
siang ini mereka berencana untuk pergi berkunjung ke tempat dimana hal bersejarah terjadi disana. ya, sebuah bangunan yang sudah didirikan sejak zaman kerajaan. ya, apalagi kalau bukan candi.
candi merupakan bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang berasal dari agama Hindu-Budha. istilah candi sendiri tidak hanya digunakan untuk menyebutkan tempat ibadah saja. namun juga bisa sebagai istana, pemandian atau petirtaan, gapura dan sebagainya.
liburan ya liburan, tapi alangkah baiknya jika liburan diselangi dengan ilmu juga. jadi liburan yang didapatkan bukan hanya sekedar liburan biasa saja, namun juga bisa mendapatkan sedikit ilmu tentang dunia.
akan tetapi bukan itu sebenarnya yang di pikirkan oleh teman teman Kevin, melainkan tempat candi yang begitu indah dan sangat terkenal dengan pesonanya. membuat teman teman Kevin terkhusus para perempuan nya ingin ke sana dan mengabadikan candi tersebut. berfoto bareng dengan candi tersebut sebagai bentuk bahwa mereka pernah ke sana.
ya kira kira begitu lah pemikiran mereka.
kebetulan candi tersebut terletak tidak jauh dari villa yang mereka tinggalin. mungkin akan memakan waktu satu jam untuk kesana.
••••
setelah selesai bersiap siap mereka semua pun berkumpul di villa perempuan.
kali ini Kevin masih mengambil ahli
"udah siap semua nya! ada yang ketinggalan belum? jangan sampai nanti kita meninggalkan satu orang! bagi yang perempuan di check lagi keperluan kalian jangan nanti kita bolak balik"
seketika semua perempuan yang ada disitu langsung memeriksa isi tas nya memastikan barang yang mereka perlukan sudah masuk ke dalam tas.
ada beberapa diantara mereka balik ke kamar lupa dengan barang mereka, ada juga yang tetap berdiri setelah selesai memeriksa nya.
lain dengan para lelaki, mereka sibuk menghitung orangnya. memastikan semua sudah ada disini.
setelah menurut mereka yakin mereka pun melapor kepada Kevin bahwa semua aman.
setelah selesai semua pun pergi dan meninggalkan villa tersebut menuju bangunan candi yang cukup terkenal tersebut.
di perjalanan semua sangat antusias, tidak sabar rasanya ingin segera melihat candi tersebut dengan tatapan mata secara langsung.
bahkan sampai antusias nya mereka, teman teman Kevin yang dibelakang ada yang nyanyi dengan kuat membuat yang mendengarnya tertawa namun memberikan semangat empat lima.
mereka sengaja membawa sepeda motor mereka dengan kecepatan sedang, karena mereka juga ingin menikmati pemandangan yang terpampang indah di sepanjang jalan.
saat di sepeda motor tiba tiba Kevin bertanya kepada Asti.
"as, apakah kamu senang?"
tanpa menjawab Asti mengangguk dengan senyum manisnya, Kevin yang melihat senyum manis Asti merasa bahagia.
"katakan pada ku dengan jujur. apa yang terjadi dengan mu tadi pagi? kenapa kamu semarah itu?"
__ADS_1
tanya Kevin.
seketika langsung membuat Asti berubah menjadi tiga ratus enam puluh derajat.
menurut Asti ini belum saat yang tepat jika mengatakan nya kepada Kevin.
"tidak, tidak terjadi apapun dengan ku tadi pagi. ya aku marah, tapi bukan kah kamu bilang bahwa itu efek dari rasa capekku?"
jawab Asti.
"aku akan ceritakan tapi setelah kita selesai liburan"
sambung Asti lagi.
lalu tanpa sadar, percakapan yang mereka lakukan sudah menghantarkan mereka ke tempat tujuan mereka.
mereka pun segera memarkirkan sepeda motor mereka dan membayar uang keamanan dan kebersihan candi. lalu masuk ke dalamnya.
didalam mereka disambut oleh seorang laki laki.
