Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
Sampai Tujuan


__ADS_3

setelah menurut Asti sudah cukup untuk berfoto, Asti pun menjauh dari keramaian tersebut. dia terdiam menatap penuh takjub akan alam yang luar biasa indahnya.


ingin rasanya Asti berteriak kuat, menangis kuat, namun Asti sadar dia bukan sendiri dia bersama teman temannya.


dipandangnya pemandangan tersebut dengan detail, bola mata nya yang indah terus kearah kanan dan kiri.


lalu dia menatap teman teman Kevin dari tempat duduknya,ada perasaan sejuk di dalamnya. tenang. tapi tidak bisa dijelaskan olehnya.


entah mengapa ketika Asti melihat alam seperti ini dia begitu merasa bersyukur. apa lagi di tambah dengan awan biru yang cerah yang mendukung suasana tersebut.


suatu keindahan yang luar bisa bagi Asti sendiri, yang tidak akan pernah ia lupakan.


sedangkan Kevin yang melihat Asti terduduk diam sendiri disana, mendekati Asti.


"kenapa?"


tanya Kevin tiba tiba.


"gapapa, makasih kev. udah mau ajak aku untuk ikut liburan kali ini?"


jawab Asti dengan wajah datarnya.


"iya sama sama, demi kamu aku bisa berikan apapun di dunia. asal kamu bahagia?. sekarang katakan apakah kamu sangat senang?"


tanya Kevin lagi, yang sudah duduk di samping Asti.


Asti pun tersenyum menatap wajah tampan milik Kevin


"iya aku sangat senang! apalagi diajak ketempat yang seperti ini? membuatku sangat bersyukur. kau tau kev? aku sangat suka dengan alam, entah kenapa. saat aku menatap alam hati yang tadi nya tidak baik, badmood menjadi tenang seketika. gak itu juga saat melihat hal seperti ini aku jadi tambah bersyukur akan hidup"


jawab Asti antusias.


Kevin yang mendengarnya terharu. masih ada ya wanita jaman sekarang yang masih mencintai alam? melihat alam yang seperti ini saja sudah membuatnya bahagia. hal sederhana namun bisa memberikan efek dan dampak yang besar.


jarang ada wanita yang suka dengan alam apa lagi perempuan jaman sekarang. ada mungkin yang menyukai alam, namun hanya dijadikan sebagai background belakang untuk dirinya berfoto. tapi kalau di survei lebih banyak perempuan jaman sekarang shopping ke mall. ye kan?.


tidak seperti pemikiran Asti yang mala berfikir bahwa ini adalah wujud besar tuhan yang harus kita syukuri.


kira kira ada gak sih yang berfikir seperti Asti? oh iya tetap jaga kebersihan lingkungan ya, karena sesungguhnya manusia lah makhluk terjahat di dunia, manusia dapat dengan mudah menghancurkan alam. karena satu perbuatan negatif yang mereka buat berdampak dengan alam.


balik ke laptop, eh salah topik.


setelah cukup untuk istirahat mereka pun memutuskan untuk kembali lagi melakukan perjalanan.


jam menunjukkan pukul 2 siang, terik matahari mulai membuat kulit terbakar.


sekitar jam setengah 3 lewat mereka pun sampai pada tujuan mereka.


mereka pun memarkirkan kereta mereka dan mulai membooking dua villa.

__ADS_1


villa nya sangat indah, dekat dengan pantai yang indah, sangat sejuk, sangat bersahabat dengan alam.


setelah selesai membayarnya, Kevin memberikan kunci villa satu lagi ke Asti.


Asti di percaya Kevin untuk menjaga teman teman perempuan yang ikut.


Asti pun mengajak para perempuan perempuan tersebut ikut bersamanya.


villa cewek berada dimana dan villa cowok berada di kiri.


villa mereka samping samping kok.


saat masuk hanya ada tiga kamar, kebetulan Kevin sengaja memilih villa yang agak besar karena rombongan nya terlalu banyak.


mereka pun berebut tempat tidur, Asti yang melihatnya tidak perduli.


alhasil kamar Asti terletak di ujung bersama dini.


"Din, aku tidur di sebelah kanan, kamu kiri!"


perintah Asti.


dini yang merasa tidak masalah, hanya mengangguk sembari tersenyum.


begitu juga dengan laki laki, tetapi yang membedakannya mereka tidak ada yang ribut satu sama lain, merebutkan kamar. bahkan mereka seperti acuh tak acuh.


setelah semua beres, Asti mengajak dini untuk keluar, melihat alam. namun, dini Mala sibuk untuk berberes beres diri. sehingga Asti memutuskan untuk pergi sendiri.


