Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan

Terpaksa Pacaran Berakhir Kebahagiaan
TPBK 168


__ADS_3

"mom, Kevin pergi dulu ya mom. Kevin akan usahakan untuk segera kembali dengan cepat. momi jangan lupa untuk jaga kesehatan momi, nanti saat Kevin tiba di sana Kevin akan menyuruh Joan untuk mengabari Momi"


ucap Kevin memberikan salam perpisahan tepat di depan pintu megah milik rumah Kevin.


"iya sayang, momi janji akan jaga kesehatan momi. tapi kau juga harus janji untuk segera kembali jika urusan mu telah usai. aku akan merindukan mu putra ku"


jawab Momi Kevin menatap wajah putranya dengan tatapan sendu.


saat Momi Kevin ikut mengantarkan Kevin ke mobil nya tiba tiba Andara dateng membawa koper nya dengan tergesa-gesa.


"Kevin tunggu!!!! aku ikut!!"


teriak Andara yang tampak kesusahan dalam menggeret koper nya itu.


Kevin yang nama nya di panggil pun sontak mencari keberadaan makhluk yang memanggilnya, saat ia tau makhluk itu siapa ia pun memijat mijat keningnya yang tiba tiba terasa begitu sangat pusing.


Momi yang tak sengaja melihat Kevin pun menjadi khawatir kepada Kevin.


"are you oke baby?"


tanya momi dengan lembut.


"ya, it's okey mom"


jawab Kevin singkat.


"Tante, aku izin ya untuk ikut dengan Kevin?"


bujuk Andara.


"enggak!!"


sambar Kevin sebelum momi nya yang jawab.


"kenapa Kevin? aku kan pacar kamu? sebentar lagi kita juga akan tunangan. jadi kenapa aku gak boleh ikut? aku hanya ingin tau masa kecil mu disana seperti apa"


tanya Andara merasa kecewa.


"pertama, aku kesana untuk bisnis ku bukan untuk jalan jalan. kedua, aku bukan pacar mu bahkan sekali lagi ku tegas kan aku juga bukan tunangan mu. ketiga, kau bukan siapa siapa ku, lalu untuk apa kau ikut denganku dan mencari tau masa kecil ku seperti apa. kau tak punya hak, karena bagiku kau tetaplah orang asing!!"


jawab Kevin santai namun penuh dengan penekanan.


Andara yang mendengar jawaban Kevin pun langsung mengeluarkan air mata dan memeluk momi Kevin sembari terisak-isak.


"Tante, Andara mau ikut Tante"


rengek Andara.


"huh!! sungguh perempuan yang penuh dengan drama" celetus Kevin dalam hati saat melihat Andara yang merengek di depan Momi nya.


"sayang, kenapa kau melarang Andara ikut dengan mu? dia kan tunangan mu"

__ADS_1


tanya momi Kevin yang mulai membela Andara.


"sejak kapan dia menjadi tunangan Kevin mom? sampai kapan pun dia tidak akan pernah menjadi tunangan Kevin!! udah lah mom, Kevin pergi dulu. jika tidak pergi sekarang Kevin takut pesawat akan meninggalkan Kevin"


jawab Kevin dan masuk ke dalam mobil meninggalkan dua orang wanita disana.


•••••••••


di sisi lain dan di benua lain, Asti yang kaget dengan semua orang di rumah sakit. mereka membersihkan ruangan dan alat alat rumah sakit mensterilkan semuanya tapi kali ini lebih steril dari yang sebelumnya. bahkan mereka tidak membiarkan debu debu lengket di alat alat rumah sakit dan di sudut sudut sisi rumah sakit.


"ada apa ini?"


tanya Asti pada Apri yang setia berjalan di belakang nya.


"aku tidak tau as, mungkin akan ada pemeriksaan dari pusat kali as"


jawab Apri berbisik.


Asti yang mendengar jawaban Apri pun mengerutkan alisnya. tak lama kemudian Ana seorang perawat lewat di hadapan Asti.


