
setelah acara selesai, keesokan harinya seperti biasa Kevin jemput Asti untuk berangkat bareng ke kampus.
saat Kevin sudah sampai di depan halaman Asti, Kevin sudah melihat Asti yang berdiri di depan halaman nya.
Asti yang melihat kedatangan mobil Kevin pun beranjak mendekati mobil Kevin dan mengetuk pintu kaca mobil Kevin dengan pelan.
"tok,,,, tok,, tok,,,"
Kevin pun membukakan pintu mobilnya dari dalam, Asti masuk dengan ceria.
"assalamualaikum"
ucap Asti sambil tersenyum.
"waalaikumsalam"
jawab Kevin.
"Vin,, kenapa menatap ku seperti itu?"
tanya Asti yang merasa heran dengan tatapan Kevin.
"gapapa, aku hanya kangen saat saat seperti ini. kan ini pertama kali nya kita pergi bareng lagi, setelah kejadian itu"
jawab Kevin tersenyum.
Asti yang mendengar nya merasa terharu.
"yaudah yuk kita berangkat"
ajak Asti.
"iya,, eh tapi tunggu!"
ucap Kevin.
"kenapa?"
tanya Asti heran.
"ada yang kurang"
jawab Kevin membuat Asti panik.
"kurang apa?"
"kurang senyumanmu,, ngomong ngomong kamu sangat cantik hari ini,, i love you"
jawaban Kevin membuat Asti tersenyum merasa malu hingga pipi nya memerah seperti udang rebus.
"apaan sih Vin,, udah yuk berangkat entar telat lagi"
ucap Asti memalingkan gombalan Kevin.
Kevin pun tertawa melihat Asti dengan wajah yang menggemaskan tersebut.
kevin pun menyalakan mobilnya dan pergi meninggalkan halaman Asti membela jalanan.
diperjalanan Kevin dan Asti saling cerita satu sama lain.
"as,, kamu tumben sudah rapi dan nunggu aku di depan halaman? biasanya aku yang selalu nunggu kamu?"
tanya Kevin.
Asti tersenyum merasa malu ketika ditanya Kevin
"ya gapapa kan? kan bagus kalau aku siap duluan? jadi kamu ga nunggu lagi. kasian kamu pasti capek kan nungguin aku Mulu? gantian gapapa kali"
jawab Asti.
"atau jangan-jangan,,,"
__ADS_1
"apa?"
sambar Asti.
"jangan jangan kamu kangen ya sama aku?"
jawab Kevin kepedean.
"apaan sih,, biasa aja"
ucap Asti dengan wajah kesal.
"heleh,, aku tau kamu Asti? kita kenalan hampir dua tahun lebih"
ucap Kevin, Asti yang merasa terpegoki pun tertawa malu.
"iya iya aku kangen kamu,, lagian kan udah lama kita enggak jalan bareng. pasti kamu juga kan,, gak usah munafik deh Vin"
ucap Asti dengan cetus.
"iya aku kangen,, biar kamu senang aja"
jawab Kevin sambil tertawa, Asti yang mendengar jawaban Kevin Mala mencubit pinggang Kevin dengan kuat, hingga Kevin merasa kesakitan.
"auhhh,, sakit as!".
"yaudah,, nanti malam aku jemput kamu kita keluar"
ucap Kevin mengelus ngelus kepala Asti dengan lembut.
"iya,,, tapi kita mampir dulu ya sarapan pagi,, aku belum sempat sarapan tadi"
pinta Asti
sesampainya di salah satu warung Asti memesan sarapan dua porsi, satu untuknya dan satu lagi untuk Kevin.
"as,, aku boleh tanya sesuatu pada mu?"
"i,,iya boleh kev,, tanya apa?"
jawab Asti.
"aku pernah melihat mu jalan bareng dengan laki laki yang aku gak pernah liat. laki laki itu asing dimata ku,, itu siapa?"
tanya Kevin dengan jelas.
"oo laki laki itu teman sekelas ku dulu,, teman Sd"
jawab Asti yang merasa lega.
"hanya teman kelas? enggak lebih kan?"
tanya Kevin merasa khawatir.
"dulu pernah lebih,, sekarang enggak, hanya teman"
jawab Asti perlahan sambil memegang erat tangan Kevin.
