Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
TPBK 176


__ADS_3

"halo, saya cuma mau bilang bahwa hari ini saya akan datang agak lambat. maksud saya bukan hari ini saja, melainkan beberapa hari ke depan. jadi untuk hari ini meeting sama karyawan di tunda sampai siang aja"


"ada urusan penting yang harus saya selesaikan"


"baiklah, makasih"


ucap David menutup telpon tersebut.


ya, hari ini David akan masuk telat ke kantor karena ada beberapa hal yang harus ia urus terlebih dahulu.


setelah David selesai makan David pun berangkat kerja mengendarai mobil sendiri. pagi ini ia berniat untuk menemui seseorang sebelum ke kantor.


David mengambil hp nya dan mencari nomor orang tersebut sembari fokus pada jalanan, lalu ia menelpon orang tersebut. panggilan tersambung, saat sudah di angkat David pun langsung mengatakan apa yang ingin ia katakan.


"halo bro"


"aku ingin bertemu dengan mu pagi ini. ada urusan penting yang harus aku selesaikan dan aku butuh bantuan mu"


"Lo sekarang dimana?"


tanya David.


"oo oke, gue ke kantor Lo sekarang. tunggu gue lima belas menit lagi"


••••••••


sesampainya di kantor.


"mbak, saya udah ada janji dengan pak Jaka"


ucap David saat di depan resepsionis.


"bentar ya pak, saya tanyakan dulu pada pak Jaka"


lima menit David menunggu konfirmasi dari resepsionis. tak lama kemudian resepsionis langsung mempersilahkan David untuk masuk.


"oh iya pak maaf, bapak bisa langsung jumpai pak Jaka di ruangannya. pak Jaka menunggu bapak di sana"


"baik, makasih mbak"


balas David yang langsung berlari ke lift menuju ruangan Jaka.


sampailah David pada ruangan Jaka.


"ada apa adek ipar ku?"


tanya Jaka ketika melihat David tepat di depan pintu ruangannya.


"resek Lo!! gue ada perlu sama Lo"


"perlu apa? adik ipar ku ini membutuhkan bantuan ku? baiklah sebagai kakak ipar yang baik aku akan menolong mu"

__ADS_1


jawab Jaka masih mode canda.


"aku lagi serius"


sahut David yang merasa malas.


"baiklah katakan ada apa?"


"aku ingin tanya tentang masa lalu adikmu. aku harus tau sedikit tentang dia"


jawab David yang dari tadi malam pikiran nya hanya tertuju pada hubungan Asti dan Kevin.


"kenapa kau ingin tau masa kalau adikku? apa kau tidak mempercayai adikku?"


tanya Jaka yang sedikit terkejut mendengar David yang mulai mencari tau tentang masa lalu adiknya itu.


"aku hanya ingin memastikan nya saja. aku merasa ada sesuatu yang di sembunyikan Asti pada ku tentang masa lalunya"


jawab David yang terang terangan.


"maksud mu?"


"iya kemarin aku mengajak dia untuk pergi bertemu dengan rekan bisnis ku yang bernama Kevin. aku melihat dari tatapan mereka yang seperti nya mereka pernah menjalin hubungan. aku bertanya pada adikmu, tapi ia tak mau jujur pada ku. makannya aku bertanya padamu"


jawab David mengingat kejadian semalam.


"Kevin? Kevin siapa? maksud aku, kepanjangan nya?"


"Kevin Wijaya Nugroho"


jawaban David membuat mata Jaka membulat dengan sempurna.


"kau yakin itu nama nya?"


tanya Jaka yang tak percaya.


David pun mengangguk.


"emang kenapa? apa kau kenal dengan orang tersebut?"


tanya David yang mulai curiga.


"untuk apa dia kembali lagi!!! dia, dia adalah bagian dari masa lalu adikku. ya, kau benar dulu mereka pernah menjalin hubungan. tapi sekarang tidak, karena dia sendiri lah yang menghilang tanpa jejak. membuat adikku menderita selama ini"


"apa kau bisa menceritakan pada ku tentang mereka"


tanya David lagi yang penasaran dengan kisah mereka.