"Ana!!"


panggil Asti yang membuat Ana berhenti dan menoleh.


"iya dok, ada yang bisa saya bantu?"


tanya Ana dengan sopan.


"oh ini, ini perintah dari direktur rumah sakit dok. kata nya rumah sakit ini akan kedatengan tamu penting"


jawab Ana dengan riang.


"tamu penting? siapa?"


"saya kurang tau pasti dok, tapi yang jelas ini adalah pertama kalinya tamu penting itu Dateng dan berkunjung ke rumah sakit ini"


jawab Ana yang pergi setelah menjawabnya.


Asti pun semakin bingung dibuat nya. pasalnya sudah hampir empat tahun ia bekerja disini, namun ia tidak pernah mendengar apapun tentang tamu penting itu.


"siapa tamu penting itu? apa sepenting itu sampai sampai harus bersih bersih sebegini nya"


ujar Asti dalam hati.


Asti pun kembali melangkah ke ruangannya. ia juga ikut membersihkan ruangan nya bersama dengan Apri. takut jika orang penting itu Dateng dan memeriksa ruangan Asti.


setelah selesai membersihkan ruangannya ia dan selesai mengecek pasien pasien nya, Asti pun duduk di bangku ke banggaannya ditemani oleh Apri yang duduk di bangku pasien.


"Ap, kamu gak laper?"


tanya Asti pada Apri.

__ADS_1


"sangat as, aku sangat lapar. tenaga ku terkuras habis karena membersihkan ruangan mu ini"


jawab Apri yang memang kelelahan.


"kau lihat agenda ku hari ini. apa setelah ini aku ada kegiatan lagi?"


Apri pun segera memeriksa tablet yang selalu ia bawa kemana mana.


"tidak, hari ini jadwal mu sudah selesai tapi kau harus mencari kado untuk adik mu karena pesta adik mu akan di adakan dua hari lagi"


"apa kau sudah.."


"iya aku sudah mengurus semua surat izin mu. jadi tenang saja"


sambar Apri langsung yang paham dengan apa yang akan ditanyakan oleh bos nya itu.


"baiklah kalau begitu ayo kita pergi mencari kado untuk adikku"


ajak Asti yang langsung bangkit dari tempat duduk nya.


•••••••••••••••


"kira kira kado apa yang akan aku berikan kepada adikku Apri? aku bingung?"


tanya Asti meminta pendapat kepada Apri saat mereka sudah sampai di mall yang terkenal.


"menurutku belikan saja sesuatu yang sangat ia sukai"


jawab Apri mengutarakan pendapatnya.


"masalahnya aku tidak tau apa yang ia sukai, dia terlalu aneh jadi aku tidak tau apa yang ia sukai"


balas Asti yang merasa kesal karena tidak mengetahui kesukaan adiknya tersebut.


mereka pun terus berjalan mengelilingi mall tersebut. ada satu toko perhiasan ternama yang membuat Asti tertarik kesana. ia melihat isi dalam toko perhiasan tersebut.


saat sedang melihat lihatnya ia tertarik pada kalung berlian yang sangat unik. kalung itu dihiasi permata putih berbentuk kelinci. Asti pun meminta pada karyawan toko untuk menunjukkan kalung tersebut.


"yang ini kak, ini keluaran terbaru dari brand inidi tahun ini. kalung ini adalah kalung limited edition.hanya ada seratus kalung, dan ini adalah kalung satu satunya di toko ini"


ucap karyawan itu menjelaskan dengan rinci tentang kalung tersebut.


"kak ini kalung liontin ya kak?"


tanya Asti pada karyawan tersebut.


"iya kak, ini memang kalung liontin tapi limited edition kak. dan ini keluaran terbaru di tahun ini kak"


"yaudah kak saya ambil yang ini, Apri urus semuanya"


perintah Asti pada Apri asisten nya itu.

__ADS_1


__ADS_2