Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Wisuda Asti part 2


__ADS_3

setelah sampai di sana, mereka pun segera duduk di bangku yang telah di sediakan.


acara pun di mulai, dibuka dengan kata sambutan oleh kedua MC di depan, lalu doa yang dipimpin oleh salah satu dosen agama dari kampus. setelah itu kata sambutan oleh beberapa pejabat pejabat penting yang ada di kampus.


masuk lah sesi dimana semua mahasiswa akan di nobat kan dengan gelar nya. satu persatu nama di sebutkan, satu persatu juga mahasiswa maju menerima sandangnya yang baru dengan gelar yang baru juga.


setelah semua nya selesai masuklah kata sambutan dari mahasiswa berprestasi selama kuliah.


"baiklah, nah kira kira siapa ya yang akan berdiri di sini memberikan kata sambutan?"


tanya MC perempuan di atas, membuat semua mahasiswa merasa deg degan, berharap mereka lah yang akan memberikan kata sambutan tersebut.


"baiklah. langsung saja kita panggilkan"


sahut MC laki laki.


"mahasiswa berprestasi tahun ini jatuh kepada Asti Ayunda Sari"


ucap serempak kedua MC tersebut.


"ya, perlu di ketahui bapak ibu bahwa Asti Ayunda Sari adalah mahasiswa berprestasi tahun ini dikarena kan IPK nya yang cukup tinggi yaitu tiga koma sembilan hampir mendekati IPK empat"


jelas MC perempuan.


"baik lah langsung saja, kepada Asti Ayunda Sari kami persilahkan dengan hormat"


ucap MC laki laki mempersilahkan Asti untuk naik ke atas panggung.


Asti yang masih tak menyangka pun terdiam mematung di bangku, kesadaran nya kembali ketika sebuah tangan menyentuhnya. Asti melangkah maju ke atas panggung, dengan pikiran yang masih bingung. karena tak menyangka bahwa dia akan menjadi mahasiswa terbaik tahun ini.


sesampainya di sana, ia menatap semua mata orang orang yang disana melihatnya sekarang. menatap mata teman temannya yang bangga akan diri nya disana.


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"


ucap Asti membuka salam.


"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"


jawab semua hadirin.


"puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang mana telah memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga saya bisa berada di titik sekarang. sholawat berangkai kan salam kepada Baginda nabi yang mana semoga kita semua yang hadir mendapatkan syafaat beliau di akhir kelak nanti.


sebelumnya yang saya hormati adalah jajaran jajaran tinggi yang sekarang ada di depan saya. saya cuma mau ngucapin Alhamdulillah, dan terima kasih kepada semua nya yang telah mendukung saya. terutama mama dan papa karena berkat doa kalian Asti tidak akan bisa ada di atas panggung ini. lalu Asti ucapkan terima kasih untuk keluarga besar Asti, ini adalah bukti bahwa Asti mampu. dan berterima kasih juga kepada sahabat dan teman teman Asti, yang selalu ada untuk Asti di saat suka dan duka. itu saja.


terima kasih.


assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"


ucap Asti memberikan kata sambutan nya yang isinya adalah rasa syukur dan terima kasih. ia pun menghapus air mata nya yang mulai tak tertahan lagi.

__ADS_1


air mata itu adalah bukti bahwa dia sangat terharu dengan pencapaian nya sekarang. sebelum Asti kembali duduk ke bangku nya, Asti di beri buket bunga dan mendali penghargaan juga sebuah piala sebagai bentuk apresiasi.


setelah itu acara di akhiri dengan makan siang yang hikmat. berbagai menu makanan ada, bahkan menu makanan kali ini jauh lebih banyak dari menu makanan saat wisuda Jaka kemarin.


semua orang pun sibuk mengambil makanan yang telah di sajikan tersebut, termaksud keluarga Asti dan teman temannya.


saat yang lain sibuk, Asti hanya diam termenung di kursinya sembari menikmati kue kotak, yang sebelumnya memang sudah dibagikan terlebih dahulu.


"as selamat ya?"


ucap Julia menyodorkan tangannya.


Asti pun membalasnya dan menjawabnya


"makasih"


"gak sia sia juga ya as? ternyata waktu mu yang tidak banyak menghabiskan waktu dengan kami, kau menjadi mahasiswa terbaik tahun ini"


sahut Sindi.


Asti hanya bisa tersenyum


"a.. enggak juga. ini juga ada berkat kalian juga. seharusnya aku yang berterima kasih dengan kalian, karena kalian sudah membantu ku"


jawab Asti.


