
sudah tiga hari, Asti tidak tampak di kampus. satu kelas menanyakan keberadaan Asti tak hanya satu kelas namun para dosen pun merasa kan hal yang sama.
"kemana Asti? sudah tiga hari dia tidak hadir. ada yang tau tentang dia?"
tanya wali kelas di depan kelas.
"gak ada yang tau pak, soalnya kemarin kita coba hubungi Asti namun gak ada jawaban atau balasan dari Asti"
jawab Sindi.
"pak, coba tanya saja sama Kevin. mereka kan sedang dekat pak?"
usul Jono teman kelas Asti.
"hmm,, kamu benar. baiklah saya keluar dulu"
pak Adi pun meninggalkan kelas.
sementara persiapan untuk acara sudah tinggal empat hari lagi.
Kevin merasa khawatir dengan keadaan Asti, pasalnya Asti tidak memberikan kabarnya sejak dia mengantar Asti pulang.
"vin, dipanggil tuh sama dosen Adi. suruh keruangan nya"
ucap Billy pelan.
Billy tau apa yang dirasakan temannya Kevin, Kevin pun berjalan menuju ruangan pak Adi.
sesampainya diruang pak Adi.
Kevin mengetuk pintu ruangan setelah ada perintah masuk, Kevin pun masuk dan duduk di bangku yang telah di sedia kan.
"pak, katanya tadi panggil saya. ada perlu apa ya pak?"
tanya Kevin sopan.
"gini Vin, kamu kan lagi dekat dengan Asti bukan?"
Kevin mengangguk.
"nah, kamu tau gak kira kira dia kemana? soalnya dia gak masuk selama tiga hari ini"
"oo saya juga gak tau pak, yang terakhir saya tau tiga hari lalu dia sakit perut terus udah gitu aja. selebihnya saya gak tau pak"
"emm,, kamu bisa cek dia kerumahnya?"
"iya pak bisa, nanti kalau apa besok saya kasih kabar tentang Asti"
ucap Kevin.
lalu Kevin pun meninggalkan ruangan pak Adi.
••••
malam ini Kevin berencana keluar rumah untuk pergi ke rumah Asti, mencari tau keadaan Asti.
"ma Kevin pergi ya?"
"mau kemana kev?"
"mau ke rumah billy bentar ma"
Kevin terpaksa berbohong dengan mama nya karena takut diejekin mama nya.
sesampainya didepan rumah Asti.
saat Kevin turun, Kevin melihat keluarga Asti keluar dari rumah membawa barang. Kevin pun mendekat
"assalamualaikum om, Tante"
"waalaikumsalam nak Kevin"
jawab mama Asti.
__ADS_1
"ee,, Asti nya ada Tan"
tanya Kevin ragu.
"oo Asti nya gak ada dirumah, ini kita mau ke tempat Asti"
"lah emang Asti kemana Tan?"
tanya Kevin penasaran.
"iya Asti kan di rumah sakit selama tiga hari"
"kenapa Asti gak ada bilang sama saya Tante?"
tanya Kevin kaget.
"lah, Tante kira kamu sudah tau?"
"yaudah ikut om sama Tante aja yuk kalau mau jumpa Asti".
Kevin pun mengikuti mobil mama dan papa Asti dari belakang.
••••
besok nya Kevin segera melaporkan hal tersebut kepada pak Adi.
lalu pak Adi pun meminta beberapa orang untuk menjenguk Asti di rumah sakit.
"wah Gilak sih Lo Asti, bisa bisa nya calon dokter masuk rumah sakit"
ucap Sindi membuat Asti tertawa.
"ya nama nya sakit kita mana ada yang tau"
"tapi kenapa kamu gak pernah hubungi kami atau balas pesan kami?"
tanya Julia.
"sorry,,, semenjak sakit hp ku di pegang oleh abangku Kevin. jadi ya gitu,,, aku gak di kasih main atau megang hp".
namun, tak lama kemudian teman Asti SMA Dateng siapa lagi kalau bukan jenny dan dini.
kali ini jenny Dateng dengan Rara, dini Dateng bersama Billy dan Kevin di belakang mereka.
