
malam ini, adalah malam yang membuat Asti mengurung kan diri di kamar.
bahkan mama nya sempat mengetuk pintu kamar Asti untuk makan, namun Asti menolak alasan nya karena Asti belum laper.
sejak kejadian tadi membuat Asti sangat marah dan kecewa dengan Kevin.
air mata terus menerus membasahi wajahnya dan bantalnya.
kenapa Kevin seperti itu?? aku benci kamu Kevin!! kau memaksa ku!!
ucap Asti dalam hati sambil memukul mukuli bantalnya.
Asti merasa bersalah dengan dirinya sendiri, tanpa sadar sebenarnya Asti sudah membuka cela buat para lelaki agar tergoda mulai menyukai nya.
Tuhan,,,, kenapa ini terjadi!! disaat aku ingin lebih mendekatkan diri ku pada mu. kenapa kau ingin mengujiku dengan ujian seperti ini??
di saat aku ingin mengambil keputusan besar dalam hidup ku, tidak ingin pacaran sebelum ada seseorang yang berani langsung melamar ku, kenapa kau jebak aku dalam hal situasi yang tidak aku suka!!
keluh Asti dalam hati masih dengan tangisannya.
dulu Asti sangat bangga dengan ke yakinan nya, yang tetap kekeh untuk tidak pacaran. namun sekarang, Asti sangat kecewa tak jarang dia berulang ulang kali merutuki diri nya sendiri.
flashback off
"as, kenapa sih kamu gak pengen punya pacar?"
tanya dini saat pulang sekolah bareng dengan Asti.
"iya karena aku sudah terlalu banyak di sakitin Din,,, hahahaa"
"brengsekk Lo,, aku nanyak serius!"
kesal dini saat mendapatkan jawaban Asti yang mengecewakan, namun Asti tetap tertawa.
"iya iya, aku tuh gak mau pacaran karena aku sudah punya prinsip dalam hidupku"
"apa?"
tanya dini penasaran.
"prinsip nya, entah aku yang terlalu munafik atau terlalu apa gak tau. tapi, yang aku tau adalah aku tidak akan pernah pacaran sebelum ada seseorang yang Dateng dan melamar ku"
"oo jadi kau mau nikah cepat cepat!"
ucap dini mendengar Jawaban Asti.
"enggak juga lah,, aku tuh berfikir gitu, kenapa kita harus pacaran? pacaran itu kan buat sakit hati, terus loh kasih pacar loh buat peluk, cium dan pegang tangan loh tapi ujung-ujungnya dia bukan jodoh loh. loh kasih pacar loh barang original sedangkan jodohmu yang akan bertanggung jawab atas hidup dan mati mu, dunia dan akhirat mu, loh kasih barang bekasan dari pacar loh,,,
maksudnya gini loh,, masak iya sih dia akan bertanggung jawab sepenuhnya atas elu, tapi lu balas sama barang bekasan.
ya kalau pacar lu itu jodoh lu bagus kalau enggak kan rugi"
jelas Asti membuat dini diam.
"ya itu pemikiran ku saja,, aku hanay ingin ngasih yang spesial buat imam ku nanti"
__ADS_1
Asti tersenyum ke dini.
••••••
"kita mah jomblo, apa lah daya kita yang jomblo saat melihat orang yang lagi uwu uwuan"
ucap kak Dita, yang melihat Sinta asyik chatan dengan kekasihnya.
"sirik aja,, iri bilang boss"
balas Sinta.
"udah udah kalian berdua ma enak satu pawang buaya satu lagi punya kekasih, nah gue bukan kedua duanya"
ucap Asti memberhentikan perkelahian kecil.
"yaudah, nih mau gak ku kasih nomor cowok?"
tawar kak Dita sambil menyodorkan hpnya.
"ah,, enggak lah.. jelek"
jawab Asti setelah melihat foto cowok tersebut.
"e ek,, emang kakak gak tau diri sama mukanya, setan!"
jawab Sinta kesal mendengar jawaban Asti.