"yaudah kami tinggal dulu ya, laper. Lo gak.."


jawab Asti langsung, yang membuat Sindi menghentikan ucapannya.


mereka pun pergi meninggalkan Asti yang sendirian disana. Asti kembali dengan diamnya. ia mengambil handphone nya dan memeriksa aplikasi chatting nya, berharap ada balasan dari Kevin.


namun, yang diharapkan ternyata tidak terjadi. membuat Asti merasa sedih. ya, siapa yang tidak sedih di tinggalkan tanpa ada kabar? sejak pernikahan Billy dan Dini kemarin Kevin hanya bilang pamit, namun tak memberi jawaban untuk kembali.


setelah selesai acara mereka pun berfoto foto lagi. berfoto foto menggunakan topi toga kebanggaan semua orang yang merasakan bangku perkuliahan.


selesai dengan foto fotonya, beberapa orang memberikan Asti buket dan boneka. ada buket bunga, ada buket isi uang, ada juga isi coklat, dan jajan jajan lainnya. kini tangan Asti di penuhi oleh buketan dari teman tan yang memberinya.


"Asti!!"


panggil seseorang yang tak asing bagi Asti.


Asti pun menoleh ke arah sumber suara, ternyata itu adalah Yhanko. ia pun menghampiri Yhanko dan menghentikan kegiatan foto fotonya itu.


"Yhanko!!"


ucap Asti kaget.


"Selamat ya Asti, sudah dapat gelar dokter sekarang. aku turut senang dengan wisuda mu"

__ADS_1


ucap Yhanko memberikan selamat.


"makasih, lagian juga kamu bentar lagi kan akan tamat dan mendapatkan gelar sarjana mu?"


jawab Asti yang memberikan pertanyaan.


"iya.. oh iya ini aku bawakan dua buket dan satu boneka beruang besar"


ucap Yhanko menyodorkan semua yang dibawanya ke Asti.


"wah repot repot. kamu dateng aja aku udah senang loh.. makasih ya"


balas Asti meraih semua pemberian Yhanko.


"oh iya Reza!! tolong fotokan kita berdua ya.. kasihan dia tadi ketinggalan"


teriak Asti meminta tolong pada Reza.


Reza pun memotokan mereka berdua dengan gaya mereka yang berbeda beda. setelah itu ia menjauhi asti dan Yhanko.


"as, ada yang ingin aku bilang"


ucap Yhanko memberanikan diri.


"apa? bilang lah?"


tanya Asti heran.


"aku tau, hubungan mu dengan Kevin sedang tidak baik baik saja. bukan maksudku untuk merusak hubunganmu, tapi aku hanya bisa membantumu, maksudku aku hanya ingin melindungi mu"


jawab Yhanko yang bingung harus dari mana.


"langsung lah point' nya?"


tanya Asti yang terlihat masih tidak mengerti maksud dan tujuan Yhanko.


"aku suka sama mu Asti! tapi aku, gak akan memaksa mu dalam hal ini. aku tau kau masih menyukai Kevin dan mungkin akan sulit bagimu untuk membuka hati lagi. tapi, aku menyatakannya karena aku tidak ingin hatimu terluka karena Kevin. aku tau kau akan menolak ku. gapapa. it's okey. tapi ketika kau punya masalah dan membutuhkan ku suatu saat nanti, maka aku siap dan selalu ada untuk mu"


jawab Yhanko menyatakan isi hatinya.


Asti kaget mendengar pernyataan isi hati Yhanko. ia tak menyangka Yhanko akan menyukai dirinya. selama ini ia menganggap Yhanko sebagai seorang sahabat, namun ternyata Yhanko memendam rasa suka padanya.


"sejak kapan kau menyukai ku?"


tanya Asti yang canggung.


"sejak saat, aku dan kamu bertemu. sejak saat kau mengajari ku tentang kesederhanaan dan agama pada ku. sejak saat kau bisa mengubah hidup ku"


jawab Yhanko.

__ADS_1


"em... Yhanko.. aku tidak harus menjawab hati mu kan? karena kau tau sendiri hati ku masih berlabuh dimana. aku harap, kau tidak menarukan rasa itu lagi untuk menyelamatkan persahabatan kita. dan ke depannya tolong jangan bawa perasaan di dalam persahabatan"


ucap Asti meninggalkan Yhanko sendirian disana.


__ADS_2