Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
masih sama


__ADS_3

sementara Asti yang sibuk dengan dunia baru nya kini Kevin juga sibuk dengan persiapan nya. tak terasa sebentar lagi dia akan mendapatkan gelarnya, wisuda dan membanggakan kedua orang tuanya.


ya, saat ini jika ditanya bagaimana hubungannya dengan Asti? maka jawabannya hanya baik. walaupun jarang berkomunikasi atau ketemu, namun itu tidak membuat hubungan mereka merenggang sekali pun.


pagi ini adalah hari dimana Kevin tidak masuk kuliah. karena dia ingin fokus menyiapkan revisi skripsi nya di rumah.


"assalamualaikum"


ucap seseorang dari luar pintu.


"waalaikumsalam, ada perlu apa yang non?"


ucap bibi sembari membukakan pintu.


"saya ingin berjumpa dengan Tante, tantenya ada?"


"oo, ada non. ayo masuk dulu, tunggu diluar tamu. biar saya panggilkan ibu di taman belakang"


jawab bibi menyambut perempuan itu.


"tidak usah bi, saya yang akan kesana"


perempuan itu pun melangkah tanpa ragu meninggalkan bibi yang masih terpatung di pintu. bibi heran melihat perempuan itu yang tidak, yang seperti sudah akrab saja dengan rumah ini.


"siapa ya perempuan itu?"


tanya bibi dalam hati.


menatap punggung perempuan tersebut yang berjalan cepat.


perempuan itu berjalan seolah tahu setiap sudut rumah tersebut, bahkan dia tanpa ragu masuk. ada rasa kangen yang dirasakan oleh perempuan tersebut.


"semuanya masih sama ya? gak ada yang berbeda? apalagi dengan desain rumahnya. bahkan guci guci itu masih berdiri pada tempatnya, tidak pindah"


ucap perempuan itu sembari menatap rumah tersebut dengan melihat sekeliling, sembari tersenyum tipis.


sesampainya disana, melihat seorang wanita paruh baya duduk di ayunan.


"Tante!!"


teriak perempuan tersebut.


mama Kevin pun yang sedang membaca majalahnya pun langsung melihat asal suara tersebut, betapa kagetnya ia melihat perempuan tersebut yang berjalan mendekati nya.


"Lulu!!"


kini mereka pun berpelukan.


"Tante aku kangen sama Tante"


lirih Lulu.


"aa,,, sekarang anak perempuan Tante sudah besar saja ya?"


ucap mama Kevin menggoda Lulu.


"ah Tante bisa aja"

__ADS_1


mereka pun duduk berdua di anyunan tersebut, sembari menunggu minuman yang dibuat oleh bibi.


"kamu kesini ngapain sayang? bukan kah..


sambar Lulu


"aku ke sini, karena ingin melihat kakak ku saja Tante. kakakku kebetulan di tugaskan sama mama dan papa untuk mengelola salah satu usaha mereka disini. jadi, karena aku ingat sekalian aja aku kain ke rumah Tante"


"oo, jadi disini karena ada kakak kamu. tapi bukan kah kamu mau dekat dekat wisuda?"


"iya Tan, tapi kemarin aku sudah selesai kan skripsi ku dengan cepat. jadi aku sekarang tinggal tunggu acara wisudanya saja. oh iya Kevin dimana Tan?"


tanya Lulu antusias.


"Kevin? Kevin ada, di balkon kamarnya"


"apakah aku boleh kesana Tante?"


"silahkan"


jawab mama Kevin dengan senang hati.


•••••••••


"Kevin?"


"suaranya kenapa tidak asing di telinga ku"


ucap Kevin dalam hati.


saat melihatnya ternyata itu adalah Lulu, yang sedang berdiri di depan pintu kamarnya dengan senyumannya. membuat Kevin sedikit terkejut.


"tunggu!!! tunggu situ...


Kevin pun segera bergegas membersihkan semua yang berantakan di kasurnya, lalu meletakkan nya di meja nakas yang berada di samping. dan berjalan mendekati Lulu.


"ayo keluar!!"


ajak Kevin sembari melangkah keluar menutup pintu kamarnya.


