Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Three date


__ADS_3

mereka pun sampai di sebuah restoran, setelah selesai acara wisuda Clara tadi.


kali ini hanya ada Clara dan Jaka, dini dan Billy, Kevin dan Asti.


sengaja Clara mengajak Asti dan Kevin untuk ikut, agar kevin dan Asti bisa dekat.


sebenarnya Kevin tidak mau, namun dia tidak ingin mengecewakan sahabat nya di hari bahagianya.


ya, hari ini ada tiga pasang yang akan makan bareng.


walaupun yang satu lagi gak pacaran.


tapi sebelum nya mereka sudah pamitan dengan keluarga mereka jadi aman.


"mbak"


panggil Clara ke salah satu pelayan restoran.


pelayan tersebut pun mendekat.


"saya ingin memesan makanan mbak, ada daftar menu nya gak mbak?


"sabar ya Bu, saya ambil sebentar"


pelayan tersebut pun pergi dan kembali lagi dengan membawa daftar menunya.


setelah melihat beberapa menu, akhirnya mereka memesan makanan dan minuman, lalu pelayan pergi meninggalkan mereka.


"Asti, kamu kenapa gak mesan makanan?"


tanya Clara.


"enggak kak, gapapa"


sebenarnya Asti ingin mesan, namun makanan yang disediakan disini adalah menu daging sapi, lembu atau kambing. jadi dia tidak bisa makan.


Jaka yang mengetahui adiknya kenapa gak mesan pun hanya diam.


"Asti,, nanti kita pulang berhenti di warung biasa ya. biar kamu bisa makan"


Asti mengangguk.


Clara yang heran dengan ucapan Jaka langsung bertanya


"lah kenapa? kok makan di warung?"


"iya, kenapa?"


tanya Kevin penasaran.


"enggak apa apa"


"apa nya yang enggak apa apa, Asti tuh paling gak bisa makan daging kak"


sambar dini.


membuat Asti kesal, dan Clara, Billy, Kevin kaget.


baru kali ini ada cewek yang gak suka daging. daging itu kan makanan yang paling gak bisa dihindari dari kaum hawa?


ucap Kevin dalam hati.


"lah, kenapa gak bisa as?"


tanya Clara penasaran.


"iya,, karena gak suka"


"kenapa gak suka?"


tanya Kevin makin penasaran.


"iya, menurutku daging itu rasa nya pahit. mau di olah seperti apa pun daging, tetap rasanya pahit. mungkin kalau aku gak tau itu daging masih bisalah makan. lagian juga aku alergi dengan daging"


jawab Asti santai.


"heran deh,,, daging itu gak pahit kenapa kamu bilang pahit?"


tanya Kevin

__ADS_1


"ya kan itu menurut aku, terserah kalau menurut kamu!"


jawab Asti cetus dan kesal.


tak lama kemudian makanan pun Dateng, kebetulan meja Asti dan Kevin beda. mereka tidak satu meja dengan Clara dan Jaka, dini dan Billy.


dari kejauhan terlihat pasangan itu membagikan kemesraan meraka di depan mata Asti dan Kevin.


Asti yang melihatnya merasa puyeng, sedangkan Kevin yang melihatnya, acuh tak acuh. ada sih rasa ingin seperti itu di dalam hati mereka berdua paling dalam.


namun, Asti sangat kuat dengan benteng pertahanan nya sedangkan Kevin sudah pernah mengalami nya walaupun bukan dengan pacarnya.


"hm!! mesranya nanti dulu kali. masik makan nih, kasihan yang disini"


sindir Kevin, membuat dua pasangan itu tertawa.


"yaudah kan ada Asti di depan, apa lagi?'


canda Billy.


membuat tawa di meja mereka.


Kevin pun perlahan menatap mata Asti, namun yang dia dapatkan rasa sakit karena kakinya sengaja di pijak Asti dengan kuat.


dua pasangan tiu pun kembali dengan keharmonisan nya.


sedang kan Asti dan Kevin seperti nyamuk.


"Asti, Jujur kamu cantik banget hari ini"


puji Kevin tiba tiba.


membuat Asti merasa curiga.