Asti dan Dita pun tertawa
"emang kenapa?"
"iya aku senang aja, aku punya pemikiran sendiri. setelah melewati beberapa tahap aku jadi tidak pernah sepenuhnya yakin pada manusia, aku berfikir buat apa pacaran? kalau dia bukan jodohmu nanti. pacaran itu kan buat sakit hati, terus loh kasih pacar loh buat peluk, cium dan pegang tangan loh tapi ujung-ujungnya dia bukan jodoh loh. loh kasih pacar loh barang original sedangkan jodohmu yang akan bertanggung jawab atas hidup dan mati mu, dunia dan akhirat mu, loh kasih barang bekasan dari pacar loh,,,
maksudnya gini loh,, masak iya sih dia akan bertanggung jawab sepenuhnya atas elu, tapi lu balas sama barang bekasan.
ya kalau pacar lu itu jodoh lu bagus kalau enggak kan rugi"
jelas Asti.
"terserah lah, tapi kau gak kepengen gitu melakukan yang uwu uwuan sama pasangan mu?"
tanya kak Dita.
"kalau ditanya kepengen apa enggak? ya aku jawab kepengen, mana ada yang gak kepengen sama uwu uwuan. bahkan itu selalu terlintas dan meresahkan di otakku"
"tapi, aku mau ngelakuin itu sama orang yang telah bertanggung jawab atas dunia dan akhirat ku. pasti itu akan lebih romantis?"
jawab Asti senyum senyum sambil membayangkan masa masa itu.
••••••
saat melihat orang mesraan, membuat Asti sangat sedih.
Tuhan kapan aku akan kayak gitu?
__ADS_1
aku mau kayak gitu?
tahan Asti,,, tahan,,,,
nanti akan ada masa nya kok. kamu harus tahan ya,, ini ujian. kamu pasti bisa
ucap Asti dalam hati sambil terus melihat kemesraan yang Asti lihat didepannya.
flashback off
Asti selalu mengingat ucapan ucapan tersebut, selalu terbayang di dalam pikirannya.
bahkan saat Asti dulu melihat kemesraan orang lain, Asti berusaha untuk tetap bertahan pada keputusan nya.
tapi kali ini, Asti tidak tau harus apa.
seakan pikiran dan hatinya lagi tidak bisa sinkron dan diajak berbicara secara baik baik.
Asti bingung harus apa, karena dalam diri Asti sendiri pun Asti tidak bisa menyinkron kan pikiran dan hati.
pikirin berkata
yaudah ikuti aja alurnya, terima saja cinta dia..
dia baik, lagian kamu juga ingin merasakan cinta di saat remaja ini kan.
ini gak ada masalah kok, ayo lah jangan bentengin dirimu sekeras ini. kamu butuh pengalaman.
hati berkata
jangan, jangan Asti,,,
kamu sudah pernah merasakan sakit akibat rasa itu, bahkan sampai sekarang kamu masih bisa merasakan rasa sakit tersebut.
balik lah pada prinsip mu, kau ingin memberikan yang spesial kan untuk calon imam mu, maka jangan dengarkan hati.
pikiran berkata
tidak,, kau harus coba Asti. ingat ini juga keinginan orang tua mu, sudah lah terima saja. jangan menolak rasa cinta ini Asti.
hati berkata
tidak Asti, dengarkan hati mu.. kau harus ingat nilai nilai agama.
"diam!!"
teriak Asti keras masih menangis.
Asti pun tiba tiba ingat bahwa masalah ini ada karena Tuhan yang memberikan, dia pun berniat mengambil wudhu dan sholat.
Asti berharap dengan sholatnya, tuhan mampu menunjukkan mana yang benar dan mana yang salah.
selesai sholat hati Asti sangat merasa tenang, seolah pikiran dan hati bisa sinkron walaupun sesaat.
Asti pun kali ini bisa merenungkan semuanya.
__ADS_1