Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Bagi Undangan


__ADS_3

sudah seminggu sejak kejadian itu Asti selalu berwajah malas dan lesu tidak ceria seperti biasanya.


teman teman kuliah Asti yang melihat keadaan Asti sangat merasa iba, pasalnya mereka kehilangan kepribadian Asti dan kangen dengan kepribadian Asti yang dulu, ketiak ditanya pun terkadang Asti tidak menjawab, apalagi kalau tentang masalah pribadi nya Asti tidak pernah mau menjawab dan Mala menangis membuat teman sekelas nya panik.


sedangkan dirumah, Asti berusaha untuk bersikap seperti biasa, seperti tidak terjadi apa apa dengannya.


dua hari lagi adalah hari kelahiran Asti, mama dan papa Asti sudah mempersiapkan acara untuk Asti.


"as,, kamu nanti bagi bagikan undangan ini ya ke kelas atau teman teman kamu? biar ramai"


ucap mama Asti sambil menyodorkan surat surat undangan ulang tahun Asti.


"iya mama"


Asti pun mengambil surat surat tersebut dan meletakkan nya di dalam kamar, setelah keluar kamar asti pun kembali duduk dan nonton TV.


"jangan lupa ya sayang? undang mama Kevin sama papa Kevin?"


ucap mama sambil tersenyum genit.


"iya dek jangan lupa juga,, Kevin nya dibawa"


sambar bang Jaka meledekin Asti.


semua pun tertawa mendengar ledekan Jaka.


namun, dalam hati Asti hanya ada rasa kesedihan yang mendalam, apa lagi saat harus mengingat nama Kevin. Asti langsung teringat dengan pengkhianatan Kevin yang begitu mendalam dan menyakitkan.


Asti masih bingung, bagaimana cara nya dia bisa mengundang orang yang bahkan dia sendiri saja sudah males jika harus berpapasan dengan nya.


namun, ini adalah perintah bagi Asti. menurut nya perintah mama nya jauh lebih penting dari pada rasa sedih yang ia rasakan.


"aku pasti bisa"


ucap Asti dalam hati.


sesampainya di kampus Asti pun menyebarkan undangan ulang tahun nya ke teman teman satu ruangan dan teman teman dekat kuliahnya.


tak lupa Asti pun mengundang jenny untuk hadir.


"Jen,, ini Dateng ya?"


Asti menyondorkan satu undangan atas namanya.


"apa ini? ulang tahun mu?"


tanya jenny yang mengambil dan melihat undangan tersebut.


Asti pun hanya mengangguk.


"baik lah,, aku pasti Dateng kok"


jawab jenny dengan senyum manisnya.


"Jen,, tapi aku minta tolong boleh?"


pinta Asti.


"apa tuan putri?"


balas jenny.


"aku minta tolong untuk kasih undangan ini buat teman teman kita satu kelas, bisa gak?"


"yaudah nanti aku sebarin, tenang saja!"


jawab jenny singkat.

__ADS_1


"eh tapi dini gimana?"


tanya jenny pelan.


"undang saja lah,, masa yang lain diundang dia enggak diundang?"


jawab Asti dan jenny pun hanya mengangguk saja, dia paham maksud Asti.


"yaudah ya? aku Luan?"


ucap Asti hendak meninggalkan jenny.


"lah,, kamu gak masuk ruangan?"


"enggak,, dosen hari ini semua nya pada gak hadir karena Ada urusan mendadak jadi libur"


Asti pun pergi dan meninggalkan jenny sendirian.


karena hari ini tidak ada dosen yang masuk satu pun di ruangan asti, akhirnya mereka satu ruangan pun diliburkan.


Asti yang tau segera bergegas pergi dan meninggalkan kampus, karena hari ini Asti ada rencana untuk mengundang kedua orang tua Kevin ke acara ulang tahun nya.


sengaja Asti Dateng ke rumah Kevin karena Asti tak ingin berjumpa atau berbicara dengan Kevin, sekalian juga Asti bisa titipkan surat undangan ulang tahun nya ke mama Kevin.


masalah selesai, begitulah pemikiran Asti.


sesampainya di rumah Kevin


tok,,tok,,tok


Asti pun memukul pintu rumah Kevin, beberapa kali.


tak lama kemudian seseorang membuka kan pintunya, betapa kagetnya Asti saat melihat Kevin yang membukakan nya.


rasa canggung pun menyelimuti mereka berdua, sampai pada akhirnya mama Kevin Dateng dan mempersilahkan Asti untuk masuk.


ucap mama Kevin dengan senang.