"Vin, kamu masih tidak berubah yah? masih sama dengan Kevin yang aku kenal dulu. selalu melarangku masuk ke dalam kamar mu, dengan alasan kamar laki laki. padahal, dulu aku pernah melihat seorang perempuan yang sering masuk ke kamarmu"


ucap Lulu, mengingat kembali masa SMA nya dengan Kevin, sembari menuruni tangga.


"maaf jika itu membuatmu sakit hati. tapi bagiku, kamarku adalah privasiku. hanya ornag orang tertentulah yang boleh masuk. masalah perempuan itu, kamu juga tau sendiri kan aku bersahabat dengannya"


Kevin meminta maaf atas sikapnya, merasa tidak enak dengan Lulu.


"kamu ngapain kesini?"


tanya Kevin cetus.


"yaelah, Vin. kenapa sih? kan aku jarang jarang kesini. apa salah jika aku kangen dengan mama mu? mau bagaimana pun, dulu juga aku pernha dekat kan dengan mama mu?"


Kevin pun menggelang pelan.


"terus kamu abis dari mana? bukan kah kamu sedang sibuk dengan urusan kuliah mu?"

__ADS_1


tanya Kevin lagi.


"enggak, aku semalam cepat cepat menyiapkan skripsi ku agar aku bisa berlibur lebih cepat. lagian aku disini juga sebenarnya pengen ngunjungi kakak"


jawab Lulu jujur.


"oo..


Kevin pun menghidupkan tv nya ketiak auda sampai di ruang tv.


"Kevin? ayo ajak Lulu makan! mama audah siapkan makan siang"


ajak mama Kevin.


"iya ma"


Kevin pun beranjak pergi diikuti dengan Lulu di belakangnya.


"ma, kenapa Keysa belum pulang?"


tanya Kevin tiba tiba, saat smwua sedang menikmati makanannya.


"emang kamu perduli sama adik kamu? bukankah selama ini kamu terlalu sibuk dengan skripsi mu? hingga adikmu Keysa pun juga bisa merasakannya"


Kevin terdiam mendengar ucapan mamanya yang mamapu menusuk hatinya.


"ya maaf ma, Kevin gak tau kalau dia juga sangat merindukan Kevin. yaudah deh, malam Minggu nanti Kevin mau ngajak dia pergi bermain diluar"


"apakah aku boleh ikut Kevin?"


tanya Lulu cepat.


"gak, ini hanya antara adik dan Abang. tidak ada orang ketiga di dalamnya"


jawab Kevin yang langsung tutup point, membuat Lulu merasa sedih terlihat dari wajahnya.


"Kevin..


mama pun menatap Kevin dengan tatapan yang tidak suka.


"lagian kenapa sih Lulu gak boleh ikut? kasian Lulu Vin, ajak lah di berjalan jalan. dia kan masih merasa asing, walaupun dia pernah tinggal di kota ini"


"iya ma, baiklah. kamu boleh ikut, ini karena permintaan mama ku tercinta"


mendengar jawaban dari Kevin membuat Lulu merasa senang. mood nya seakan naik meningkat seratus persen, bahkan lebih.


"makasih Kevin"


jawab Lulu dengan bahagia.


mereka pun kembali menikmati makanannya dengan sedikit obrolan yang di buka oleh mama Kevin.


namun, saat makan Kevin lebih memilih untuk banyak diam ketika mama dan Lulu mencoba mengajaknya bicara.


jujur, dia merasa risih melihat kehadiran Lulu di rumahnya. bahkan dia sangat tidak suka lihat Lulu yang akrab dengan mamanya. padahal, memang dari dulu sebelum berpisah pun mereka sudah dekat.


sebenarnya yang membuatnya risih itu karena dia jadi teringat kejadian saat dia liburan kemarin. kejadian itu berhasil membuat dia dan Asti salah paham.

__ADS_1


dari situ perlahan dia mengetahui sifat buruk Lulu, yang dari dulu Kevin tidak tahu. bahkan dulu dia sering salah paham juga dengan Clara, itu karena Lulu yang menghasutnya.


ditambah lagi dengan kejadian kemarin, membuat Asti tidak menyukai Lulu. membuat Kevin harus menghindari nya, agar itu tidak terulang lagi. yah, dari dulu sebenarnya, Clara dan Billy sudah memperingati Kevin agar tidak menyuruh nya untuk hal apapun itu. itu hanya akan membuat dirinya berharap pada Kevin, namun Kevin tak menghiraukan nya.


__ADS_2