"hai, perkenalkan nama saya Parman, saya akan mengajak kalian berkeliling di candi ini"
Asti yang mengetahui sangat antusias, karena Asti jujur walaupun jurusan nya adalah jurusan saintek, tapi sejujurnya Asti sangat menyukai ilmu sejarah.
balas Asti.
Kevin yang melihatnya begitu tidak menyukainya.
"baiklah pak kalau begitu kita mau kemana duluan?"
tanya Asti kepada Parman.
"kita kesana dulu yuk mbak, disana ada peristiwa yang sangat bersejarah"
jawab Parman sembari menunjukkan ke arah kanan.
oh iya, Parman ini adalah salah satu pemandu wisata yang ada disini. sebenarnya umur dia masih muda, hanya beda tiga tahun dar Asti. namun, karena wajah yang dimiliki Parman sedikit boros. jadi Asti memutuskan untuk memanggil pak agar lebih sopan.
satu lagi nih, parman yang juga sudah terbiasa kok dipanggil pak oleh anak remaja seumuran Asti. Parman tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.
sambil jalan beliau bercerita tentang peristiwa peristiwa penting yang terjadi disini, dan Asti mendengar kan nya dengan baik. sedangkan yang lain mulai bosen dengan hal ini.
saat sampai di salah satu sisi dari candi tersebut teman teman Kevin mala justru langsung keluar dari barisan dan pergi berfoto foto. sedangkan Asti, masih mendengarkan nya.
__ADS_1
ya begitu lah Asti ketika diajak ke tempat bersejarah, dia mala semakin penasaran dengan apa yang terjadi. didenger nya dengan jelas sampai rasa penasaran nya hilang.
setelah itu Asti mulai mengambil beberapa foto di sisi sisi candi tersebut.
setelah puas mereka pun masuk ke dalam sisi candi yang lainnya. semakin masuk Asti dan teman temannya semakin terpukau dibuatnya.
"wah gak salah sih jika candi ini terkenal dengan pesona yang indahnya"
ucap salah satu teman Kevin.
"iya, gak nyesel sih jika ini dijadikan list liburan orang orang. tempat nya tidak pernah mengecewakan"
sambar Billy.
tetap saja hal yang sama lagi di lakukan oleh teman temannya lagi.
Asti yang melihat nya ketawa.
dalam hati
"foto aja nomor satu. tapi giliran mengetahui peristiwa pentingnya gak mau! dasar mereka!"
di candi ini terdapat empat sisi yang penting, semua sudah dikunjungi. Asti yang mendengar sejarah nya sungguh sangat puas dengan penjelasan Parman.
"pak, kami boleh gak minta bapak ambilkan foto kami semua?"
tanya dini pada Parman tanpa malu.
"o, iya boleh boleh. mana kamera nya?"
sahut Parman.
dini pun memberikan kameranya setelah mendapat kan izin dari Parman.
mereka pun berfoto layaknya seperti keluarga besar.
mereka semua tampak bahagia sekali dengan hari ini. terlihat jelas, kebahagiaan itu di mata mereka sangat jelas.
Parman pun mengambil beberapa foto dengan gaya mereka yang di setiap fotonya berbeda.
saat lagi asyik-asyiknya melihat hasil foto Parman. tiba tiba saja Kevin menghampiri seorang wanita tanpa sepengetahuan teman temannya yang lain.
Asti yang menyadari bahwa kehadiran Kevin telah menghilang, bola matanya langsung mencari Kevin ke segala penjuru arah. terlihat dari kejauhan Kevin sedang dekat dengan perempuan yang menggunakan baju kebaya berwarna merah dan terdapat kamera ditangan nya.
__ADS_1
dilihat dari interaksi mereka berdua, Asti menyimpulkan bahwa mereka sebelumnya pasti pernah kenal. karena dari interaksi mereka berdua, terlihat begitu akrab. dan tak jarang sedikit membuat Asti merasa panas karena keakraban mereka.