
pagi hari tiba kali ini Asti sedikit bangun agak kesiangan, karena menurut Asti perpisahan dua hari kemarin membuat tenaganya terkuras.
saat bangun Asti langsung mandi dan memakai baju. lalu sedikit bercolek dan keluar dari kamar.
saat keluar mata Asti langsung tertuju pada meja makan. Asti melihat, seluruh keluarga berkumpul makan, namun Asti heran kenapa semua kumpul di meja makan. sedang kan ini adalah pemandangan yang jarang terjadi dirumah. karena biasanya keluarga asti berkumpul di ruang keluarga. ada banyak pertanyaan dalam pikiran Asti.
Jaka yang menyadari bahwa adiknya berdiri dari tadi didepan pintu pun memanggil Asti
"tik,,,, ayo kesini ngapain disitu! sini!"
perintah Jaka, membuyarkan lamunan Asti.
Asti pun menghampiri nya, saat sampai disana Asti langsung mengambil nasi dan sayuran lalu duduk.
"Asti gimana?" tanya mama tiba tiba.
membuat Asti kaget.
"ehh gimana apanya ma?" tanya Asti yang tidak paham maksud mama.
"itu pacar kamu" goda mama.
"apaan sih ma, lagi mau makan nih. udah ahh jangan dibahas Mulu" jawab Asti yang merasa malu.
"lah kan mama tanya, apa kamu udah punya calon pacar kamu?" tanya mama yang penasaran.
"ma! Asti gak mau pacaran. udah ya ma,,, Asti masih ingin fokus kuliah dulu" jawab Asti.
" ya fokus fokus tapi jangan terlalu fokus,,, entar mau kayak kak Lala... jadi perawan tua, baru nikah!" jawab mama kesal.
....
Asti hanya diam.
"kalau belum, biar mama kenalin. ini mama ada fotonya,, mana tau kamu tertarik?" sambung mama yang sangat senang sambil menyodorkan beberapa foto Cowok.
membuat Jaka, reysa, dan papa tertawa melihat ulah mama nya.
Asti yang melihatnya pun langsung menggelengkan kepalanya.
"ma,,, jangan paksa Asti dong ma untuk pacaran! Asti akan cari diwaktu dan disaat yang tepat! mama tenang saja yang ma" jawab Asti yang memberikan pengertian pada mamanya dengan suara lembut.
mama yang mendengarnya langsung memasang wajah yang murung dan kesal.
"yaudah deh" jawab mama.
tak lama kemudian mama bilang lagi.
"kak yakin gak mau sama yang ini? ganteng loh kak,, anak nya Tante Maya,,, atau yang ini"
tunjuk mama sambil menyodorkan satu persatu foto nya.
ayah yang melihat ulah istri nya hanya tertawa kecil begitu juga dengan Jaka dan reysa.
"as, itu tuh tinggal pilih as!" ejek Jaka.
"ma. jangan gini lah,,, Asti lagi gak mau! Asti lagi mau makan. mama juga! mereka kan bukan barang ma,, mereka itu manusia!. kalau Asti pilih yang ini belum tentu dia mau pacaran sama Asti. sudah lah ma biar kan saja aku menangani ini"
jawab Asti dengan wajah yang sedih.
"oo sekarang anak mama sudah dewasa yah! jadi dia gak mau di atur yah!" ucap mama menyindir.
"ma,,, jangan dipaksa. biarkan Asti memilihnya"
__ADS_1
jawab ayah.
siang hari..
"Asti mau kemana? kok pakai baju rapi?"
tanya mama.
"aku mau pergi ma bareng kawan, ma!" jawab Asti.
"mama kok tumben gak kesekolah?" tanya Asti.
"lah,, kamu lupa karena udah gak sekolah lagi. pada hal baru libur sebulan lebih udah lupa sama sekolah. ini kan libur,,, ada hari besar"
jawab mama yang merasa heran.
Asti yang lupa hanya cengengesan mendengar perkataan mama.
tak lama kemudian kawan Asti Dateng.
"assalamualaikum" ucap teman Asti.
"waalaikumsalam"
Jawab mama.
mama pun menoleh ke arah suara tersebut. ternyata suara tersebut berasal dari depan pintu. disana terlihat seorang laki laki yang berdiri didepan. laki laki itu tampan dan seperti nya baik hati.
mama pun langsung ke depan menuju ke ruang tamu.