"oo iya,, aku mau ngebahas sesuatu sama kamu"


ucap Kevin.


"yaudah bahas aja"


jawab Asti santai masih dengan tatapan curiga.


"bentar lagi, akan ada pemilihan ketua BEM baru. kamu gak mau ikut?"


jawab Asti singkat.


"kamu yakin? aku sih masih mau ikut, tapi "


ucapan Kevin berhenti, membuat Asti penasaran.


"tapi kenapa?"


"aku bingung siapa wakil ku nanti, kalau billy lagi tidak mungkin. bahkan dia juga sudah tidak ingin terlibat dalam organisasi kampus"


"yaudah cari yang lain aja, apa susahnya cobak"


jawab Asti masih santai.


"susahlah, kamu kira gampang nyari wakil itu. kalau kamu jadi wakil ketua ku gimana? kamu kan cocok nih dari lagat lagat nya"


membuat Asti melotot mendengar ucapan Kevin.


"apaan sih loh Vin, gak lucu! aku gak mau! cari saja yang lain. kan masih banyak?"


"masalahnya aku gak nemuin"


"terus kalau gak nemuin kamu maksa aku? maaf enggak. aku menolak!"


tegas Asti.


"aku gak maksa kok, tapi aku cuma nawarin"


jawab Kevin.


ternyata dari kejauhan Clara, Jaka, dini, dan Billy melihat Kevin dan Asti berbicara.


jika dilihat dari sudut pandang mereka, mereka melihat Asti dan Kevin sangat mesra, tapi nyatanya yang terjadi adalah mereka berdebat disana.


"ciee PDKT nih ye?"

__ADS_1


ejek Clara yang senang dan puas.


seketika mereka langsung menoleh ke arah Clara.


"apaan sih Clara"


"apaan sih kak Clara"


jawab mereka kompak, membuat yang lain merasa senang.


Asti dan Kevin yang menyadarinya langsung saling tatap tatapan.


"tuh kan, kalian romantis banget sih as"


Ejek dini puas.


Asti pun menatap dini sedikit kesal.


"aku permisi ke toilet dulu"


ucap Asti meninggalkan mereka semua.


"awas masuk ke toilet yang salah"


Kevin berteriak mengingatkan Asti.


membuat yang lain menatap Kevin.


"maksudnya?"


"gapapa Bil"


senyum Kevin, membuat yang lain curiga namun hanya diam.


selesai makan mereka pun membayar pesanan mereka dan pulang.


saat di parkiran tiba tiba Kevin berbicara kepada Jaka dengan bisik bisik.


"as, kamu sama Kevin saja. Abang mau nganter Clara dulu"


Asti pun mengangguk.


Asti pun masuk ke dalam mobil Kevin.


saat dijalanan menuju pulang Asti melihat Kevin tidak mengarah pulang, Mala membelokkan mobil Kevin ke arah yang lain.


"kita mau kemana kev? bukan nya mau pulang ya?"


tanya asti tapi Kevin tak menjawab nya.


"kev, jawab kita mau kemana?? aku mau pulang"


Kevin hanya diam tak menjawab.


jujur Asti merasa takut.


tak jarang juga Asti mengganggu Kevin menyetir, membuat kevin marah.


"kamu bisa diam gak!!"


bentak Kevin masih menyetir mobilnya, membuat Asti diam dan menahan air mata nya. jujur dia ketakutan.


dia takut kalau kevin akan melakukan hal yang tidak tidak sama dia.


sesampainya disana, Kevin memarkirkan mobilnya dan turun.


Asti pun melihat ini adalah warung yang biasa dia dan abangnya beli.


Asti pun ikut turun dan berjalan di belakang Kevin.


"vin, maaf"


ucap Asti yang sudah berburuk sangka pada Kevin.


"diam, dan makan lah"


tak lama kemudian pesanan pun Dateng, Asti pun langsung memakannya karena jujur dia lapar.


"kamu tau dari mana tempat ini?"

__ADS_1


tanya Asti


Kevin masih diam, mungkin Kevin masih marah jadi Asti juga dia sepanjang. perjalanan.


__ADS_2