ditarik oleh Kevin, sedikit menjauh dari jenny.


"kamu apa apaan sih! lepas kan tanganku!"


ucap Asti kesal melihat ulah Kevin.


Kevin pun melepaskan tangan Asti.


"Asti,, aku tadi yang menjemput mu bukan? maka aku harus bertanggung jawab atas mu"


jelas Kevin.


"apaan sih Kevin! biasa kali itu. udah lah aku pulang bareng jenny saja, kamu juga sibukkan!"


ucap Asti.


jenny yang melihat Asti dan Kevin pun mulai menggelengkan kepala nya, pasal nya jenny tak tau apa yang sedang mereka bicarakan di sana. membuat dia menunggu di sini.


dasar Kevin!! mengganggu saja


gumam jenny dalam hati.


tak lama kemudian Asti pergi menuju jenny.


"ayo Jenn, kita pulang bareng"


ajak jenny sambil menarik tangan jenny menuju parkiran.


hati jenny sungguh sangat senang sekali ketika Asti memegang tangan nya.


jenny merasa bahwa, dia menang dari Kevin.


sedang Kevin yang melihat nya dari belakang hanya diam lalu pergi meninggalkan mereka.


Asti dan jenny pun sampai di mobil. mereka berdua pun langsung masuk ke dalam mobil.


Asti memasang sabuk pengaman begitu juga dengan jenny.


selesai


"as,, siap?"


tanya jenny.


"siap dong, ayo"


jawab Asti dengan senyum manisnya.


Kevin pun segera melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang meninggal kan debu dan jejak ban mobil.


saat di jalan Asti meminta izin ke jenny untuk menghidupkan musik.


"Jenn! apakah aku boleh menghidupi musik di mobil?"


pinta Asti dengan rasa sedikit takut.


"astaga,,, ngapain coba kamu minta izin, kalau mau dihidupkan, hidup kan saja, jangan ragu ragu. anggap saja mobil ku mobil mu juga"


jawab Kevin dengan tawa melihat ulah Asti.


Asti pun yang mendengarnya hanya cengengesan.


Jenny pun segera menghidupi musik.


saat menghidupi musik, ternyata yang terputar adalah lagu ke sukaan mereka berdua.


mereka pun bernyanyi dengan keras di dalam mobil.


entah lah, apakah yang di luar dengar atau tidak mereka tidak perduli.


tak jarang juga Jenny, sesekali melihat wajah Asti.


sumpah entah kenapa, Jenny merasa Asti kali ini sangat cantik, ceria, dan gemes.


dia menemukan hal lain dari jenny, yang jarang jenny lihat.


sungguh Jenny sangat senang melihat Asti seperti ini.


ditengah tengah lagu, jenny bertanya pada Asti.


"as,, mau makan gak?"


tanya jenny dengan lembut.

__ADS_1


"tapi jenny?"


jawab Asti ingin menolak.


"ala,,, kita kan sekali kali makan bareng. udah lama loh kita gak makan bareng"


bujuk Jenny.


"tapi,, masalah nya uang aku gak ada. kalau ada gak cukup. lain kali aja ya Jenn?"


jawab Asti jujur.


"astaga itu toh, tenang lah kalau uang makan aku traktir deh. anggap aja ucapan makasih"


jawab jenny sambil senyum.


"makasih apa?"


tanya Asti heran.


"makasih, karena sudah mau pulang bareng"


jawab jenny cengengesan.


"apaan sih Jenn,, gak lucu sumpah"


jawab Asti dengan cetus.


"tapi jangan lama lama ya!"


perintah asti.


"siap komandan!"


jawab jenny membuat Asti tertawa.


mereka pun berhenti di salah satu cafe tongkrongan.


mereka turun lalu memesan makanan.


"kamu gak mau Poto?"


tanya jenny, membuat Asti kaget.


"emm,, enggak lah. aku cuma sedang memperhatikan seni lukis nya doang kok"


jawab Asti sambil memandang cafe tersebut.


"yakin?? tempat nya aestetic loh as?"


tanya jenny menggoda.


dalam hati Asti menjawab


tahan as,, loh bisa kok kapan kapan ke sini foto dengan sepuasnya. kali ini tahan Asti.


Asti hanya menggeleng.


"yakin?"


tanya jenny, pasalnya jenny tau bahwa Asti sangat menyukai seni atau pemandangan. dia akan mengabadikan nya jika seni nya luar biasa.


dan menurut jenny, cafe ini memiliki seni yang luar biasa.


karena Asti tidak bisa menahannya akhirnya dia jawab


"emm,, boleh kalau mau ngambil"


sambil cengengesan menahan rasa malu.