Asti pun kesana, menghampiri kolam tersebut.


dia masukkan kakinya ke dalam kolam tersebut. air nya terasa dingin di kaki Asti, tapi dinginnya sangat menyejukkan Asti.


lagi lagi Asti merenung, biasalah Asti memang suka gitu suka ngerenungi apapun itu. kebiasaan ini tidak pernah hilang dari nya.


balik ke topik pembahasan.


dari tempatnya ia duduk Asti merasa tenang. terlihat jelas ombak bergulung gulung, saling kejar-kejaran satu sama lain, angin yang terus Dateng, suara ombak yang terdengar jelas di telinga Asti membuat Asti sangat tenang ikut dibawa ombak.


pikiran nya yang kurang baik semenjak perkataan Vita itu membuatnya, tidak mengingatnya.


bahkan matahari yang sudah mulai sangat membakar kulit tidak lagi dihiraukan oleh Asti.


"as!!"


teriak seseorang, yang seperti nya itu suara perempuan.


Asti pun menghadap belakang mencari sumber suara, dan benar saja ada seorang perempuan yang memanggil Asti. Asti juga kurang tau sih nama perempuan itu siapa, tapi perempuan itu adalah salah satu rombongan nya.


"kamu ngapain disitu? ini siang loh! kamu gak kepanasan? nanti kulit kamu kebakar jadi itam?"

__ADS_1


teriak perempuan tersebut.


Asti pun membalas nya dengan teriakan juga, sembari mengangkat tangannya ke arah mata karena silaunya cahaya matahari.


"tenang saja, aku gapapa kok! sudah hal biasa buat ku! skincare ku harga nya murah kok? lebih murah dari keindahan alam ini yang tiada Tara!"


seketika membuat perempuan tersebut membatu tak mampu berkata apapun.


dia pun segera menghampiri Asti, saat sampai di tempat Asti.


"lah, ngapain ke sini? kan panas! nanti kulit kamu kebakar loh"


ucap Asti.


perempuan tersebut pun duduk di samping Asti melakukan hal yang sama dengan Asti.


"hm aku hanya ingin mengikutimu! skincare ku jauh lebih murah dibandingkan dengan alam yang tiada Tara"


jawab perempuan itu.


membuat Asti tersenyum mendengar jawaban tersebut.


"as, kamu kenapa suka sih sama hal yang berbau alam?"


tanya perempuan tersebut.


"aku suka, karena alam adalah bentuk wujud Tuhan. bayangkan tuhan seindah dan sebagus ini! berarti Gimana dengan ciptaan nya yang lain? ada rasa syukur sih kayak aku lebih dekat dengan Tuhan jika melihat alam"


senyum Asti tipis, masih menatap keindahan alam.


"oh iya aku belum kenal nama kamu loh, nama kamu siapa? kamu kok bisa kenal aku?"


tanya Asti


"wah iya, kita belum pernah ya kenalan. nama ku Mela. aku kenal kamu karena Kevin selalu membicarakan kamu ketika dia nongkrong dengan kami. benar kata Kevin, kamu itu perempuan yang sangat unik, walaupun kadang kadang kata nya kamu ngeselin. tapi kamu punya cara tersendiri untuk membuat orang tertawa"


jawab Mela dengan panjang lebar.


Asti yang mendengarnya langsung terdiam saat dia bilang


"Kevin selalu membicarakan kamu ketika dia nongkrong dengan kami"


seharusnya Asti tidak bersikap seperti kemarin, yang terjadi sejak pernikahan Jaka dan Clara kemarin.


jika diingat tidak pantas Asti memperlakukan Kevin seperti itu. kenapa dia mengingat masa lalunya sementara laki laki yang dia cintai dalam diam belum tentu membalas cinta nya?.


sedangkan Kevin sudah pasti, bahkan perasaan Asti ke Kevin juga sudah pasti. tapi itu tadi, tetap saja itu pilihan yang sulit buat Asti.


kenapa?

__ADS_1


karena Asti menginginkan cinta seperti Ali dan Fatimah, dimana mereka saling mencintai dalam diam. bahkan setan sekali pun tidak tau jika mereka saling mencintai satu sama lain.


__ADS_2