Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Malam Yang Menyenangkan


__ADS_3

malam, hari tiba. mereka semua pun berkumpul di kolam renang yang berada di depan villa para cewek.


di sana tampak ke seruan terjadi, segerombolan anak muda sedang menikmati malam yang indah.


masih terdengar dengan jelas suara ombak yang terus berkejar kejaran disana.


angin malam yang semakin membuat suasana tampak sejuk dan api yang sengaja di buat untuk menghangatkan diri.


mereka memutari api tersebut, salah satu di antara para laki laki tersebut ada yang membawa gitar, sehingga mereka bernyanyi bersama. sambil menunggu makanan mereka Dateng.


beberapa lagu mereka nyanyikan bersama diiringi dengan suara tepukan tangan yang membuat nyanyian mereka semakin lengkap.


Asti tidak pernah membayangkan bahwa dia akan merasakan hal seperti ini. karena di otaknya saat itu adalah dia hanya ingin menjadi perempuan rumahan saja. karena dia takut akan dunia yang semakin hari semakin kejam.


sedangkan Kevin, diam diam memperhatikan Asti yang berada di samping nya. yang Kevin lihat adalah senyuman bahagia yang dipancarkan Asti.


suasana malam yang seperti ini ditambah senyuman indah dari Asti membuat malam ini terasa dua kali lebih indah. rasanya, Kevin ingin sekali memiliki Asti seutuhnya.


iya utuh, tinggal bersamanya menjadikan dia sebagai istrinya.


Kevin yakin kelak anak anaknya akan menjadi orang yang sukses di tangan Asti.


Kevin tidak akan pernah membiarkan Asti untuk menjauh dari nya. tidak akan.


tak berapa lama kemudian seorang pelayan Dateng, kebetulan yang melayani makan mereka adalah wanita yang cantik nan mulus.


membuat beberapa jiwa jomblo teman Kevin meronta-ronta.


"makasih ya kak"


ucap mereka berempat kompak, membuat yang lain tertawa karena ke kompakan mereka.


"eh, kakak itu milik aku! awas jangan ada yang ganggu!"


ucap salah satu diantara mereka yang kesal.


"enak saja! aku juga mau kali! enggak dia milik aku"


ucap satu nya lagi.


"eh, seharusnya kalian sadar diri fisik kalian tidak cocok bila berada di sampingnya"


sambar satu nya lagi.

__ADS_1


"jadi siapa yang cocok?"


tanya kompak lagi mereka bertiga, membuat yang lain tertawa.


"yang cocok aku"


jawab dengan penuh percaya diri, namun yang ada bukannya dikasih tepuk tangan malam di kasih pukulan yang bertubi-tubi dari setiap teman teman.


perkataan itu baru saja membuat yang lain kesal sehingga tanpa aba aba semua menyerbu teman mereka yang kepedean tersebut dan memukuli seluruh badannya.


Asti yang melihatnya hanya tidak bisa menahan tawa dia tertawa lepas dan kuat karena Boomerang yang dibuat teman laki laki Kevin yang sedikit di ancung jempol tersebut.


"eh sadar oi! Sadar! muka pas pas an aja masih pede bilang kek gitu!! jomblo jomblo tapi jangan kepedean tingkat dewa deh!! sedangkan si Atik yang gendut gitu aja gak mau? apalagi yang kek gitu? Atik Aya milih yang cakep konon yang kek gitu?"


ucap Billy menyadarkan teman temannya yang jomblo terlalu akut.


oh iya, btw Atik itu adalah salah satu siswa kampus yang memiliki badan oversize. dia memiliki wajah yang cantik namun ditutupi dengan tembelok yang besar, dan memilik rambut yang keriting cantik dari lahir (keriting alami).


dia memilki badan yang oversize dikarena banyak nyemil di malam hari, konon sih katanya dia sudah berusaha untuk diet namun kalah dengan nafsu;v. tapi walaupun begitu Atik orang yang sangat rama pada semua orang, dia suka membantu orang, dan yang jelas dia baik hati.


ya, walaupun sering di manfaatkan oleh teman teman nya yang lain.


balik ke topik yuk!!


jawab teman Kevin yang kepedean tadi yang masih berharap.