Jenny yang melihat tingkah Asti langsung tertawa.


akhirnya Asti menyodorkan hp nya ke jenny.


lalu jenny mengambilnya dan membuka camera Asti.


Asti pun segera mencari tempat untuk foto lalu berpose ala ala model.


dan Jenny pun mulai mencekrek nya hingga beberapa kali.


tidak hanay satu tempat saja yang Asti foto, tapi hampir semua sudut tempat Asti bergaya dan berfoto


selesai foto foto, tak lama kemudian pesanan mereka Dateng.


Asti dan jenny pun menikmati makanan nya, sembari melihat lihat foto Asti.


tak jarang juga Asti meminta pendapat jenny tentang foto nya.


selesai makan.


jenny membanyar pesanan mereka lalu mereka meninggal kan cafe tersebut.

__ADS_1


sesampainya di depan rumah Asti.


"Jenn, makasih atas semua nya"


ucap Asti tersenyum, membuat hati jenny merasa adem.


"iya sama sama, kalau misalnya besok gak ada jemputan hubungin aja aku! oke"


perintah jenny.


"oke! yaudah hati hati di jalan ya. da.."


jawab Asti dengan lembut, pergi dan masuk sambil melambaikan tangan nya.


jenny pun segera menghidupkan mobilnya dan meninggalkan rumah Asti.


saat di jalan entah apa yang terjadi dengan jenny, sepanjang jalan jenny selalu mengingat senyuman Asti, tingkah Asti yang kocak dan super gemes, kepolosan Asti, membuat jenny tidak bisa menghapusnya dari ingatannya.


diiringi dengan musik yang penuh dengan cinta, jenny makin merasa sangat menyukai Asti.


dia tak sadar, bahwa kenangan Asti telah membuatnya nyaman.


namun lamunan itu tersadar saat jenny hampir menabrak seekor kucing.


citttt,,,


suara rem terdengar jelas.


"astaga kucing ini!"


jawab jenny kesal.


tiba tiba saja Asti langsung berpikir,apa yang sedang ia pikirkan tadi hingga dia mau menabrak kucing. kenapa wajah Asti dengan senyuman manisnya selalu aku ingat.


"astaga apa yang terjadi denganku? kenapa aku selalu mengingat Asti? apalagi dengan senyuman manisnya yang indah"


senyum senyum sendiri jenny.


"ih, apaan sih! ingat dia itu hanya teman mu, gak lebih Jenn! sadar kamu sadar!


tapi. apa yang terjadi dengan ku? kenapa dengan ku?"


saat ini Kevin sedang merasa beradu argumentasi dengan dirinya sendiri.


Kevin pun memutuskan untuk segera pulang terlebih dahulu.


malam hari tiba, bulan kini muncul dengan sempurna dan sinar yang indah.


jenny yang menikmatinya sangat lah senang, apalagi jenny menikmatinya di balkon kamar nya sambil meminum kopi susu. rasanya kenikmatan luar biasa.


saat menatap bulan, tak sengaja Kevin melihat wajah Asti di bulan.


membuat Kevin kaget dan mengucek ngucek mata nya.


namun ternyata itu hanyalah khayalan nya.


setelah menghilang wajah Asti di bulan, jenny langsung mengingat asti.


jenny masih mengingat tingkah polosnya, gemesnya, bahkan tawa dan senyumannya yang sangat manis menurutnya.


pokoknya jenny merasa lagi sedang di mabuk cinta yang besar banget.


astaga Asti,, dulu tuh kamu culun banget loh.. bahkan kamu di jauhi. tapi kenapa sekarang kamu seperti berubah?


ucap jenny dalam hati sambil membayangkan wajah Asti.


ih, apaan sih! aku kok mikirin Asti,, jangan sampai aku ke makan omongan sendiri! apa aku mencintai Asti? atau aku menyukai Asti?


ada apa dengan ku,,,


kenapa aku selalu mengingat nya.


kenapa aku marah gak jelas jika dia dekat dengan Kevin?


apa yang terjadi dengan ku.


rintih jenny dalam hati yang menyadari sikapnya terhadap Asti.


tiba tiba seperti ada yang mengatakan


iya kamu cinta dengan dia Jenn, jangan tolak rasa ini! dia mampu membuat mu nyaman Jenn, paham!


ternyata itu adalah argumentasi dalam diri nya sendiri.


apapun rasa itu yang jelas saat ini Asti sangat lah mampu membuat jenny merasakan kenyamanan yang luar biasa.


hingga jenny selalu mengingatnya.


sumpah Asti kamu idaman


ucap jenny dalam hati sambil senyum senyum sendiri mengenang wajah Asti yang cantik.

__ADS_1


__ADS_2