Jaka pun menceritakan dari awal pertemuan, menceritakan tentang seberapa dekatnya ia dengan Kevin, seberapa dekatnya keluarganya dengan keluarga Kevin. ia menceritakan semua tanpa ada yang terlewatkan satu pun. tentang hubungan persahabatan antara Kevin dan istrinya. ia ceritakan semua, sampai di titik Kevin dan keluarga nya yang hilang bak di telan bumi. di titik ini Jaka merasakan darah nya yang sudah mendidih, ingin sekali ia melenyapkan laki laki yang telah melukai adiknya.


"kira kira Abang tau kenapa dia pergi?"

__ADS_1


tanya David yang penasaran. karena jika di dengar dari kisah mereka, asti dan Kevin terlihat saling mencintai satu sama lain. ya, jujur di hatinya sedikit ada goresan luka ketika mendengar cerita tentang mereka berdua. tapi itu adalah kebenaran yang harus David makan.


"aku tak tau, yang jelas adikku memakan janji itu selama empat tahun. tapi aku heran, kenapa saat adikku memilih untuk melanjutkan hidupnya dia datang kembali? apa tujuannya?"


jawab Jaka yang jujur tak mengetahui alasan Kevin.


"berjanji lah pada ku, kau tak akan pernah memutuskan pernikahan ini vid? aku gak mau adikku merasakan luka untuk kedua kali nya?"


lanjut Jaka meminta David untuk berjanji.


David hanya bisa mengangguk perlahan sembari membalas tatapan Jaka.


"aku harus cari tau kenapa Kevin meninggalkan Asti saat itu? bagaimana pun aku harus tau, karena ini menyangkut Asti, calon istri ku. aku gak mau Asti membenci masa lalunya sampai sampai ia tak ingin menceritakan nya kepadaku"


ucap David dalam hati.


•••••••••


"bagaimana cara ku agar aku bisa mengetahui siapa Asti itu sebenarnya?"


tanya Andara pada diri sendiri, yang sangat penasaran dengan Asti.


"seperti nya aku harus meminta tolong Tante dalam hal ini. biar bagaimanapun, Tante harus tau tentang anaknya, dan aku akan terima bersih nantinya"


Andara tersenyum dengan licik, karena sudah mendapatkan solusi untuk mencari tau tentang Asti tanpa perlu susah susah untuk membereskannya.


"halo Tante"


"aku nginap di hotel nih Tan. aku di usir oleh kakaknya Kevin yang kejam itu! oh iya Tan, dara dapat info baru nih Tante, tentang Kevin"


"jadi kemarin itu...


Andara pun menceritakan semuanya, menceritakan tentang bagaimana ia diperlakukan di rumah itu, dan menceritakan omongan kakak Kevin yang buruk. karena membanding bandingkan dia dengan orang yang bernama Asti.


"makasih ya Tante selalu bantu Andara. oke Tante see you"


Andara pun mematikan telponnya dan membaringkan badannya di atas kasur setelah merasakan hatinya yang begitu tenang.


"lihat aja Lo Asti, hidup Lo gak akan aman karena telah menantang Andara"


ucap Andara yang merasa percaya diri karena pikiran nya kini sudah traveling melihat apa yang akan terjadi nantinya.


Andara yang sibuk mencari tau tentang Asti, begitu juga David yang sibuk mencari tau masa lalu Asti dan Kevin.


setelah keluar dari ruangan Jaka, David pun segera menelpon orang selanjutnya yang akan melengkapi semua rasa penasaran nya


ya siapa lagi kalau bukan orangnya sendiri yaitu Kevin.


"halo pak Kevin, bisa kita jumpaan hari ini?"


"oh tenang saja pak. saya yang akan kesana. baik terimakasih, tunggu saya setengah jam lagi ya pak. makasih"

__ADS_1


David menutup telponnya.


__ADS_2