"Asti,,, kok bisa sih sakit sampai masuk rumah sakit kek gini?"
tanya dini sambil memeluk Asti.
"ya, bisa lah. kan sakit sudah di atur"
jawab Asti pasrah.
"iya udah tau di atur, tapi setidaknya bisa menghindar kan?"
ucap Kevin ketus.
"emang kenapa kamu bisa sakit? Kevin nyakitin kamu ya? atau??"
"apa sih Din?? pliss jangan mikir gak gak. aku sakit karena memang kesalahan ku"
"iya kesalahan dia memang, cobak kalau kemarin nurut. gak kek gini!"
"emang gara gara apa sih Vin?"
tanya dini penasaran.
"gara gara makan pedes pedes"
jawab Kevin.
saat dini, Billy, jenny, dan Rara sibuk mengobrol dengan Asti, Kevin Mala sibuk dengan makanan yang ada di meja samping tempat tidur Asti.
Kevin melihat makanan jadwal siang tidak di makan.
__ADS_1
"Asti, saat nya kamu makan! kami harus minum obat"
Kevin pun menyodorkan sendok berisi makanan yang telah di sediakan rumah sakit.
Kevin bermaksud untuk menyuapi Asti, Asti pun memakannya tanpa menolak sekali pun.
setelah dapat beberapa suap, Asti meminta berhenti makan. karena masakan rumah sakit sungguh sangat tidak enak di makan.
"as, sedikit lagi. ayo buka mulut mu!"
bujuk Kevin pelan.
"enggak kev, aku gak mau titik"
tolak Asti kali ini.
Kevin tidak sadar bahwa dari tadi mereka di lihatin oleh Billy, Dini, Rara, dan Jenny.
"yaudah kamu minum obat nih"
Kevin mengambilkan obatnya dan memberikan nya kepada Asti.
Asti pun segera meminumnya, tak lama kemudian rombongan dini pulang, namun Kevin tidak pulang Mala duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.
"vin, kamu tidak pulang?"
"enggak"
jawab Kevin mengeraskan suara nya sedikit.
"kenapa?"
"karena aku berkewajiban menjaga mu, ini juga gak sepenuhnya salah kamu kan?"
Asti yang mendengar nya terharu.
lalu Kevin melangkah mendekati Asti.
"Asti cepat lah sembuh, acara sekolah sebentar lagi akan di mulai"
ucap Kevin berharap kesembuhan Asti.
••••
malam hari Asti dijenguk oleh sahabat kecilnya.
setelah hampir satu jam lebih mereka berbicara, akhirnya mereka pulang. namun, Kevin masih di rumah sakit, setelah tadi pulang padahal waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam.
selama beberapa hari ini Kevin sangat perhatian pada Asti, bahkan dia rela tidur menginap di rumah sakit pulang pagi, berangkat sekolah mampir di rumah sakit dahulu, masuk kampus terlambat hanya demi Asti.
dia takut Asti kenapa kenapa.
bahkan selesai kampus dia langsung pergi ke rumah sakit, semua tanggung jawab Kevin di alih kan ke billy.
setiap hari selama tiga hari semenjak Kevin tahu bahwa Asti sedang sakit dan di rawat di rumah sakit.
Asti yang melihat Kevin merasa sedikit luluh, Kevin yang dia duga buruk kenyataan nya sangat jauh dari kata buruk.
pemikiran Asti yang menilai laki laki di dunia itu semua sama, tergoyahkan oleh sikap lembut dan perhatian Kevin pada nya.
dokter datang memeriksa keadaan Asti.
"emm, kamu keluarga nya?"
tanya dokter pada Kevin, yang memang kebetulan hanya ada Kevin disana.
"i iya dok,, gimana sama keadaan Asti?"
tanya Kevin ragu namun tidak sabar mendengarkan penjelasan dokter.
"keadaan asti semakin hari semakin membaik, dan kabar baik nya adalah beliau sudah bisa pulang hari ini"
Kevin yang mendengar merasa senang, sedangkan dokter langsung meninggalkan Kevin.
__ADS_1
Kevin pun menghubungi mama Asti dan menyampaikan kabar gembira ini, malam nya Asti dibawa kembali ke rumah