Asti pun masuk dan duduk diruang tamu sedangkan Kevin masih berdiri di depan pintu, dia merasa heran kenapa Asti Dateng sepagi ini.


"kamu gak kuliah Asti?"


tanya mama Kevin.


"eng enggak Tan,, soalnya hari ini dosen nya gak ada yang Dateng karena ada urusan mendadak"


jawab Asti ragu.


"oo bentar ya Tante ambil kan dulu minum untuk mu cantik"


mama Kevin pun pergi dan meninggalkan Asti bersama Kevin.


tak lama kemudian mama Kevin Dateng dengan gelas ditangannya.


"kev,, kenapa kamu disitu? ayo kemari lah??"


tegur mama Kevin dari kejauhan yang melihat Kevin masih berdiri di depan pintu rumah.


Kevin pun Dateng dan duduk di samping Mama nya.


"ada apa ya? kok Dateng jam segini as?"


tanya mama Kevin.


"iya tan sebelum nya minta maaf ya tan,, kalau ngerepotin. ini loh Tante Asti cuma mau ngundang Tante sekeluarga untuk Dateng besok ke acara ulang tahun Asti Tan"


ucap Asti pelan.

__ADS_1


"oo,, itu kev kok kamu gak tau kalau dia mau ulang tahun?"


tanya mama Kevin kepada Kevin.


"Asti ga ada bilang ma sama Kevin"


jawab Kevin seadanya.


"as?"


tanya mama Kevin menatap mata Asti.


"eh,, iya tan maaf soalnya dadakan jadi lupa ngasih tau"


jawab Asti berbohong mencari alasan agar mama Kevin tidak mengetahui apa yang terjadi.


"oo,, yaudah pasti Tante Dateng kok,, oh iya kamu udah jarang ya main ke rumah Tante?"


tanya mama Kevin lagi.


Asti pun bingung harus memakai alasan apalagi agar tidak ketahuan bahwa hubungan mereka sedang tidak baik baik saja.


"ya kan,, Kevin udah bilang ma,, Asti sibuk nyiapin tugas kampus nya? jadi ga da waktu main kemari ma?"


sambar Kevin yang tau saat ini Asti sedang bingung untuk mencari alasan.


"emang benar sayang?"


tanya mama Kevin yang merasa tidak percaya.


"i,,iya tan bener kok Asti sibuk Tan"


jawab Asti gugup.


dalam hati Asti dia merasa lega bahwa Kevin sedikit bisa membantu mengatasi masalah dia.


walaupun dalam hati dia masih kesal dan marah dengan Kevin.


"yaudah Tan,, Asti pulang ya? takutnya dicariin mama lagi"


ucap Asti pamit pulang.


"oo yaudah biar dianterin Kevin ya as?"


jawab mama Kevin.


"gak usah tan,, Asti bisa pesan taxi online kok Tante,, jadi gak perlu"


jawab Asti berusaha menolak tawaran mama Kevin.


" kenapa harus naik taxi online sih kan ada Kevin? biasa juga sama Kevin kan?"


ucap mama Kevin.


"udah,, Kevin anterin Asti pulang sana?"


perintah mama Kevin kepada Kevin.


"ma,, Asti nya gak mau gak usah dipaksa lah ma"


ucap Kevin menolak.


"kamu gimana sih,, dia kan pacar kamu? gak boleh gitu ah sayang? kasian!! pacar gak pengertian kamu nih!!"


balas mama Kevin marah yang melihat penolakan Kevin.


"yaudah Kevin anterin deh"

__ADS_1


Kevin pun segera bergegas bersiap siap untuk pergi dan mengantarkan Asti pulang.


__ADS_2