Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Capek


__ADS_3

setiap manusia pasti selalu mengalami yang namanya rasa capek.


apalagi ketika dalam keadaan yang down.


wah, kalau keadaan itu sudah hadir. haduh rasanya mau lakukan apapun itu males karena capek, gak pernah di hargai.


ya begitulah manusia, itu adalah hal yang wajar dalam setiap manusia.


kadang manusia butuh yang namanya istirahat sejenak. namun, terkadang juga manusia yang terlalu memaksa kan diri nya untuk bekerja melakukan kegiatan yang berlebihan sehingga tidak melihat kondisi fisik nya.


sebenarnya, dalam agama tidak dibenarkan untuk mengeluh. apalagi dalam agama Islam.


mengeluh sangat dilarang dalam Islam. itu tandanya kamu tidak bersyukur dengan yang telah dia berikan kepadamu.


mungkin itu ini lah yang dirasa kan Asti selama dua bulan lebih.


dia merasa sangat capek banget dengan kuliahnya. dia harus menyiapkan semua tugasnya sebagai mahasiswa bukan itu saja dia juga harus menyiapkan tugasnya sebagai asisten wali kelas.


sungguh itu menguras tenaga dan pikirannya.


sekarang dia baru bisa merasakan apa yang dulu abangnya rasakan.


flashback on


"bang sibuk banget sih! yuk main game yuk"


ajak Asti.


"Asti keluarlah aku sibuk sekarang. lain kali aja ya"


jawab Jaka.


Asti cemberut.


••••••


"bang kawani aku belanja dong!"


ajak Asti kesal yang melihat abangnya tak memperdulikan dia.


"lain kali aja ya dek,, Abang sibuk banget. tugas Abang numpuk. besok harus siap"


jawab Jaka yang masih sibuk dengan laptopnya.


lalu Asti pergi meninggalkan Jaka dengan kesal.


flashback off


begitu lah dulu, waktu awal awal Jaka, abangnya masuk kuliah. dia sungguh sibuk dengan tugasnya


astaga,, sekarang aku paham kenapa dulu awal kuliah Abang jarang ngajak aku, tidak perduli dengan ku


rintih Asti dalam hati.


tiba tiba Asti mendapat kan pesan dari dosen Adi


"Asti tolong kamu minta rekapan absensi bulan ini dan bulan kemarin. kirim saya sekarang"


Asti yang membaca nya kesal. dia merasa pening, begitu banyak tugas yang harus di selesaikan Asti.


Asti pun meminta foto absensi ke sekretariat, lalu sekretaris langsung mengirimnya ke Asti. Asti melihat nya, lalu Asti menerus kan nya ke dosen Adi.


setelah selesai Asti mengerjakan tugasnya, yang besok sebelum bel pagi berbunyi sudah harus di kumpulan.


tak lama kemudian tiba tiba Asti dapat pesan dari dosen Adi lagi.


"Asti saya minta besok kamu keruangan saya, sekaligus membawa daftar nilai. paham!"


Asti hanya membalas


"baiklah pak"


singkat.


lalu Asti mengerjakan tugasnya kembali.


besok adalah hari dimana Asti banyak tugas kampus. yang memaksakan Asti untuk bergadang.

__ADS_1


sebenarnya asti sedang menahan rasa ngantuk nya. namun, tugas Asti belum ada yang kelar satu pun.


Asti pun ke dapur mengambil makanan dan minuman yang bisa menahan rasa ngantuk nya.


sekitar pukul jam setengah tiga pagi tugas Asti pun selesai.


saat selesai Asti pun langsung tidur tanpa merapikan buku buku nya yang berserakan dan laptopnya yang masih hidup.


walaupun tidur lama, Asti tetap masih bisa bangun jam setengah delapan pagi.


kebetulan pagi ini dia masuk kampus jam sepuluh pagi.


jadi ada waktu dia untuk memastikan lagi tugasnya dan bersiap siapan.


Asti masih sempat sempatnya untuk maskeran. karena dia melihat kantong matanya hitam akibat bergadang kemarin.


selesai maskeran Asti mandi dan bergegas untuk pergi.


kebetulan hari ini, dia pergi di Anyer ayah ibu nya karena seperti biasa mobil satu lagi dipakai abangnya Jaka.


sedangkan papa, mama dan reysa entah mau kemana. soalnya mereka berpenampilan seperti ingin pergi bukan ingin ke sekolah.


"bye sayang"


dada mama saat mobil jalan.


"bye ma,,"


balas Asti yang turun di depan gerbang sekolah.


Asti pun segera masuk, lalu menuju ruangan dosen Adi.