"hee. sa ae loh kang tongkat!!"


ucap dini, yang kesal sendiri melihatnya.


Asti yang melihatnya pun tersenyum tipis, dia teringat dengan perkataan Kevin. bahwa Asti mudah berbaur dengan teman temannya, tapi Asti juga tau kapasitas dia yang tidak mudah berbaur walaupun ramah terhadap semua orang.


"yaudah yuk makan yuk! entar keburu dingin lagi makanannya"


ajak Asti yang mulai mengambil piring untuknya dan Kevin.


"iya my princes"


jawab teman teman Kevin dengan kompak, membuat Kevin sedikit tidak suka.


semua menatap wajah Kevin namun acuh tak acuh sedangkan Asti hanya diam.


"kalau dingin kan ada kamu yang menghangatkan nya"

__ADS_1


gombal salah satu teman jomblo Kevin, membuat Asti sukses tersipu malu.


Kevin yang melihatnya langsung segera memberi serangan cubitan yang kuat di paha nya, membuat dia meringis ke sakitan.


"cie cemburu cie,, jangan ada yang godain Yo,, udah ada yang punya soalnya,,"


ucap Mela menggoda, membuat yang lain tertawa.


Asti yang melihat nya ikut tertawa, sedangkan Kevin sudah mulai kesal melihat ulah teman teman nya yang mulai menggoda Asti.


Asti yang sadar akan perubahan Kevin pun langsung segera menenangkan Kevin. perlahan tanpa disadari teman teman Kevin, Asti menggenggam erat tangan Kevin. lalu tersenyum manis dihadapan Kevin, membuat Kevin yang tadinya kesal sekarang hilang. yang ada hanya kebahagiaan.


"jangan marah ya,, mereka hanya bercanda,, gak akan mungkin mereka berani merebut Asti mu"


ucap Asti, yang mulai salting sama ucapannya sendiri.


kata kata yang keluar dari bibir Asti, mampu menyejukkan Kevin hingga ke dasarnya. membuat Kevin kembali tersenyum, lalu memakan makanan yang telah dihidangkan dengan nikmat bersama malam yang semakin malam menjadi gelap.


••••


pagi ini Asti bangun sedikit kesiangan. membuat dia buru buru untuk pergi mengambil wudhu dan sholat.


setelah sholat ia keluar, belum mandi. namun, dia sudah memakai parfum agar terlihat sudah mandi.


saat keluar dari kamar, Asti tidak melihat satu orang pun di dalam villa.


membuat Asti sedikit panik ditambah kejadian tadi, dia pun segera bergegas untuk keluar dan ternyata teman temannya juga tidak terlihat di kolam.


Asti pun segera ke kamar mengambil hp nya dan menghubungi dini, namun tidak diangkat oleh dini.


••••


pagi yang gelap membuat mereka semua bangun, mereka semua ingin melihat keindahan alam di pagi hari. mereka ingin mengabadikan moment sunrise di pantai.


jadi mereka berencana untuk bangun pagi pagi dan menikmatinya di pantai.


mereka pun bangun, tanpa membersihkan diri dan segera pergi menuju pantai. tidak hanya anak cewek ceweknya saja yang berpikir seperti itu, ternyata anak cowoknya juga berfikir hal yang sama.


mereka pun berangkat ke pantai yang terbentang luas di depannya dengan antusias.


Kevin sempat menanyakan Asti, namun dini bilang Asti masih tidur. dia seperti nya kecapean sekali, dini seperti tidak tega jika membangunkan Asti yang tertidur dengan nyenyak.


Kevin pun juga tidak tega jika harus membangunkan Asti, akhirnya Kevin memutuskan untuk meninggalkan Asti yang tertidur nyenyak.

__ADS_1


__ADS_2