
malam ini adalah malam terakhir Asti yang akan melepaskan masa lajangnya. ya, malam ini Asti tak mampu dibuat tidur nyenyak karena kenangan lama nya kini kembali lagi seperti sebuah kaset yang ditayangkan.
begitu banyak yang ia lalui, begitu banyak rasa sakit yang ia rasakan, begitu banyak kebahagiaan yang ia dapatkan dan begitu banyak tingkah dan tindakan bodoh yang ia lakukan termaksud yang menyakini dan mempercayai bahwa Kevin adalah jodoh yang telah di tuliskan dalam takdirnya.
namun nyatanya tidak seperti itu setelah dilihat lihat sampai sekarang. nyatanya Asti harus menikah dengan orang yang tak pernah Asti kenal, dengan laki laki yang tak pernah Asti bayangkan bahwa orang itu adalah jodoh nya yang ditulis dalam takdirnya.
lucu jika mengingat ingat hal itu, pacaran dengan siapa, nikahnya dengan siapa;v.
begitulah kira kira pemikiran Asti.
memory nya bersama dengan Kevin kini berputar dengan jelas, sangat jelas namun tiba tiba Asti teringat dengan Andara yang merupakan tunangan Kevin. membuat Asti merasakan kembali rasa lukanya.
luka pertama terbuka bersambung dengan luka kedua, dimana Kevin meninggalkan nya tanpa kabar.
tawa yang tadinya menghiasi wajah Asti kini berubah menjadi sebuah tangisan tanpa suara. ditambah dengan tanggung jawab yang harus ia tanggung karena telah melibatkan David di dalamnya. komplit sudah kesedihan Asti.
"ya Allah, aku serahkan semua nya pada mu. aku pasrah, jika ini memang ditakdirkan untuk ku. aku pasrah jika harus terjebak dalan pernikahan tanpa rasa ini dan aku ikhlas jika Kevin telah memilih pasangan hidupnya, aku ikhlas ya Allah. sangat ikhlas. atur semua ya Allah, atur semua"
merintih Asti dalam hati.
••••••••
pagi ini adalah pagi yang menyenangkan bagi seluruh keluarga besar sang mempelai baik dari mempelai laki laki maupun dari mempelai perempuan.
Asti yang bangun jam tiga pagi untuk berdandan, kini sudah siap tampil dengan anggun. baju pengantin dengan tema adat tradisional berwarna putih membuat Asti terlihat sangat cantik dan rupawan. pesona Asti keluar.
"wah,,, putri mama satu ini cantik banget ya? kalah Reysa dibuat"
puji mama Asti saat melihat wajah anaknya yang sudah di rias.
"iya iya, Reysa kalah cantik!! tapi bener kata mama, kakak hari ini cantik banget.."
__ADS_1
balas Reysa yang sedikit kesal dengan ucapan mamanya. namun, ia langsung memeluk sang kakak, membuat Asti terkejut.
"kau kenapa Rey?"
"aku hanya ingin memeluk kakak untuk yang terakhir kalinya sebelum kakak menyandang status baru kakak. setelah ini pasti aku akan sulit untuk memeluk kakak seperti ini"
jawab Reysa yang masih setia memeluk Asti.
Asti pun mengangkat wajah adiknya itu yang terbenam di dada nya.
"kau akan tetap bisa memeluk kakak. kapan pun kau mau Rey, aku tetap akan menjadi kakak mu Rey, selama nya. jika kau butuh pelukan ku maka aku siap Rey untuk menjadi guling mu"
jawab Asti yang menahan rasa sedihnya.
"kalau begitu, mama juga harus ikut gabung. mama yang akan paling sedih karena kedua putri mama akan sibuk dengan urusan rumah tangga nya masing masing nanti"
sambar mama Asti yang ikut gabung bersama mereka.
mereka bertiga pun berpelukan meluapkan rasa sayang satu sama lain diantara mereka. terutama mama Asti yang pasti adalah orang yang paling bahagia dan paling sedih, karena putri yang ia jaga dan rawat harus dibawa orang lain.
"tenang lah sayang, ini sudah hal yang biasa bagi laki laki. dulu ayah mu juga merasakan hal yang sama seperti mu"
ucap mama David yang berusaha menenangkan David yang tampak tegang, itu terlihat dengan jelas dari wajahnya.
"ma, bagaimana mungkin David tenang ma? hari ini adalah hari penentuan bagi anakmu ma? ini penentuan bagiku ma, untuk bisa melanjutkan atau menghentikan!"
jawab David dalam hati yang menatap wajah mama nya dengan tatapan yang sendu.
ia tak tahu apakah keputusan nya ini tepat atau tidak, tapi yang jelas ia tidak akan membiarkan ketidak adilan disini. apapun dampaknya nanti dia akan terima dengan lapang dada.
••••••••••
__ADS_1
segala persiapan sudah dipastikan oleh WO yang bertanggung jawab dalam acara pernikahan David dan Asti. semua sudah sesuai dengan rencana mereka. pengecekan semua nya sudah dilakukan.
sementara para tamu yang diundang terus saja datang satu persatu, memenuhi seisi gedung acara pesta. satu persatu teman teman Asti Dateng, sahabat dan rekan kerja dan bisnis Asti Dateng. begitu juga dengan sahabat, teman, rekan kerja dan rekan bisnis David yang terus menerus dateng.
mereka ingin menyaksikan acara sakral pernikahan David dan Asti. mereka tidak sabar ingin melihat jalannya acara sakral tersebut.
jam sudah menunjuk kan pukul sepuluh, MC meminta kepada kedua mempelai untuk masuk ke dalam gedung.
David pun masuk lebih awal berjalan di atas karpet merah di dampingi dengan keluarga besar, jujur David saat ini merasa deg degan karena acara sudah semakin dekat.
setelah David duduk di tempat yang akan mempersatukan mereka, tak lama kemudian Asti pun masuk. semua pandangan mata kini tertuju pada Asti. yang terlihat sangat anggun dan rupawan dengan didampingi oleh ayah dan ibunya.
Asti berjalan lambat, bak seorang putri ratu. rasa yang dirasakan oleh Asti tak jauh berbeda dengan David. apalagi sekarang, setelah Asti duduk bersama David, bersamping sampingan membuat jantung Asti semakin berdegup dengan kencang.
"lihat lah sahabat ku wi, dia sangat cantik"
puji Vivi saat melihat Asti dengan gaun pengantin yang tradisional.
"bukan sahabat mu saja, itu sahabat ku juga!"
jawab Dewi yang cetus, karena tak terima.
"wah, Asti beda banget ya. sekarang dia jadi wanita yang benar benar sempurna. beda banget sama yang dulu!!"
puji teman SMA Asti.
"sayang, lihat lah adikku yang sangat cantik hari ini. kesedihannya akan berkurang setelah menyandang status baru nya nanti"
puji Jaka yang tak henti hentinya menatap wajah adiknya itu. ada rasa lega di dalam hati Jaka saat melihat Asti duduk disana bersama dengan orang yang akan menjaganya selamanya.
"kau sangat cantik Asti! sungguh sangat cantik. tapi sayangnya bukan aku yang di situ menjadi pasangan hidup mu!"
__ADS_1
puji Yhanko yang dicampur dengan rasa sedih karena bukan dia yang menjadi mempelai laki lakinya.
banyak sekali para tamu undangan yang memuji kecantikan Asti dan ketampanan David. bahkan para tamu berfikir bahwa mereka adalah pasangan yang sangat serasi.