"permisi pak" Asti mengetuk pintu pak Adi.


"iya masuk"


jawab pak Adi.


"pak ini adalah rekapan nilai yang bapak minta"


Asti pun menyodorkan buka nilai ke hadapan pak Adi.


ucap pak Adi.


Asti yang mendengar nya hanya diam dan diam. Asti merasa baru juga selesai sekarang harus ditambah lagi tugasnya.


"baik pak"


balas Asti singkat.


lalu Asti pun keluar dari ruangan pak Adi. selanjutnya, dia menuju ke ruangan ibu cici yang merupakan dosen mata pelajaran genetika.


Asti berlari karena sekitar sepuluh menit lagi, bel akan berbunyi.


saat ingin masuk keruangan ibu cici rupanya Asti menabrak seseorang lagi.


"maaf maaf"


ucap Asti lalu buru buru ingin pergi. namun tangannya di jegat oleh Laras.


"e,,, kamu mau kemana. urusan kita belum kelar. kamu tuh emang hobi nya nabrak orang ya?"


tanya Laras dengan sedikit kesal.


"enggak, aku gak sengaja. aku buru buru mau ngasih ini ke ibu cici"


jawab Asti sambil sedikit cemas karena waktu akan berakhir.


namun dengan sekuat tenaga Asti melepaskan genggaman Laras dan akhirnya bisa.


Asti pun masuk dan mengumpulkan nya ke ibu cici.


tak lama kemudian bel berbunyi.


namun ternyata Laras dan geng nya masih berdiri di depan lorong ruangan tersebut.


Asti lewat begitu saja, tapi langsung di jegat lagi oleh laras.

__ADS_1


"urusan kita belum kelar,, mau kemana?"


"kamu tanya aku mau kemana,, kamu gak denger bel bunyi tadi. tanda nya masuk"


jawab Asti lalu Asti meninggalkan mereka.


lagi lagi Laras kalah dibuat Asti. dia kesal dengan Asti, sangat kesal. bahkan sekarang dia sangat dendam dengan Asti.


saat masuk mata pelajaran metabolisme tubuh pun akan di mulai.


namun Asti dipersilahkan masuk.


dengan alasan Asti di panggil oleh wali kelas.


"loh kemana aja?"


bisik Sindi ke telinga Asti.


"aku tadi abis ngumpul tugas lalu ada mahasiswa lama keknya deh. dia ngajak belut sama ku"


jawab Asti jujur dengan nada pelan.


"siapa?"


tanya Sindi.


"Laras kek nya, lupa aku"


jawab Asti.


"eh. hati hati sama Laras, dia terkenal disini dengan kecantikan nya. bahkan beberapa dosen sini juga suka dengan dia"


Sindi memperingati Asti.


"terus hubungannya apa?"


tanya Asti.


"ga ada, ya elu hati hati jangan cari masalah dengan nya. entar elu kena impasnya lagi"


ucap Sindi.


"kamu tau dari mana kalau dia disukai beberapa dosen disini?"


tanya Asti.


"aku tau dari Kakak sepupu ku yang kebetulan satu kelas dengan dia"


jawab Sindi.


Asti pun diam dan mendengarkan guru kembali yang sedang menjelaskan di depan.


setelah selesai. sebelum pulang Asti berteriak kencang.


"teman teman!!! kata bapak dosen Adi, dua hari lagi adalah pengumpulan tugasnya. jadi harus di siap kan. dan bagi yang tidak ngumpul maka nilai kosong. satu lagi bapak dosen Adi seminggu lagi akan pergi jadi kelas di kendali kan oleh ku. maka turuti perintahku"


teriak Asti.


"astaga Asti,, kau gak bisa minta nego sama bapak agar dikumpulkan tiga atau empat hari lagi"


ucap Aqila sambil menunjukkan wajah yang capek.


"gak bisa qila, ini keputusan. aku kan cuma asisten"


jawab Asti dengan sedih.


"aku juga merasa kan apa yang kalian rasakan tapi ini tugas bukan?"


jelas Asti.


lalu mereka pulang.


karena Asti masuk jam sepuluh pagi, maka dia tidak ada yang bisa mengantarnya pulang.


Asti mencoba menelpon mama, papa namun tidak di angkat.


Asti juga mencoba menelpon Abang juga gak di angkat.

__ADS_1


Asti merasa sebal. rasanya dia ingin marah menjerit. hari ini menurut nya sangat menguras tenaga nya.


Asti sangat capek banget hari ini. di tambah dia yang sedang menunggu taxi membuatnya makin merasa capek banget.


__ADS_2