"oo ayo masuk! kamu teman Asti?" tanya mama.
"iya Tante" jawab teman Asti sambil duduk.
"teman satu kelas Asti Tante" jawab teman Asti dengan sopan.
"siapa nama nya nak?" tanya mama.
"nama saya jenny Tante" jawab jenny.
"oo jenny,, yaudah Tante buat kan dulu ya minuman"
mama pun pergi dan meninggalkan jenny.
tak lama kemudian Asti keluar dari kamar.
"ayok Jen" ajak Asti.
"Asti!! nanti dulu biarkan dia minum!?"
teriak mama dari dapur. hingga ayah keluar dari kamar.
"kenapa ma?" tanya ayah.
ayah pun melihat diruang tamu terdapat anak laki laki yang mungkin itu adalah teman Asti.
ayah pun menghampiri mereka.
"Asti. siapa dia?" tanya ayah.
"oo dia adalah teman Asti yah, namanya jenny"
jawab Asti.
__ADS_1
tak lama kemudian mama Dateng membawakan beberapa gelas dan minuman.
"nak Jen,, minum dulu!"
mama pun menyodorkan minumannya ke jenny.
jenny pun meminumnya dengan perlahan. saat jenny meminumnya tiba tiba mama bertanya
"nak jenny, apakah kamu sudah pacaran dengan Asti?"
jenny yang sedang meminumnya langsung keselek akibat pertanyaan mama.
"mama!!" jawab Asti yang kesal makin lama melihat tingkah ibunya itu.
"kamu gak papa kan jenny?" tanya Asti khawatir.
"mama, kenapa mama nanyak kayak gitu ke jenny?" tanya Asti dengan marah.
"ya kan mama..." jawab mama ingin membela.
namun Asti menghentikan nya.
"sudahlah ma!! Asti pamit dulu ma, yah. jenny ayo nanti kita telat lagi!" ucap Asti berpamitan.
"yaudah om, Tante jenny pergi dulu om, izin ya om ajak anaknya" jenny pun keluar bersama Asti.
mereka masuk ke dalam mobil.
ditengah jalan.
"Asti, kenapa kamu marah?" tanya jenny.
"aku tuh masik sebel sama mama,,, bisa bisanya nanyak gitu ke kamu!" jawab Asti kesal.
"lah kenapa? kok kamu jadi kesal? kan seharusnya aku yang kesal. aku yang ditanyak kenapa kamu yang kesal?" tanya jenny.
"ya kan,,, itu ada sangkut pautnya denganku ya wajar kan aku kesal dan marah sama mama,,, aku kan jadi gak enak sama kamu" jawab Asti ingin menangis.
"ehh jangan nangis dong,, nanti make up kamu luntur" ucap jenny yang melihat mata Asti berkaca.
"aku gak pake make up kok Jen,,, oo iya Jen. aku minta maaf ya atas sikap mama ku tadi" jawab Asti.
"iya lagian apa yang harus di maafin, nama nya orang tua ya aku paham kali" jawab jenny santai.
"iya jenny makasih,,, emang tuh dari tadi pagi mama itu aneh banget. aku gak mau pacaran masa dipaksa pacaran. sampai mama membawa foto anak anak teman mama. menjijikkan bukan??? memang dasar mama Gilak!! anak gak mau pacaran dipaksa"
ucap Asti masih dengan amarah yang kesal terhadap mamanya.
"yaudah lah as, jangan dipikirkan. lagian kamu gak boleh gitu, gitu gitu juga dia mama mu dia yang ngebesari kamu. kamu jangan ngomong kayak gitu ya.
oo iya emang ini kali pertama nya teman laki laki Dateng kerumahmu?" tanya jenny santai dan penasaran.
Asti meringis
"iya,, kan tadi aku udah bilang jangan jemput dirumah. kamu sih ngeyel!"
jenny yang mendengar dan melihat tingkah Asti pun tertawa.
ternyata Asti asyik juga,,,
di ajak jadi teman, bahkan dia tidak selugu dan sejelek yang dipikirkan orang selama ini. kenapa aku jadi suka lihat Asti begini.
gumam jenny yang mengagumi Asti diam diam.
__ADS_1