"dulu kamu sama dia?"
Kevin menerka nerka, namun Asti langsung menyambar ucapan Kevin.
"enggak,, aku belum sempat pacaran sama dia. tapi aku pernah suka sama dia,, eh Mala di sia- siain. dia lebih milih orang lain dari pada aku,, kalau boleh jujur hanya dia laki laki yang pernah aku tembak,, betapa bodoh nya aku saat itu!!"
Asti mulai merasa kesal jika mengingat hal tersebut.
"iya aku bodoh,, sampai sampai aku menjadi seorang yang bejat mencari pelampiasan karena dirinya. bodohkan aku?"
lanjut Asti yang sudah mulai mereda.
"iya kamu bodoh,, memperjuangkan laki laki yang gak pernah suka sama kamu!! tapi itu dulu,, sekarang enggak,, kamu sudah tepat memilih ku untuk menjadi pacarmu,, karena aku gak akan pernah sia-siain kamu sama sekali"
__ADS_1
ucap Kevin penuh wibawa menyakinkan Asti bahwa dia tidak akan pernah menyakiti Asti.
Asti yang mendengarnya merasa terharu, karena baru pertama kalinya ada laki laki yang sangat ngejaga dia.
"sudah lah ayo makan,, nanti kita telat lagi. cepat habiskan"
perintah Kevin.
mereka pun memakan makanan yang mereka pesan dengan nikmat, setelah selesai mereka membayarnya lalu segera pergi ke kampus.
sesampainya di kampus
"eh,, eh,, itu si Asti balikan lagi ya sama Kevin?"
ucap salah satu mahasiswi kampus.
"kayak nya iya deh"
"aduh,,, mundur deh gue gak jadi gebetin Kevin udah balikan"
"lah,, udah akurrr tuh pasangan? cepat kali? baru mau daftar!"
"haduhh,, adem ya lihat mereka akur"
begitulah kira-kira ucapan yang dilontarkan mahasiswa dan mahasiswi di kampus ketika melihat Asti dan Kevin keluar dari mobil, dan berjalan bergandengan tangan layaknya seperti biasa yang mereka lakukan.
sebagian dari mereka ada yang tidak suka dengan balikan nya mereka namun ada juga yang suka melihat mereka berdua akur.
tapi kalau ditanya lebih banyak yang gak suka atau yang suka? jawaban nya lebih banyak yang gak suka. karena Kevin merupakan mahasiswa terganteng di kampus.
"oh iya Vin,, aku nanti pulang agak lama nih!! karena ada tugas kelompok besok harus dikumpulkan. kamu,,?"
ucap Asti.
"yaudah tenang aja, aku tunggu kok,, lagian aku juga mau latihan basket nih! udah lama gak latihan"
jawab Kevin sambil tersenyum.
Asti yang melihat senyuman Kevin pun merasa gemes, tanpa sadar Asti pun mencubit pipi Kevin dengan lembut, Kevin yang dicubit pun hanya pasrah bahkan dia menerima cubitan dari Asti dengan sepenuh hati.
menikmati setiap cubitan yang lembut dari Asti.
"eh, maaf!!"
ucap Asti kaget, saat melihat tangannya yang mencubit pipi Kevin.
Kevin yang melihat ekspresi wajah Asti yang kaget hanya tertawa.
"iya gapapa,,"
"sakit gak?"
tanya Asti khawatir sambil melihat pipi Kevin.
"enggak,, enggak tenang aja. lagian aku suka lihat kamu cubitin pipi ku"
gombal Kevin penuh kegenitan.
"kok suka?"
tanya Asti kesal.
"iya lagian kamu kan jarang kayak gitu,, jadi kayak suka aja. berarti rasa sayang kamu ke aku sekarang semakin besar!"
tawa Kevin dengan puas merasa menang.
Asti yang melihat Kevin tertawa merasa kesal
"serah!! yaudah kalau gitu aku mau ke kelas dulu deh, entar telat lagi. bye!!"
Asti pun pergi dan meninggalkan Kevin, sedang kan Kevin masih memandang Asti dari kejauhan hingga bayangan Asti tak tampak lagi, barulah Kevin pergi masuk ke kelas.
__ADS_1